#250 Kilauan “Emas” di Balik Bendungan Laut Belanda

Kilauan “emas” yang terdapat di negeri yang didirikan di bawah bendungan laut ini bukanlah berasal dari emas logam maupun batangan. Investasinya yang lebih menjanjikan dan pembentukan yang lebih inovatif menunjukkan bahwa kilauannya sama dengan sebuah emas. Begitulah kiasan untuk pendidikan di The Netherland atau Belanda.
Kilauan berbagai prestasi dan penemuan yang bernilai tinggi menarik mahasiswa di dunia untuk menggali ilmu di Belanda. Apakah yang didapat dari menempuh pendidikan di negeri ini ? tentunya etos kerja yang  tinggi dan kemampuan berbahasa yang lebih baik. Jauh diluar pemikiran itu, adalah sebuah kebanggaan untuk hadir ditengah pergaulan antar bangsa dengan membawa nama bangsa kita sendiri. Selain itu, pengujian terhadap kemampuan pengendalian diri.
Keberhasilan sebuah bangsa tidak lepas dari pendidikan dasar yang ditanamkan. Belanda menerapkan sistem wajib belajar dari usia 5 sampai 16 tahun serta alternatif wajib belajar hingga 23 tahun. Banyaknya perguruan tinggi juga akademi memudahkan kita dalam pemilihan kebutuhan pendidikan. Kemudahan dalam akses menempuh perguruan tinggi serta keterjangkauan biaya menempati Belanda di posisi ke-3 di dunia berdasarkan laporan Global Higher Education dan juga kelima universitas riset belanda masuk dalam 100 besar dalam daftar yang dikeluarkan oleh Times Higher Education.
Dilihat dari sisi luar, arsitektur dan desain bangunan universitas di Belanda begitu kokoh dan tidak akan membiarkannya menjadi sebuah bangunan saja tetapi juga penyaluran seni dan lika liku dari sebuah gagasan. Dari sisi dalam, terdapat penawaran sekitar 1.500  program studi yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar sehingga memudahkan mahasiswa dari seluruh dunia dalam menempuh pendidikan di Belanda.

Lebih dari satu universitas yang melahirkan banyak tokoh penting juga penemuan – penemuan terbaru. Sebuah penemuan yang baik dan kreatif didasari dari pemikiran dan cara pandang yang baik pula. Semua itu kita dapat dari lingkungan yang penuh dengan inovasi juga kebebasan dalam berkreatifitas. Begitulah cara Belanda memandang sebuah pendidikan, bahkan pandangannya tidak akan pernah terkalahkan oleh keterbatasan waktu, tempat juga kondisi. Tunggu apalagi untuk menggali kemilau di negeri bawah laut ini ?

- ditulis oleh Avisha Mufidah
About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s