#40 Belanda, Pionir Majalah Playboy Edisi Lesbian Pertama di Dunia

“To live a creative life, we must lose our fear of being wrong.” 

                             ~ Joseph Chilton Pearce ~

Jika ada survey yang mencari negara dengan keselarasan antara kreativitas dan kontroversi, saya dapat memastikan Belanda akan berjaya diperingkat pertama survey tersebut. Buku The Flight of the Creative Class yang ditulis Richard Florida rasanya bisa menjelaskan hal ini. Dalam bukunya, Florida menempatkan Belanda di peringkat ke-8 sebagai negara paling kreatif di dunia.

Namun ada kalanya kebebasan berkreasi sering melahirkan kontroversi. Salah satu kreasi negara Belanda yang menjadi pergunjingan global adalah ketika pada tahun 2001, Belanda menjadi negara pertama di dunia yang mensahkan pernikahan sesama jenis. Bahkan beberapa politisi Belanda beberapa tahun belakangan ini dengan lantang mengungkapkan “Apabila anda ingin menjadi bagian dari masyarakat Belanda, anda harus menerima keberadaan kaum homoseksual.”

Menurut saya ungkapan diatas memang sedikit ekstrim, karena tidak jarang mereka adalah orang-orang kreatif dan inovatif yang mampu membawa Belanda satu langkah lebih maju dari berbagai sektor. Salah satu sektor yang paling menonjol adalah Art & Entertainment Business. Belanda merupakan SURGA bagi para kreator dan inovator dalam dunia seni dan hiburan. Para seniman dapat dengan bebas mengekspresikan kreativitas mereka tanpa adanya pencekalan sana-sini.

Kreativitas dan kontroversi di Belanda dapat berjalan beriringan karena adanya toleransi. Semakin toleran sebuah negara terhadap perbedaan pendapat, suku, agama, bangsa, maka semakin bebas orang untuk berekspresi, mengeluarkan ide, dan mengaktualisasikan dirinya. Kondisi ini menjadikan Belanda sebagai tempat pertemuan berbagai macam orang dengan berbagai macam latar belakang.

Salah satu hasil kreasi kontroversial yang sedang happening saat ini di Belanda adalah akan dirilisnya majalah Playboy khusus kaum lesbian. Awalnya saya agak bingung, konten seperti apa yang akan ditampilkan karena majalah Playboy pada umummnya saja sudah menampilkan koleksi wanita-wanita cantik dengan berbalutkan busana yang irit bahan, lalu bagaiman dengan yang versi lesbian?bukankah akan nampak sama saja?karena secara otomatis yang ditampilkan adalah wanita-wanita cantik ber-body aduhai. Ternyata letak perbedaanya adalah informasi yang disuguhkan semuanya menyangkut seluk-beluk dunia kaum lesbian.

Ide pembuatan edisi lesbian pertama di dunia ini berasal dari para lesbian sendiri. “Playboy Edisi Lesbian adalah majalah paling indah di dunia,” kata salah satu inisiatornya dengan penuh antusias. Pemimpin redaksi majalah Playboy Belanda  menyambut baik usulan itu. “Saya sudah mendapat banyak reaksi positif dari luar negeri, banyak yang tertarik!” tuturnya. Dalam usaha mencari model-model yang akan berpose telanjang di edisi khusus kaum lesbian ini, belum lama di Belanda digelar sebuah audisi. Lebih dari lima puluh kandidat mengirimkan foto mereka. Lima belas perempuan lesbian Belanda terpilih untuk ikut audisi.

Jujur saya sangat penasaran akan kemunculan majalah edisi lesbian pertama didunia ini, bagaimana dengan anda?saya harap ketika majalah ini rilis kita dapat melihatnya dari kecamata kebebasan berekspresi, pengaktualisasian diri, dan berinovasi bukan untuk dipergunjingkan atau dicekal karena menurut saya kreatifitas lahir ketika kita dapat keluar dari comfort zone sehingga terciptalah sebuah orisinalitas.  Kehadiran majalah Playboy edisi lesbian akan membawa Belanda ke puncak pimpinan klasemen sebagai negara paling kreatif, inovatif sekaligus penuh kontroversi serta semakin mengukuhkan diri sebagai negara yang selalu haus akan ide-ide baru. Salam Kreatif!

– ditulis oleh Florence Tuhumury

Iklan

102 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

102 responses to “#40 Belanda, Pionir Majalah Playboy Edisi Lesbian Pertama di Dunia

  1. Nyong Gogos

    To live a creative life, we must lose our fear of being wrong –> kebebasan berkreasi sering melahirkan kontroversi –> Kreativitas dan kontroversi di Belanda dapat berjalan beriringan karena adanya toleransi –> kreatifitas lahir ketika kita dapat keluar dari comfort zone sehingga terciptalah sebuah orisinalitas –> Belanda memang pionir!

    Mantab ade nona 🙂 maar ingatang, talalu bebas jua akang zn talalu bagus

  2. ngaco

    Memang tampaknya cukup kontroversial Bung! Menurut saya terlalu toleran akan mengaburkan identitas seseorang, tidak memiliki budaya khas dan cenderung absurd.
    Must be firm!

