#24 Kreativitas Belanda dan Pendidikan sebagai Penopangnya

Kreativitas merupakan ciri sebagian besar masyarakat Belanda. Ulet, pekerja keras, berani, dan tidak lari dari masalah adalah salah satu kunci inovasi dan kreatifitasmereka. Kreatifitas Belanda dapat dilihat dari berbagai sektor, yang paling utama adalah sektor pertanian atau agroindustri. Meskipun nyaris seluruh wilayah Belanda ada di bawah permukaan laut, akan tetapi kini justru menjadi lahan pertanian yang subur, peternakan, dan lokasi utama agroindustri yang mampu menyumbang 20%terhadap pendapatan nasional (PNB) Belanda. Pendapatan per kapita Belanda pun tercatat 2% diatas rata-rata orang Eropa.
            Penopang dari inovasi dan kreativitas Belanda adalah sistem pendidikan. Pendidikan di Belanda telah dikenal reputasinya di dunia karena standar  kualitasnya  yang  tinggi.  Hal  tersebut diperoleh melalui sistem regulasi dan manajemen mutu yang ada. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang pernah studi di universitas atau institusi  pendidikan tinggi Belanda memiliki kinerja yang sangat baik di manapun mereka berada.   Untuk negara kecil seperti Belanda, orientasi internasional, termasuk pendidikan dan pelatihan merupakan  keharusan untuk dapat bertahan di tengah arus dunia yang semakin mengglobal. Dalam bidang pendidikan tinggi, negara Belanda terdepan dibeberapa bidang seperti business administration, agricultural studies civil engineering, medicine, remote sensing and, arts & design. Hasi riset yang berkualitas tinggi di Belanda menempati peringkat atas. Kenyataannya, riset ilmiah internasional Belanda menjadi yang terdepan di Eropa. Belanda menduduki peringkat  ke-lima di dunia untuk  jumlah  jurnal-jurnal per kapita.
            Pendidikan tinggi di Belanda menyediakan jenis pendidikan universitas dan  University of Applied Sciences. Universitas melatih para mahasiswanya untuk menggunakan ilmunya secara mandiri.  University of Applied  Sciences,  yang  di  Belanda  dikenal  dengan  sebutan  Hogeschool, lebih  berorientasi  ke  praktek;  para  mahasiswa  langsung  diarahkan  untuk meraih jenjang karir dibidangnya. Belanda juga memiliki lembaga Institut untuk  Pendidikan Internasional yang sudah sejak lama menawarkan program-program yang dirancang khusus bagi mahasiswa asing.
Belanda melakukan investasi dibidang riset di banyak universitas. Dari riset-riset ini kemudian digulirkan inovasi-inovasi, diantaranya untuk industri pertanian. Industri benih merupakan salah satu penghasil utama pertanian Belanda, disamping tentunya penghasil utama industri bunga. Di Belanda, Wageningen merupakansalah satu pusat studi dan pusat riset pertanian. Rektor universitas Wageningen memberikan ilustrasi bahwa sekilogram benih tomat dari Belanda saat ini, misalnya, di Eropa bernilai lebih mahal daripada sekilogram emas. Itu semua merupakan hasil riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda sejak lebih dari setengah abad yang silam.
Selain itu dengan adanya berbagai riset di universitas, Belanda juga mampu menghasilkan karya inovasi teknologi sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan. Belanda yang setengah dari pulaunya nyaris tenggelam karena lokasinya lebih rendah dari permukaan laut memiliki surplus ekonomi karena kreatifitas mereka. Surplus ekonomi datang dari sektor pelabuhan. Pelabuhan Rotherdam menjadi pintu gerbang perdagangan Negara-Negara Eropa terutama negara-negara Eropa Barat. Kemampuan beradaptasi orang Belanda bisa mengubah hambatan alam menjadi sebuah peluang. Teknologi windmill dan pembuatan kanal-kanal luapan air digunakan orang Belanda secara tepat guna untuk mengatasi genangan air di wilayahnya. Bahkan teknologi ini dapat digunakan untuk membantu produksi hasil-hasil pertanian. Serta masih banyak lainnya terapan teknologi yang dikembangkan dari hasil riset mereka. Oleh karena itu, agar lebih maju bangsa Indonesia pun dapat banyak belajar dari Belanda mengenai sistem pendidikan dan penerapan hasil riset dari perguruan tinggi.
– ditulis oleh Asmak Afriliana

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s