#12 Belanda, “Kecil-kecil Cabe Rawit”

Saya rasa tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal Negeri Belanda. Negeri yang terkenal dengan kincir angin ini memiliki kaitan erat dengan Bangsa ini. Bahasa, budaya, kearifan lokal, bahkan agama yang sekarang terdapat di Indonesia sedikit banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Belanda. Bisa kita lihat, beberapa kata dalam Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Belanda.


Belanda merupakan sebuah negara yang bisa kita bilang bukan negara besar. Luasnya hanya ± 41.526 km2 dengan jumlah penduduk ± 16.318.199. Tentu saja luas wilayah dan jumlah penduduk jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Negara Indonesia. Tapi, kita harus banyak belajar dari negara yang terkenal dengan bunga tulip ini.

Dari sebuah artikel mengenai “World Happiness Report” yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa, menunjukkan bahwa negara yang memiliki kepadatan penduduk 395 jiwa/kmini menduduki peringkat keempat sebagai negara paling bahagia di bawah Denmark, Finladia, dan Norwegia. Pengukuran tingkat kebahagiaan ini tidak didasarkan pada kekayaan suatu negara, sehingga tidak menjamin negara yang memiliki kekayaan tinggi akan memiliki tingkat kebahagiaan tinggi pula.

Apa yang menyebabkan Belanda mampu menempati urutan keempat sebagai negara paling bahagia di dunia? Hal ini bisa kita hubungkan dengan beberapa aspek yang menunjang tingkat kebahagiaan suatu negara. Antara lain mengenai kebebasan berpolitik, jaringan sosial yang kuat, dan tidak adanya korupsi di negara tersebut.

Di Belanda sendiri menganut sistem politik Monarki Konstitusional namun tidak lantas bersifat konservatif. Tetapi negara ini pun memiliki sistem liberalisme dan mengakomodasi sistem lain melalui payung regulasi dan kultur yang dibangun masyarakat. Inilah yang membuat rakyat Belanda tidak merasa terkekang dengan sistem perpolitikkan disana, karena keragaman yang ada pun mampu dipayungi oleh pemerintahan Belanda.

Soal korupsi, Belanda termasuk sepuluh besar negara paling bersih dari korupsi di dunia. Hal ini yang menyebabkan Belanda menduduki peringkat kedua sebagai “Best Place for Business”. Didukung dengan lima pelabuhan besar yang ada di Belanda, salah satunya yaitu Pelabuhan Rotterdam yang merupakan pelabuhan terbesar di Eropa, menjadikan Belanda memiliki akses yang sangat mudah untuk pengembangan bisnis.

Selain hal yang telah disebutkan di atas, beberapa hal yang memacu tingginya tingkat kebahagiaan di Belanda disebabkan oleh Pemerintah Belanda yang sangat berusaha keras untuk membantu masyarakatnya dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka dengan memperkuat sistem sosial ekonomi melalui penyediaan lapangan tenaga kerja. Tingkat pengangguran di Belanda sendiri hanya sekitar 3.3% dari jumlah penduduknya. Selain itu pelayanan kesehatan yang layak, baik untuk kesehatan fisik maupun mental, juga memiliki pengaruh dalam peningkatan kebahagiaan di negara yang menjadi runner up dalam perhelatan Piala Dunia Sepak Bola tahun 2010.

Negara kita, Indonesia, sebagai negara yang memiliki luas wilayah, jumlah penduduk, juga kekayaan alam yang jauh lebih besar dibanding Belanda sudah sepatutnya belajar terhadap negara ini. Tidak ada salahnya kita mengadaptasi beberapa hal yang mungkin akan berpengaruh banyak terhadap tingkat kebahagiaan negara kita. Mungkin salah satu hal yang harus dipelajari adalah bagaimana caranya untuk menurunkan angka korupsi yang saat ini semakin merajalela di negara kita tercinta ini. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki keadaan. Kita harus mampu berbenah dan mampu mengambil setiap pelajaran dari siapapun untuk kemajuan Bangsa kita tercinta, Indonesia.

– ditulis oleh Endang Ghani Ashfiya

2 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

2 responses to “#12 Belanda, “Kecil-kecil Cabe Rawit”

  1. padahal luas wilayah dan jumlah penduduknya sedikit tapi bs sehebat itu ya. saluut saluut!

  2. guarnica

    sayang persepak bolaan Indonesia gak kaya di Belanda..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s