  3. artikelnya menarik kak, membuat penasaran yang jelas hehe 😀 Kalau membicarakan inovasi Belanda sih nggak bisa kaget lagi, apa saja bisa dijadikan ‘sesuatu’, saking bebasnya mereka. Lebih salut lagi pada penghargaan mereka terhadap kreativitas, jadi segala sesuatu yang baru dan mungkin menyimpang nggak langsung di-judge jeleknya aja

  4. Green Kerokeropi

    I love this :

    “To live a creative life, we must lose our fear of being wrong”

  5. Intinya yaitu menghargai setiap kebebasan berekspresi secara utuh. Noted. 🙂

  6. DJ

    Haloo kak,,artikel tentang lesbian that’s good idea kak.dari judulnya aja uda bikin penasaran.apalagi isinya.pastinya bakalan heboh bgt deh.patut dicoba kak,,,y hitung2 bikin suasana baru kak.sukses y kak olen,,,ditunggu tulisan berikutnya.Gbu

  7. Holaa ka olen, saya suka dan tertarik dengan tulisan ka olen yang ini, apalagi ketika ka olen menyinggung tentang “toleransi”, memang itu sangat diperlukan sekali jika ingin mengembangkan kreatifitas (apalagi untuk negara ini)

    ditunggu yaa kak tulisan berikutnya…

  8. Lukas Louis Antonio

    Glory…….Glory……Glory…… to Olen, Mantap banget ide u Len, Tulisan dan Artikelnya bagus bgt, Setiap Kita sebagai Manusia pasti memiliki kebebasan cuma asalkan kebebasan yang diberikan itu tidak kita salah gunakan aja yang pada akhirnya nnt menimbulkan efek negatif buat kita sendiri. Like This w Len…… lanjutkan Dan Kembangkan ke yang artikel berikutnya yang lebih bagus lagi Len……..GBU

  9. Claudia Grace Cynthia L

    hello kaa, aku suka deh sama artikelnya, judulnya menarik orang buat baca dan isinya juga udah lumayan lengkap dan akan lebih mantep kalo ada info detail gitu, kaya pro and con dr negara lain, esp. INDONESIA! hahaha
    yah kan disini pasti heboh, tapi salut banget sama Belanda!

  10. Nataliana

    Again Flo… good job.. jujur aja lebih tertarik sama yg artikel lo yg 1 ini. Mengulas sisi lain dari Belanda. Tp ada beberapa hal yg mgkn menurut gw agak ga berkesinambungan, diawal dituliskan mengenai kekreatifitasan dan baru diterusin dengan masalah homoseksual,mungkin akan lebih asik kalau di telaan lebih dalam lg mengenai perkembangan homoseksual dr awal sampai akhirnya diterimanya mereka. But, still two thumbs for you =)

  11. Florence Tuhumury

    Wuuuaaaahhhh..MANTEB BANGET nie Opini+Saran+Kritikannya, makasih mas Putra 🙂

    Flo seneng mendapatkan masukan2 yg sifatnya membangun supaya dilain waktu bisa lebih baik lagi. Memang tulisan ini berisi tentang kreasi,inovasi sekaligus kontroversi yg tercipta karena adanya toleransi, oleh sebab itu flo menyebut Belanda sebagai Pionir atau pelopor. Belanda bertindak sbg pembuka jalan bagi Majalah Playboy di negara lain yang mungkin hendak melakukan hal serupa.

    Nah,untuk sumber tulisan ini memang terlewat, tapi tidak ada kata terlambat kan?Untuk teman2 yg penasaran silahkan cek link berikut :
    http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/video/playboy-belanda-keluarkan-edisi-lesbian dan http://www.rnw.nl/english/video/dutch-playboy-publish-lesbian-issue

    Salam kreatif!!

  12. Putra

    40
    Tulisan lu bagus Flo
    hanya ada beberapa hal yang patut untuk dikoreksi

    Untuk Judul, gw kurang sreg, karena pada dasarnya lu banyak membicarakan tentang dunia kreatif. jadi seolah tidak berbanding lurus say

    yg kedua, jangan biasakan mengklaim di awal tulisan

    ketiga, jika Flo ingin mengklaim sesuatu, jangan gunakan kata “saya rasa” tapi gunakan “saya pikir” karena saya rasa adalah sesuatu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. jika saya pikir, tentu bisa dipertanggungjawabkan say

    ke4, Jika Flo mencantumkan kutipan, tulis juga sumbernya, persis seperti Flo bikin Skripsi.

    ke5, Disini Flo kan mengklaim Belanda, nah biasakan jika mengklaim sesuatu itu sajikan pula pembanding minimal 2 negara a.k.a DIRECT COMPETITOR nya

    ke6, jika Flo membicarakan tentang perkembangan, maka konten tinjauan sejarah WAJIB ada walau hanya separagraf. misal, Sejak tahun sekian bla bla bla atau, Dunia kreatif mulai bangkit sejak era bla,blabla

    ke7, ini ada korelasinya dengan kritikan di poin 1. jika memang Flo ingin judulnya seperti yang Flo cantumkan, kenapa pembahasannya hanya sedikit dan warna bahasanya lebih mengangkat dunia kreatif, tenggang rasa dan inovasi

    terakhir.. hati2 terhadap kesalahan kecil ini, tapi fatal bagi seorang penulis (apalagi ikut lomba) Flo masih ada kata yang kurang satu huruf di paragraf 5. parahnya, itu adalah paragraf awal dimana Flo baru fokus membahas konten yang selaras dengan judul. ati2 Flo, orang awam pun pasti nyadar ama kurang huruf itu. secara itu pas masuk ke materi say

    nah…. segitu aja untuk 40. secara keseluruhan tulisan lu udah MANTEB. dan saya paling suka dengan kalimat “busana irit bahan”

    ahahahahahahahahahah
    GOOD WORK SIST !!!

