#23 Belajar dari Kreativitas dan Inovasi Belanda

Macet di kota-kota besar, penanganan bencana yang kurang cepat, masalah penghematan energi adalah beberapa topik yang akhir-akhir ini sedang ‘trending’ di Indonesia. Daripada bosan menyimak topik tanpa solusi yang menarik, yuk kita belajar dari inovasi Belanda. Mengapa Belanda? Belanda, negara yang terkenal dengan kincir angin dan bunga tulip-nya ini ternyata mempunyai beberapa inovasi yang cukup unik.

Dua diantaranya adalah mobil terbang dan vibration energy. Kedua inovasi ini patut menjadi referensi untuk masalah yang lagi ‘hits’ yang saya sebutkan di awal paragraf tadi.

Mobil Terbang. Spark dan Pal-V Europe NV sebentar lagi akan berhasil mewujudkan mimpi-mimpi akan adanya mobil terbang di dunia ini. Pal-V, mobil terbang ciptaan Spark dan Pal-V Europe NV ini merupakan kendaraan yang dapat dikemudikan baik di jalan maupun di udara. Kendaraan ini juga dapat berubah dengan mudah dan cepat dari mode drive ke mode terang (fly). Bersama 25 desainer serta kreator yang berpengalaman, dipimpin oleh Robert Barnhoorn, MSc dan Maarten Wilming MSc, Spark membuat sebuah prototype PAL-V yang dapat dikemudikan di jalan maupun udara yang saat ini sedang diuji secara berkala. Kendaraan ini didesain hanya memiliki roda tiga dengan maksud agar pengendara dapat memiringkan motor semudah mengendarai sepeda motor, namun seaman dan senyaman menngendarai mobil. Tidak hanya itu, PAL-V ternyata memenuhi persyaratan sertifikasi yang paling ketat dari RDW en ILT (formerly IVW), kendaraan menggunakan atmosfer yang lebih rendah (di bawah 1200 meter), di bawah jalur penerbangan sibuk, dapat diterbangkan dalam kondisi VFR.

Selain bentuknya yang mungil, mobil terbang ini juga dilengkapi sistem kontrol rotor untuk melipat sayap dan baling-baling. Mobil terbang ini sangat cocok untuk digunakan sebagai kendaraan ambulans, polisi, tim sar, orang-orang bisnis dan tentunya sangat cocok untuk digunakan di daerah dengan infrastruktur transportasi yang kurang memadai. Yang terpenting adalah terhindar dari kemacetan dan dapat mencapai daerah yang jauh dalam waktu yang singkat. Hmmm, bayangkan saja bila mobil terbang ini ada di Indonesia, penanganan bencana pasti akan lebih baik.

Inovasi yang kedua adalah vibration energy, getaran dari kendaraan yang dapat diubah menjadi energi, dengan bantuan material piezoelectric. Materi ini nantinya digunakan pada permukaan jalan raya. Jadi nantinya, jumlah kendaraan yang lewat dan jumlah elemen piezo di jalan sangat mempengaruhi jumlah energi yang dihasilkan. Ilmuwan-ilmuwan Belanda ini juga tidak tanggung-tanggung lho mengembangkan penelitian mereka, kedepannya mereka akan memasang material piezo ini tidak hanya di bawah jembatan dan viaduct, namun juga di bawah lempengan jalan beton, polisi tidur, di samping jalur kereta api ataupun di saluran air drainase. Kebayang kan, jika teknologi ini dikembangkan di Indonesia, produksi energi di Indonesia akan semakin berkembang.

Hebat kan inovasi dari Belanda? Semoga inovasi-inovasi kreatif dari Belanda tersebut dapat memotivasi kita, rakyat Indonesia untuk lebih kreatif menciptakan inovasi baru ya!

– ditulis oleh Yulia Wardhani

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s