#10 Buang pada Tempatnya!

Beberapa kali saya mengunjungi negeri Kincir Angin yang terkenal dengan keindahan bunga Tulipnya, membuka pikiran saya tentang betapa kreatifnya orang-orang di negeri ini mengelola tanah airnya. Belanda hampir selalu terlihat bersih, apik, dan segala sesuatunya di negeri itu serba tertata rapi. Bukan hanya secara estetika sedap dipandang mata, namun juga secara fungsional, dinilai efektif dan ekonomis. Inspirasi penulisan blog ini adalah Tempat Sampah Umum (vuilstortplaats). Kedengarannya jorok dan menjijikan ya? Bagaimana bisa seseorang menulis sebuah blog untuk kompetisi dengan melandasi tulisannya pada sebuah Tempat Sampah Umum. I’ll take that risk!! Yang penting saya bisa berbagi ide ini kepada pembaca blog saya.

Pertama kali saya melihat Tempat Sampah Umum di Belanda adalah waktu saya berlibur ke Friesland, tempat mertua saya tinggal. Waktu itu kami dalam perjalanan ke Harlingen. Tempat Sampah Umum itu termasuk besar bila dibandingkan dengan Tempat Sampah Umum yang biasa saya temui di Indonesia. Aneh juga ya? Padahal dari perbandingan populasinya saja Belanda jauh lebih sedikit jumlahnya. Tapi ukuran Tempat Sampah Umumnya jauuuuuh lebih besar. Itu artinya orang-orang Belanda care dengan yang namanya KEBERSIHAN. http://www.mercer.com/press-releases/quality-of-living-report-2011. Enggak muluk-muluk kan saya?
Tempat Sampah Umum itu dibagi beberapa bagian. Ada bagian khusus sampah botol-botol bekas atau barang pecah belah, ada bagian untuk sampah organik seperti sisa-sisa makanan, ada bagian untuk sampah kertas, ada bagian untuk sampah plastik, dan yang menurut saya kreatif adalah bagian untuk pakaian bekas. Wah! Boleh juga kan idenya! Walaupun detail tapi useful. Mana ada Tempat Sampah Umum yang khusus ada bagian untuk pakaian bekasnya. Martabat orang kurang mampu yang nantinya akan memakai pakaian-pakaian bekas itu pun tidak dipandang rendah karena pakaian-pakaian bekas itu tidak tercampur dengan sampah, khususnya sampah basah. Benar sekali masyarakat di Belanda dididik untuk peduli dan berperan aktif menjaga kualitas lingkungan hidupnya. Sisi positif dari ide adanya pembagian dari Tempat Sampah Umum ini adalah yang utama, jelas mempersingkat waktu proses daur ulang karena proses pemilahan tidak perlu dilakukan lagi. Sampah-sampah diproses sesuai dengan karakteristiknya. http://www.aneki.com/recycling_countries.html. Sampah organik atau sampah basah contohnya, bisa diproses sebagai penyubur tanaman karena pemakaian pupuk di Belanda terbilang besar, contohnya di Friesland, kebanyakan orang bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan pangan harian mereka sendiri atau untuk dipasarkan. http://internasional.kompas.com/read/2010/08/30/05303243/Pertanian.Hidupi.Belanda.
Berbeda dengan di Friesland, ukuran Tempat Sampah Umum di Amsterdam yang dikategorikan sebagai kotanya Belanda, terbilang kecil. Malah awalnya saya tidak tahu kalau benda berbentuk kotak sederhana dan bersih itu adalah Tempat Sampah Umum. Tapi jangan terkecoh, walaupun ukurannya terbilang kecil, tapi saat kalian membuang sampah ke dalamnya, jelas sekali kalau Tempat Sampah Umum itu berdaya tampung besar. Saya pernah membuang sebuah botol bir ke dalamnya dan dari bunyi jatuhnya, lubang yang dibuat di bawah Tempat Sampah Umum itu berukuran cukup dalam. Tempat Sampah Umum di Amsterdam juga dibagi menjadi beberapa bagian loh!http://www.forbes.com/2010/04/21/environment-cleanest-countries-business-iceland-cleanest-countries_2.html.
Ide kreatif seperti ini yang harus diterapkan oleh saya dan kamu, warga Indonesia. Jangan langsung ke skala besar deh, yang kecil-kecil dulu saja, kalau bisa kita mulai dari rumah masing-masing juga sudah dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan hidup kita. Jadi ayo mulai kreatif untuk memberi Indonesia pencitraan yang lebih baik dalam hal kebersihan lingkungan. Yuk bersih-bersih lingkungan!
– ditulis oleh Reliziana Westra

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

One response to “#10 Buang pada Tempatnya!

  1. Betul setuju! Kadang kita memang kurang perhatian dalam pengelolaan sampah. Berharap masyarakat mau buang sampah pada tempatnya, eh tapi fasilitas tong sampah dsb terbatas dan kadang2 kurang layak. Mari kita contoh Belanda 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s