  13. Nadya Arinda Manisbanget

    Nice share sista, hahahaha…
    Klo buat isi beritanya gw sih don’t want to talk too much about it, soalnya gw sebagai orang asia yg masih berpegang pada budaya timur dan sebagai orang beragama dan syukurnya gw adalah seorang heteroseks sangat tidak menyukai ide adanya playboy edisi lesbian, seolah2 dengan adanya majalah ini hal2 yang menyimpang dianggap biasa2 saja dan malah merupakan suatu kreatifitas yg inovatif di daerah sana, kebebasan adalah suatu hak asasi manusia namun bukan berarti bebas yg tidak berbatas, karena jika suatu kebebasan yang sebebas2nya hanya akan membawa efek yang negatif karena bakal banyak disalahgunakan oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab, semoga hal2 seperti ini tidak terjadi dinegara kita, tapi untuk kreatifitas negara kincir angin tersebut gw kasi two thumbs up, semoga kita bisa ambil hal2 yg positif aja dari sini, hahahahaha!!!

  14. Amilia Gunawan

    Makin beragamnya kreatifitas yg muncul membuat kita sebijaknya cukup berpikir.. Sudahkah saya membuat sebuah kreatifitas yang lebih-lebih layak disebut inovasi?
    Terlepas dari perdebatan benar atau tidaknya karya seseorang bagi orang lain, selama tidak merugikan kita, bukankah lebih bagus kalau kita ikut bahagia melihat orang lain bahagia?

    Go Playboy!

  15. belanda emang sering membuat suatu terobosan baru. makanya gg heran deh klo ngerilis majalah playboy edisi lesbian. 🙂

  16. Anisah Susana

    “Kreativitas dan kontroversi di Belanda dapat berjalan beriringan karena adanya toleransi”. Hal itu benar sekali Flo. Toleransi sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Belanda berhasil mewujudkan itu. Well done Flo. 😉

    Susan

  17. Jeronimo99

    Judul tulisan n beberapa komentar bikin saya penasaran ingin tahu serunya diskusi penulis dengan saudaranya, klo mba tdk keberatan boleh diceritain lebih detail?Trims

    • Halo kawan,makasih ya sudah kasih opinimu disini. Gw gak keberatan untuk ceritain “sejarah” tulisan ini kok.

      Semua berawal dr kebingungan gw mencari pendekatan utk tema kompetiblog 2012,tiba2 aja gw bertemu dgn berita “gila” ini. Pada saat yg sama kebetulan sodara gw lagi online di FB. Sblm mulai ngobrol sama dia gw sharing sama bokap dan beliaupun setuju gw ngangkat topik ini dgn catatan tuker pikiran dulu sama sodara gw karena dia lbh paham ttg hal semacam ini. Jadi gw harap tulisan gw gak asal bunyi.

      Ok,,gw gak bisa crta bnyk soal sodara gw (it’s a private thing). Menurut dia,wacana rilisnya majalah playboy edisi kaum lesbian memang sedang “in” di Belanda. Kaum mereka mengapresiasi hal ini sebagai inovasi dalam bidang media, dimana kaum lesbian di Belanda dan dunia nantinya memilliki wadah informasi dan komunikasi yang sifatnya lebih global.

      Nah pertanyaannya, apakah ini termasuk kriteria tema?hasil sharing kita berdua melihat bahwa orang-orang di Belanda selalu haus akan ide2 baru dan terbiasa berpikir “Out of the box beyond the normal pattern” dalam segala bidang, dan majalah ini adalah terobosan atau inovasi dalam bidang media yang hanya ada di Belanda (gak tahu juga kalo negara2 lain akan ikutan). Keberadaan kaum homoseksual bukan hal yg tabu/hina melainkan sudah menjadi bagian penting bahkan ciri khas negara Belanda, Karena orientasi seksual itu pilihan pribadi yg paling hakiki dan itu sangat dihargai.

      Memang isu seperti ini cukup sensitif di Indonesia, tp kebebasan berkreasi dan berinovasi tidak boleh dibatasi selama tidak merugikan pihak lain. Kontroversi tidak bisa dihindari namun bisa disikapi secara bijak.
      Sekedar info, majalah ini akan rilis bulan Agustus loh :D.

      Semoga gak penasaran lagi ya kawan-kawan 😉

  18. hannowage

    Nice piece of writing flo…keep the good work!
    In my opinion, I would say that Holland is a free country (red light district, free sold marijuana, same sex marriage) rather than a creative country. To some extent this freedom can also mean creativity, since you can never find it in other countries or Holland is the first initiator of all these freedoms. What I find pity is that Holland´s known reputation as a creative country is more linked to a negative moral development rather than something positive.

  19. topik yangdibahas di tulisan ini emang bikin orang attracted untuk dibaca dan penulisannya yang rapi dan informatif membuat yang baca ga pusing dan merasa nambah informasi 🙂 veel geluk, flo!

  20. ayu larasati

    Wah olleeennn..dpt aj deh ide buat nulis artikel like this..hihi

    Well, pada dasarnya sih emg smua manusia pny hak dan kebebasan dlm menentukan pilihan hidup mereka..jd ya kaum homoseksual/lesbian jg hrsnya pun pny kebebasan yg sama..hehe

    Hidup olen…(•̀⌣•́)9

  21. Brigitta

    Wow!sdh 71 aja komentarnya 😛

    Btw gw kepo sama inspirasi tulisan ini,based on private experience nampaknya ya?I mean your cousin story. Ceritainlah ^-^

    • Hahahaha..gw gak perhatiin jumlah komennya mbak’e 😀

      Sebenarnya bukan based on private experience, cuma tulisan ini hasil sharing aja sama sepupu gw. Awal cerita,waktu itu gw bingung mau pakai pendekatan apa untuk lomba ini yg beda,unik dan langka, dan dari hasil googling terdamparlah saya pada berita rilisnya majalah playboy edisi khusus lesbian, dan kebetulan (hhmm gak ada yg kebetulan sie) gw liat sepupu gw online di facebook, yaudah lsg aja gw cerita tentang berita ini dan acara kompetiblog.

