#52 Dutchmen Creative Industry plus Government Creative Policy, It Works!

Belanda, sebagai salah satu negara kecil di barat Eropa, selalu punya sesuatu untuk ditunjukkan pada dunia. Dengan, ukurannya yang tidak lebih luas dari Provinsi Sumatra Barat, Belanda mampu eksis dengan berbagaibrand Internasional seperti Unilever dan Philips. Belum lagi sektor ekonominya yang ternyata banyak ditopang oleh sektor industri kreatif. Agak kurang masuk akal memang untuk negara imut ini bertumpu pada sektor industri kreatif. Tetapi, ya, begitulah Belanda.

Untuk sekedar perkenalan, industri kreatif disini mencakup desain, fesyen, gaming, arsitektur, media, hiburan, dan masih ada yang lainnya. Dan, melalui industri kreatif inilah akan menstimulus imej Belanda di mata dunia. Buktinya saja, Belanda setiap tahun dikunjungi ribuan turis karena ketertarikan turis asing mengenai Belanda. Mulai dari tulipnya di Enschede hingga Madurodam dimana kita bisa melihat Belanda versi mini. Media periklanan dan pemasaran yang baik lah yang menjadikan Belanda sekarang terkenal dengan objek-objek pariwisatanya.
“Revolusi” industri kreatif besar-besaran ini bermula sejak kebutuhan yang sangat kompetitif dalam bisnis modern yang banyak dipengaruhi oleh konsumen. Beranjak dari hal itu, perusahaan membutuhkan jasa konsultan dan pembimbing yang merupakan bagian dari industri kreatif.
Lalu, sebesar apakah “nilai” industri kreatif di Belanda? Anda pasti belum pernah membayangkan sebelumnya. 250.000 orang di Belanda bekerja di sektor ini. Untuk industri fesyen saja menghasilkan pendapatan tahunan mendekati 9 milyar Euro. Lalu yang tidak kalah mencengangkan, omset untuk ekspor musik mencapai hingga 35 juta Euro. Selain itu juga banyak kontributor lain di sektor ini seperti media televisi dengan program-programreality show-nya. Kepopuleran acara televisi di Belanda bahkan sudah tersebar hingga negara-negara Eropa lainnya.
Dengan begitu besar peran industri kreatif didalam bagian negaranya, tentu saja pemerintah Belanda tidak tinggal diam. Pemerintah Belanda ikut mendukung penuh pembentukan Dewan Industri Kreatif Belanda (Dutch Creative Industries Council/D-CIC) yang nantinya akan mengkoordinasikan pelaksanaan rencana tindakan yang telah dibuat bersama-sama dengan pemerintah Belanda. Untuk tujuan ini saja, pemerintah Belanda mengalokasikan dana tahunan sebesar 250.000 Euro.
Hanya itu sajakah kebijakan yang dibuat pemerintah Belanda? Tentu tidak. Sebagai salah satu sektor terkemuka, pemerintah Belanda menyediakan 8 juta Euro untuk dana investasi bagi pihak swasta yang berminat berkecimpung di sektor ini. Tentunya, dengan syarat yang tidak begitu rumit. Dan juga sistem pinjaman yang unik. Bagi pengusaha yang sukses membawa produk inovatif mereka ke pasar, mereka akan mengganti  dana yang telah mereka pinjam. Sedangkan apabila proyek mereka gagal dalam tahap pengembangan, pinjaman tersebut akan dikonversi menjadi hibah. Mantap!
Dukungan lingkungan yang memaksa untuk mengikuti arus bisnis modern serta kebijakan pemerintah Belanda yang memudahkan investor menjadi pupuk yang menyuburkan industri kreatif. Thus, Dutchmen Creative Industry plus the Creative Policy turn out Holland Creativity. Memang tak salah jika kita menyebut orang Belanda kreatif, ya kan?
– ditulis oleh Apresio Kefin
Iklan

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

One response to “#52 Dutchmen Creative Industry plus Government Creative Policy, It Works!

  1. and

    Wah, analisisnya bagus juga.
    Keep writing 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s