#67 Menikmati Kreativitas Orang Belanda di Negeri Sendiri

Perkenalkan, namanya Marisca. Perempuan asli Belanda berambut pirang dengan tinggi selayaknya orang Eropa., yang gemar menghabiskan liburan musim panas dengan trevelling dari satu negara ke negara lain. Usia Marisca nyaris sebaya denganku. Hanya saja, kala itu aku masih menempuh kuliah semester akhir sementara dia sudah berkerja sebagai guru TK dinegeri nya. Kala itu, aku sangat kagum mendengar ceritanya, yang telah berkeliling ke sejumlah penjuru dunia. Perkenalan dan pertemuan yang singkat dengan Marisca itu menjadi hal yang berkesan bagiku. Karena, sejak dulu hingga saat ini aku sangat ingin merasakan hangatnya musim panas dan dinginnya salju di negara itu. Ditambah indahnya panorama bunga tulip kala semi, dan gedung-gedung klasik yang megah dan berwibawa. Akupun menanyakan segala hal yang ingin kuketahui ke Marisca. Aku minta dia menceritakan keindahan negaranya, soal bangunan bersejarah dan sejumlah kisah menarik tentang negara itu. Yang ada dibayanganku soal keindahan negeri Belanda tak luput soal kemewahan arsitektur bersejarah disana. Bangunan berpilar tinggi gaya klasik nan megah. Kreatifitas yang luar biasa, antara perpaduan seni dan budaya yang tak termakan peradaban. Mariscapun menyebutkan diantara bangunan bersejarah dan kisah didalamnya. Dia bercerita soal Anne Frank House, Rembrant Hause, Queen Palace, Dam Square, Amsterdam Dungeon. Sayang, perbincangan kami berhenti disitu karena waktu itu aku harus kembali mengikuti kelas.  Untunglah , teknologi saat ini sangat membantu kita untuk menggali semua informasi yang ingin kita ketahui. Dengan rasa penasaran dan keingin tahuan itu, aku mulai browsing segala informasi soal tempat bersejarah yang disebut Marisca. Mesin pencarian pun menunjukan aku atas sejumlah bangunan tersebut. Indah, penuh history, dan tetap tampak gagah hingga sekarang.

Gambar tersebut merupakan Anne Frank House, adalah sebuah museum yang mendokumentasikan kisah persembunyian Anne Frank dari kejaran rezim Hitler Jerman di era Perang Dunia Kedua. Gadis yang bernama lengkap Annelies Frank itu adalah satu dari jutaan korban pembantaian atas orang-orang Yahudi oleh Hitler.

Seandainya aku bertemu dengan Marisca lagi aku akan mengatakan, Tak perlu jauh-jauh, bangunan bersejarah yang kental dengan cita rasa Belanada juga bisa ditemui disini. Sayang, aku tak sempat menceritakan soal lawang sewu, Kantor Pos besar Jogjakarta, Gedung Sate Bandung dan masih banyak bangunan lain yang merupakan kreatifitas prang Belanda zaman dulu. Hal yang tidak mustahil, mengingat Belanda dari nilai historis pernah menduduki Indonesia selama 3,5 abad. Alhasil, banyak peninggalan negara itu yang menyimpang jejak sejarah di negara ini. Selain nilai sejarah yang terkandung didalamannya, perlu kita akui juga bahwa kegagahan gedung peninggalan Belanda itu tetap ada. Bangunan-bangunan tersebut malah telah menjadi cagar budaya yang kini dilindungi pemerintah. Kemegahan arsitektur atas bangunan Belanda itu tak lepas dari kreatifitas orang Belanda tempo dulu. Sejumlah aristek yang andil dalam pembangunan bangunan bersejarah itu sebut saja salah satu orang kreatif itu adalah Ghijsels. Dia merupakan arsitek di bagian “pekerjaan umum” gemeente Batavia pada tahun 1909. Sejumlah karayanya yang hingga saat ini tak berkurang kemegahannya adalah Gedung BNI Jogjakarta, Stasiun Jakarta dan masih banyak lagi. Selain itu, siapa yang tak tau Lawang Sewu. Orang kreatif dibalik Lawang Sewu adalah Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag yang dibangun pada 1950-1940.

Sayang sekali, kisah sejumlah orang kreatif itu belum sempat aku ceritakan ke Marisca. Kreatifitas orang Belanda harus diakui tidak hanya memberi kesan bagi bangsanya dan bangsa kita Indonesia. Dan kisahku bersama Marisca, kutangkap sebagai refleksi dari orang Belanda masa kini dalam kemasan kreatifitas yang berbeda dan bersahabat. 

– ditulis oleh Sekti Dewi Mayestika

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s