      Sepupu gw support bgt untuk keterlibatan gw dalam kompetiblog 2012 dan pendekatan tema yg gw ambil. Awalnya gw agak ragu,karena takut menyalahi terms&condition, tapi dia menjelaskan bahwa kelompok lesbian/gay adalah bagian yg tak terpisahkan dari masyarakat Belanda sehingga itu bukan hal yg asusila untuk disorot. Dia kaget kok bisa2nya gw nemu berita ini, karena di Belanda ini wacana baru yg akan segera terealisasi. Jadi yah, berbekal nekad dan support sodara gw coba publish tulisan ini dan diterima sama kompetiblog 2012 😀

      • Oooo..I see!baiklah ceritamu semakin membuat gw kepo 😛

        Terus,apa pendapat sepupumu ttg majalah playboy edisi khusus lesbian, maksud gw apa benang merahnya dengan tema di kompetisi ini?

        Buat gw,ini keren!karena lo mengangkat tema yg gak jauh dr kehidupan orang terdekat dlm pendekatan yg berbeda. Cool! 😉

    • Jiakakakakak 😀 dia malah tambah kepo

      cerita lengkapnya dibaca di balasan gw u/jeronimo99 ya

  22. Fica Tahitu

    tema yang unik, sist!! menunjukkan di luar sana ada bangsa yang sangat “terbuka”… well, lesbian tidak bs ditutup lagi keberadaannya, dan ga ada salahnya dihargai juga.. ga kayak disini, sukanya nutup2 dan muna2! hohoHo kLo uda keluar edisi lesbian itu, gwe mau liat yak! 😀

    keep up d gud work ya sist! two thumbs up! ^_^

    • Danke banya usiiiiii..yupz dan bangsa tersebut adalah BELANDA, yah disana kaum homoseksual memiliki hak hidup dan berkehidupan yg setara dgn kaum heteroseksual. Selain iu bangsa Belanda menilai bahwa perbedaan itu indah selama ada toleransi dikandung badan 🙂

      Weitz, don’t worry sist!!!If God let me win this competition I will bring the first lesbian Playboy magazine for you and the others..U can keep my words 😀

  23. ada banyak jalan menyalurkan kreativitas selain lewat hal yang dilarang agama dan tidak sesuai norma kesopanan.

    sumber energi alternatif, mobil terbang, semuanya membuat saya kagum. KECUALI tentang homoseksual. jangan sampe dah tuh majalah beredar di Indonesia!

    • Halo mba Millati, salam kenal dan terima kasih untuk opininya. Appreciate it :). Memang betul ada banyak cara untuk menyalurkan kreativitas dan sayapun setuju. Namun bagi masyarakat Belanda, menjadi seorang gay/lesbian itu pilihan yang sifatnya pribadi dan tidak menentang norma kesopanan.

      Mengapa saya dapat berpendapat demikian dan berani mengangkat topik ini,karena salah satu sepupu saya yang tinggal di Belanda adalah seorang lesbian. Dia yang menjelaskan kepada saya bagaimana pola hidup+pola pikir masyarakat Belanda terkait isu yang memang sensitif di Indonesia ini. Dia dan teman2nya memberikan apresiasi yang besar terhadap ide pembuatan majalah ini karena telah menemukan wadah komunikasi untuk kalangan mereka yang dengan cakupan yang lebih global.

      Wah,saya juga tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi kalo majalah ini sampai rilis di Indonesia. Bisa-bisa menjadi “headline” diseluruh media massa tanah air 🙂

  24. Yusie

    Honestly, gw br tau soal bakalan terbitnya majalah playboy edisi lesbian ini dr loe beb! Gw salut utk tulisan loe, topik yg bs dibilang agak “sensi” mmg untuk diulas aplg in our beloved land – kata2 yang loe pake “ciamik” dah! Gw setuju, yg namanya kreativitas mmg sejatinya tanpa batas, krn kalo dipager2in it just makes no sense (for the sake of creativity ya). And talking bout acceptence of this community (homo/lesbian), esp in Netherland, gw salut for those who can really respect them just the way they are (read: human rights). They have rights to live life just like everyone else. And I don’t believe everyone else have rights to judge them. Related to your topic, yes Belanda has shown, they not only accept, but also respect and support this community which I believe with the idea on publishing the mag is just one of many things they have in mind to bring. Lastly, to me how we see/respond this issue should be as a personal opinion (always speak your mind), not under certain flag/nation even religion (note: it’s between our self and God, period). Controversial surely could not be avoided. Those who doesn’t agree also have same rights to speak their mind. Conclusion, there’s no other suited words than everybody have same rights. Ms. Flo way to go my dear! Keep up the good work – all the best!!

    • Whoaaa thx for sharing your thoughts tante :*

      There’s couple things that I couldn’t agree more from your thoughts, here’s the list :
      1.Always speak your mind not under certain flag/nation even religion
      2.Controversial surely could not be avoided
      3.Netherland has shown, they not only accept, but also respect and support this community (homosexsual).

      That’s why I tried to blow up the topic,which I believe Dutch people are over the top in combining creativity and controvercy without drown out their appreciation.

  25. Astaga ni anak emang kelewatan deh kreatifnye, nemu aja berita beginian lo non,tapi ga papa itu baru namanya orisinil en fresh. Orang belanda tuh emang terbuka sama perubahan2 pola hidup yg ada, itu yg buat mrka jd lbh maju daya kreatif+pola pikirnya. Coba kalo majalah beginian rilis dimari apa gak heboh tuh?

    Empat jempol dah buat nona tuhumury tante lucky doain biar menang trus ke belanda abis itu ke swiss kumpul deh kita sama si meneer alahiumgambreng hehe

    • Wkwkwkwkwkwk 😀 Meneer alahiumgambreng?parah nih tante gw :p..gitu-gitu kan bakal jadi oom eke tante lucky!Aduh amiiiinnn bakal bisa maen ke Swiss #nari-nari kegirangan

      Yupz!orang-orang di Belanda itu sangat terbuka,toleran,kreatif,inovatif (U name it tant) sehingga mereka bisa hidup berdampingan dengan perbedaan pola hidup yang ada. HAM tuh sangat dijunjung tinggi.

      Gak berani berasumsi andaikan majalah ini terbit di Indonesia tapi yang pasti bakal menarik perhatian 🙂

      • Lucky Latumeten

        Haha..eh non, tante lucky mau liat ye tuh majalah awas jangan lupa lo!
        penasaran gw sama isinye si meneer mau operasi mata, ada-ada aje dia, kemaren jatuh skrg operasi mata

      • Lucky Latumeten

        Komen tante Lucky yg pertama ga masuk ye len?kenapa ya
        iya tante Lucky doaiin biar menang terus maen deh lo ke Swiss nemenin eke sama meneer alahiumgambreng

        Majalah ginian kalo terbit di sini bakalan sama hebohnya sama berita pencekalan konser lady gaga hahah

  26. Ealah..ternyata tulisan ini saudaraan toh dengan “Belajar Budaya di Pasar Malam Indonesia 2012”. Maksudnya ditulis oleh penulis yang sama 🙂

    Bingung mau komentar apa, karena kreativitas negara Belanda memang gak ada habisnya. Tapi saya setuju sama salah satu pernyataan Florence bahwa Belanda adalah negara yang mampu merealisasikan angan-angan menjadi kenyataan, dan membuat sesuatu yang sudah ada menjadi lebih fenomenal. Majalah Playboy sudah ada hampir diseluruh negara didunia, namun yang edisi kaum lesbian baru akan rilis di Belanda untuk pertama kalinya. Tidak ada yang salah dengan hal ini, karena Belanda adalah negara yang siap dengan berbagai macam gempuran daya kreasi warganya.

    • Hahahahaha..iya si majalah playboy saudaraan dengan belajar budaya 😀

      Tema yang dikasih tuh memang luas sekali,karena orang-orang di Belanda tidak pernah “mati akal” untuk menjadikan negaranya selangkah lebih maju dalam bidang apapun dari negara lain. Nah,jika majalah playboy edisi lesbian ini terbit,maka Belanda akan menjadi “highlights” untuk isu-isu yang sifatnya sensitif. Keberanian Belanda menjadi kiblat kaum homoseksual patut diacungi jempol bahkan negara adidaya sekaliber Amerika Serikat saja baru mengikuti jejak pemerintah Belanda dalam mensahkan “same sex marriage” tahun ini.

  27. aria

    Majalay Playboy edisi Lesbian menurut saya bukanlah tolak ukur yang akan mengantarkan Belanda menjadi negara dengan kreativitas no. 1 di dunia…

    • Hai sist, thx ya dah kasih pendapatmu disini. Rilisnya majalah playboy edisi khusus kaum lesbian ini memang bukanlah tolak ukur utama yang menjadikan Belanda sebagai negara paling kreatif didunia, namun hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Belanda adalah orang-orang yang haus akan ide-ide baru dan membuat diri mereka sebagai pionir. Mereka memiliki penghargaan yang tinggi untuk setiap daya cipta anak manusia tanpa memandang hal-hal yang dianggap kontroversial.

  28. irma

    kreativitas vs kebebasan. Apakah selalu berbanding lurus??? mmm..just wondering

    • Thx for sharing your opinion here. Menurut saya sih sebaiknya selalu berbanding lurus,karena kita tidak pernah tahu betapa dahsyatnya kekuatan impian, daya imajinasi, daya khayal seseorang dalam menghasilkan karya kreatif+inovatif. Jika kebebasan dibatasi maka apresiasipun akan tersendat.

  29. Frisca Sera

    That’s a great way of writing you have. It is also a very positive supporting theme you bring up, yet to my opinion, such theme (creativity) could be brought up through another more constructive and useful occurrence. For I believe the creativity could be channeled and socialized through far a better way rather than a Lesbian Playboy’s edition. Something which helpful for others maybe. Anyway, it takes quite long for the magazine to really show up after 11 years it is still on process. How come?

    • Dank je mbak’e..btw this magazine still on process since this year hehehe..so it’s a fresh crazy wild idea 🙂

      Memang sie sebuah kreativitas harus memberikan manfaat bagi sekitar, tapi menilik kepada sistem pendidikan, norma hidup tak tertulis serta dukungan pemerintah Belanda yang memberikan ruang gerak tak terbatas terhadap kebebasan berkreasi, berekspesi, dan mengaktualisasikan diri, kemunculan majalah ini adalah sebagai simbol bahwa Belanda merupakan “gudang” kreativitas dunia. Mereka mampu menciptakan angan-angan menjadi kenyataan, dan realita yang ada menjadi lebih fenomenal.

      Btw thank you for sharing your thoughts, really appreciate it 🙂

  30. Well…Kreatifitas memang tanpa batas, tapi bukan berarti sebebas-bebasnya. Karena dalam kebebasan hak itu masih terdapat hak orang lain yang sama2 harus dihargai.

    • Iya sie..tapi mengingat Belanda ini adalah negara yang sangat demokratis dan toleran terhadapa berbagai perubahan pola hidup yang ada, maka kebebasan tak terbatas adalah kekuatan mereka yang mendorong timbulnya berbagai inovasi walau kadang sedikit kontroversial.

      Terima kasih untuk sharingnya kawan 🙂

  31. Barley

    selama homo2 sana gak ganggu ya gak masalah, hehehe lagian juga kalo gw dsana males marah2 juga, bawaanya peacceeeee…!!! good effort olen, nice

    • Wkwkwkwk..iyalah bey, ngapain juga marah-marah, itu hak mereka untuk berkreasi. Gw yakin deyh lo juga pasti penasaran kan sama majalah ini? 😀

      Owh iya, warga Belanda memang terdoktrin untuk selalu “think out of the box” alias berpikir “di luar batas”. Adanya pembiasaan untuk berpikir luar biasa seperti ini tentu saja sangat berarti dalam proses perkembangan intelektualitas dan aktualisasi diri seseorang sehingga pada akhirnya mampu melahirkan berbagai inovasi dalam berbagai bidang yang digeluti.

  32. hmmm menarik nih.. background saya adalah lulusan mahasiswi seni yang kata orang, anak2 seni itu artsy banget sampe2 kadang mreka susah dingertiin. dalam konteks ini, dan dalam cara nanggapin hal ini, kayanya saya 50:50 deh. soalnya 1. dari segi kacamata seni, emang ga bisa dipungkiri. menurut saya, sebagai anak seni, semua hal di dunia itu halal untuk dilakukan baik yang masuk akal maupun tidak masuk akal, asalkan tetap dalam jalur estetika (kelihatan bagus di imaginasinya) mereka. jadi nggak heran kalau anak2 seni ini mau buat suatu inovasi dan bagi mereka masuk akal, saya ga heran. tapi dari segi masyarakat pada umumnya, sebagai non lesbian, saya mungkin agak merasa sedikit terganggu apabila majalah ini muncul. saya pun pasti mengerti kontroversi yang akan timbul apabila majalah ini terbit. tapi lagi2, ini belanda. mereka sadar bahwa hal2 kaya gini adalah kekuatan mreka. mreka bisa jadiin ini sebagai sumber devisa mereka. cara berpikir mereka juga udah jauh lebih maju daripada kita. tinggal gimana kita nyikapin nya aja. kalau saya, saya sih terserah mereka mau terbitin majalah itu. dan saya ga ada hak utk protes kalau saya terganggu sekalipun. cukup dengan nunjukin aja kalo saya nggak bakal beli majalah itu. tapi saya appreciate dengan orang-orang yang ngerasa bahwa ini masuk akal hahaha 😀

    • Thank you mbak’e…gw setuju sama dirimu untuk anak seni segala kreativitas itu halal adanya asalkan tidak merugikan orang lain. Yah dengan dirilisnya majalah ini pasti akan mengundang rasa penasaran warga asing berkunjung ke Belanda untuk membuktikan keberadaan majalah fenomenal ini.

      Belanda memang menyadari bahwa kreatifitas yang kadang mendatangkan kontrovesi merupakan kekuatan mereka. Rilisnya majalah ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Belanda memberikan ruang gerak yang tidak terbatas dalam menyalurkan aspirasi, daya kreasi serta aktualisasi diri bagi para peserta didik. Tidak ada istilah pengucilan atau pencekalan karena semuanya memiliki hak yang sama.

  33. anggit

    good one flo..thanx for sharing 🙂

    regards,
    Harold

    • Your welcome oom erol..Hope U like it

    • caroline

      Nobody its perfect in the world.. Kaum homoseksual adalah juga manusia biasa yg membutuhkan pengakuan untuk di hargai karena setiap manusia di lahirkan dengan hak & kodratnya masing2.
      Majalah playboy edisi lesbian hmmhmmmm lucu jg yach,, tapi inilah kreatifitas & inovasi yg ada negara belanda yg patut kita contohi juga bahwa apa yg terjadi di sekitar lingkungan kita berada adalah suatu realita & bukan hal yg untuk di hindari..

      GOOD LUCKY Sista.. GBU

      • Yupz kaka..gak ada yang sempurna di dunia tapi kehausan merealisasikan ide-ide baru yang fresh wajib disempurnakan dengan penghargaan bahwasannya setiap manusia memiliki daya kreasi yang unik dan berbeda satu sama lain.

  34. Mia

    Gw baru tw ttg majalah playboy yg mengusut kaum minoritas yg lesbian. Ini hal menarik yg baru gw dger n dr tulisan k’flow ini, gw bs tw ttg gmn se dunia bs memperlakukan kaum minoritas yg lesbian ini? Gk cm dr tontonan tp jg dr bacaan.. 🙂 °·♡·♥τнäиκчöü♥·♡·°. Bt info ny kk flow..

    • Hahahaha..iya gw juga baru tahu pas bikin tulisan ini non..Kalo menurut gw kaum lesbian sudah bukan kaum minoritas yg harus dijauhi, karena eksistensi mereka sudah meluas dalam berbagai bidang, rilisnya majalah Playboy ini cuma salah satunya aja.

      Majalah Playboy edisi lesbian, mengajarkan kita untuk melihat sebuah kreatifitas dari sudut pandang yang lebih luas sekaligus melihat adanya pendidikan moral untuk menghormati setiap karya anak manusia.

      Pendidikan di Belanda mengarahkan peserta didik untuk bebas mengaktualisasikan diri dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan kehidupan.

  35. Kebebasan sih boleh saja, batasan yang perlu ditekankan dalam diri kita sendiri sebelum berasumsi hingga menyimpulkan suatu fenomena yaitu bahwa “kebebasan yang kita miliki harus bertanggung jawab”. Tetap berkarya nona. Nice…

  36. gayo

    Wah bagus ini…. dari dulu banyak film lesbi, tapi belum ada majalah khusus lesbi… good job playboy sebagai majalah pria terkenal dan ternama akhirnya meluncurkan juga edisi dengan tema special seperti ini…. nice..
    Flo.. screenshot covernya donk….:p

    • Wkwkwkwkwk..iya bener lo oom Gayo!!selama ini yang banyak bermunculan tuh film aja, tapi kalo gw liatnya ini sebagai bentuk aktualisasi kreativitas kaum lesbian, dimana daya kreativitas itu tidak dapat dihalangi oleh apapun termasuk orientasi seksual. Ini memperlihatkan bahwa masyarakat Belanda adalah adalah masyarakat yang terbuka terhadap berbagai perbedaan. Kebebasan inilah yang melahirkan para kreator-kreator “gila” jebolan negara kincir angin tersebut.

      Soal screen shot, wew!pan mau dirilis,,jadi belon ada hahahaha :p

      • gayo

        betul flo… mereka hanya ingin dipandang sama dan tidak di deskriminasikan… back to basic aja lah they’re all human…. cailah gaya banget gw… Dan gw juga merasa mereka punya alasan yang kuat untuk hasil creativity mereka ini, bukan hanya untuk mencari sensasi atau keliaran imajinasi yang kelewat batas…..makin belagu dah bahasa gw… anyway thanks for sharing.. sekarang siap2 mantengin browser2 buat liat edisi perdananya…. gw penasaran seperti apa, bukan napsu buat liat nuditynya lho..(ini seriusan) hahahahahaha…..

  37. Destri

    Wowww….nice info,Flo!Belanda emang ngga’ lepas dari ide-ide kontroversi yang mungkin dianggap tidak lazim bagi negara lain.Tapi hal tersebut justru menunjukkan bahwa Belanda punya ciri khas sendiri untuk menunjukkan ide kreatif mereka yang pada akhirnya,tidak sedikit negara-negara lain pun mengikuti jejak Belanda.

    • Setuju deyh sama destri 😀 .. Iya memang Belanda mendidik warganya untuk bebas mengeluarkan kemampuan kreatif dan inovatifnya yang mana dikemudian hari akan diikuti oleh bangsa2 lainnya.

      Walaupun terkesan “gila” dan ekstrim tapi rilisnya majalah ini nanti, akan semakin mengukuhkan nama Belanda sebagi Honorificabilitudinitatibus yaitu “Negara yang mampu mencapai kehormatan” dalam hal kreatifitas dan orisinalitas.

  38. cecilia

    SUGOI (dalam bahasa Jepang artinya KEREN!). Saya selalu merasa amaze dengan setiap review yg Florence buat, komentar yang diberikan selalu menyuguhkan informasi yang detail dan mudah untuk dimengerti. Salah satunya informasi majalah playboy edisi lesbian ini, saya baru tau setelah membacanya di sini. Thanks ya Florence, infonya keren dan menarik. Sukses selalu!

  39. josh

    Baru tau bgt ada edisi ky gitu stlh baca ini..nice info len 😀

    • Wkwkwkwkwk,,sama josh,gw juga baru tahu pas mau ikutan kompetiblog ini..tapi kita jangan hanya menilai dari sisi kegilaan+keliaran idenya saja tetapi juga belajar untuk melihat bahwa kebebasan berekspresi itu adalah hak dasar seluruh umat manusia.

  40. elna

    penulisan yang bagus, bukan untuk keluarnya majalah play boy fersi lesbiannya yg membuat saya tertarik tp karena perhatianmu terhadap kaum minoritas yg sebenarnya membutuhkan perhatian. terus menulis ya non, agar orang2 yg kurang diperhatikan dapat dilihat dan diranggkul oleh semua orang dari negara manamu dan latar belakang agama apapun. karena dia atas segalanya lesbian tetep manusia yg butuh kasih sayang yg tulus dari siapapun. sukses selalu Olen

    • Dank je mijn tante!!!

      Kaum minoritas itu kadang-kadang kadar kreatifnya diatas rata-rata, hanya saja kadang terbentuk oleh satu kelemahan mereka. Diharapkan melalui artikel ini, kita belajar untuk toleran, terbuka, dan menghargai adanya perubahan-perubahan pola hidup yang ada.

  41. Sigit

    Flo.. beritanya fenomena kalo menurut gw.. cukup menginformasikan buat gw ” ngerinya” negeri Belanda.. huuff.. tapi untuk karya tulis loe.. ini .. kereen menurut gw flo..

    • Thank you braderrr..iya gw juga kaget banget waktu liat berita ini, tapi harus diakui masyarakatnya punya sikap toleran dan terbuka akan perbedaan luar biasa besar, sehingga menjadikan negara kecil ini “besar” satu yg gw suka, semua hasil karya dihargai walaupun agak kontroversial 🙂

  42. yossy

    Kreatif dilihat dr isi konten yg katanya akan berbeda. Tp smg kreativitas negara indonesia msh berada di garis ketimuran..

    • Hahahaha..iya yos!walaupun fenomena macam ini udah merebah dinegara kita, tapi gw secara pribadi masih menjunjung garis ketimuran, bakalan heboh kalo sampe rilis disini..tapi yah itulah kelebihannya Belanda, apa yg ilegal bisa menjadi legal disana.

  43. Fiyanti Patty

    Memang kreativitas ngak bisa di bendung… selanjutnya terserah anda bersikap .
    mau langganan ?? hub Olen hehhe ;))

  44. Wuah mantab nak, teruskan kreatifitasmu dalam menulis semoga impianmu kembali ke Belanda tercapai ya

    • Makasih mama..cup cup muach, ya!semoga impianku kembali ke negara super duper kreatif Belanda bisa menjadi kenyataan terutama untuk menjadi lebih kreatif lagi dalam menulis

      • Amin…….semangat nak…..btw majalahnya gila juga idienya…….penasaran juga eke, tapi yg namax daya kreasi manusia memang tdk terbatas, walau kadang menimbulkan kontroversi, menurut mama idie pembuatan majalah ini cukup fresh krn kita mengapresiasinya sebagai karya seni,

  45. Luna

    “kreatifitas lahir ketika kita dapat keluar dari comfort zone” couldnt agree more!

  46. Astri

    Lebih keren lagi kalo ikut audisinya sekalian Len, kan bisa ‘membanggakan’ Indonesia. Hahaha…

    • Alamak!!!baru juga kirim poto sudah tertolak sayah hahahaha #sadar body :D..gaklah, masih waras gw mba tapi jujur sie penasaran bakal seperti apa konten majalah ini, ada-ada aja ya ide kreasi mereka

  47. netta

    Baru denger nih ,bakal ada majalah kaya gini . Bagus juga sih , kalo diliat dari sisi kreativitasnya . Ada-ada aja gitu ya bisa kepikiran bikin majalah khusus kaum lesbi .hahaha

  48. zhiahera

    Bagus dan bertema unik…

  49. Esther.

    Orang Belanda mempunyai sifat yang sangat tolerantie, dan juga mempunyai sifat “Nuchter “(sifat berbuatlah normal dlm menghadapi perubahan2 pola hidup), sehingga Belanda juga merupakan negara yang mensyahkan dan menerima pola hidup baru yaitu Homoseksualitas dan lesbi.Pola hidup dlm arti ini yaitu mereka bisa menikah, mengadopsi anak2. mereka mempunyai hak sama seperti pasangan biasa.Dengan adanya majalah Lesbi, itu berarti membuka kesempatan bagi mereka untuk berkembang / berkreatif dlm lingkungan mereka jg, dan itu tidak menjadi penghalang dalam kehidupan bermasyarakat di belanda. Karena sifat nuchter ada dlm kehidupan bermasyarakat….Btw Olen,penguraian sangat menarik yang juga bisa membuka mata masyarakat Indonesia dalam memberikan kesempatan bagi Lesbi untuk menunjukkan kreatifitas mereka…..Goed gedaan Meisje….

    • ya tante olen setuju..Belanda terkenal sebagai negara yang “Open” terhadap perlbagai perbedaan dan masyarakatnyapun dapat hidup berdampingan dengan perbedaan-perbedaan itu. Oleh sebab itu daya kreasi anak manusia disini tidak akan mengalami pencekalan selama tidak merugikan kepentingan orang banyak. Kirim hormat untuk oom Ronald, cium manis untuk Zefa dan Jody

  50. kalo isinya gituan,tetep aja banyak pria yg tertarik bwt menikmati..
    #sambilmembayangkanthreesome

  51. Linda Setiany

    Unik Len, tapi gimana ya hasil releasenya? ga kebayang isinya nanti 😛
    btw, aku baru tau tentang edisi lesbian ini setelah baca artikel kamu. Kreatif memang, walaupun agak menyeberang pakem yang ada 🙂

    • Iya bu..unik banget kalo disini jangankan yang edisi lesbian yang original aja heboh apalagi kalau beneran rilis disini bisa-bisa kehebohannya melebihi kasus video asusila. Gw juga penasaran sama kontennya, yah majalah ini menjadi menarik kan karena menyeberang dari pakem yang ada.

  52. Oh em jiii.. Itu seriusan mau bikin majalah lesbi? Trully, that is perfectly crazy over all 😀

    Kreatif yak belanda! Selaen warisin budaya korupsi di negeri ini, doi jg jd pioneer majalah lesbi! Besok2 majalah animal wedding kali ya by playboy magazine? Wkwkwk

    Anyway, Penulis pny redaksional yg bagus dlm menyampaikan informasi. Salam kreatif!!

    • Hai mami Chilla, iye ini seriusan mau dirilis majalahnya..kalo gw nyebutnya Beyond crazy hahahaha..mereka berani mengaktualisasikan keberadaan kaum lesbian ke level yang lebih tinggi..nilainya plusnya sie bahwa setiap individu bebas untuk mengembangbiakkan daya kreasi mereka :)..

      Yah, Indonesia memang tidak pernah lepas dari pengaruh negara Belanda disadari atau tidak.

  53. Brigitta

    Emang kreativitas negara Belanda gak ada matinya ^_^
    Two thumbs Up buat Florence yang udah ngangkat tema ini, suka gw!

    • Thank you mbak’e..ngomongin kreativitas bangsa Belanda mang gak ada abisnya mulai dari penemuan-penemuan dalam bidang ilmu pengetahuan ampe rencana merilis majalah Playboy edisi lesbian pertama didunia semuanya adalah mungkin dan dibenarkan disini selama manusia mau berusaha dan memberikan penghargaan yang tinggi.

      Gw cuma mencoba menangkap sisi yang berbeda dari tema kreativitas Belanda 😀

  54. Agatha

    Wow..beneran bakal rilis nie majalah?kalo iya..bakalan booming banget 🙂 secara Belanda adalah negara yang dengan lapang dada menerima keberadaan kaum homoseksual..

    Keren tulisannya!nemu aje lagi beritanya..gud job

  55. Johnn Tuhumury

    Kreativitas itu memang tidak ada batasnya,bahkan untuk hal yang kadang sifatnya kontroversial. Sebuah pendekatan tema yang unik.
    Good Job!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s