#105 Persahabatan Indonesia-Belanda

Belanda, mungkin dengan mendengar namanya saja sudah terbayang di kepala kita Negara Eropa dengan segala keindahannya, dengan kincir anginnya, bunga tulipnya, dengan pakaiannya yang unik. Untuk kita yang mempelajari sejarah Indonesia, dengan mendengar nama “Belanda” juga pasti terbayang kekejaman mereka yang dulu menjajah kita selama 150 tahun, dengan proyek tanam paksanya, VOC, tentu kita juga tidak asing dengan nama Mr.Daendels, Thomas Ranfold, dll.

Eits tapi itu dulu, sekarang kita sudah mereka&Belanda pun sudah mengakui kemerdekaan mereka dan hubungan antara Indonesia-Belanda sudah terjalin dengan baik, salah satunya adalah dengan melakukan pertukaran pelajaran.
Mengapa pertukaran pelajar ini penting? Indonesia sebagai Negara berkembang, dengan mengirimkan putra putri terbaiknya ke Belanda, akan menjadi salah satu awal untuk membantu membangun Negara kita.
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Mercer, Amsterdam menempati posisi ke 12 dalam kualitas hidup, mencakup situasi politik, keadaan ekonomi, kesehatan&sanitasi, sekolah&pendidikan, pelayanan publik dan transportasi, rekreasi, barang konsumsi, perumahan, lingkungan alam. Wah, dengan prestasi tersebut, mengapa tidak kita mengambil hal2 positif dari Belanda, tentang ilmu, sistemnya, kita bisa belajar banyak dari mereka. Program ini pun sudah dilakukan setiap tahun, semoga terus berjalan ya dan memberikan efek positif kedua belah pihak.
Tidak hanya itu saja, kepedulian Belanda dalam hal lingkungan tidak perlu diragukan lagi. Kota Amsterdam mendapat predikat pertama dalam hal kebersihan, dengan sistem pembuangan sampah bernama KLIKO,yang terdiri dari 3 buah kliko untuk jenis sampah yang berbeda. Setiap rumah tangga harus patuh pada peraturan ini. Bila tidak, pada saat tertentu bisa diadakan kontrol oleh Polisi Lingkungan (Milieu Politie); mendatangi rumah yang melanggar, dan diberi denda (boete) bila perlu. Sampah tersebut akan di daur ulang  untuk kepentingan yang lain. Wah perlu ditiru banget nih!
Indonesia juga sudah melakukan beberapa kerja sama dengan Belanda dalam hal lingkungan, antara lain ; merintis pengembangan biogas rumah (BIRU) dengan sasaran membangun 500 unit hingga akhir 2012 di berbagai daerah di Provinsi Bali. Khusus di Bali menekankan pada pemanfaatan limbah ternak sapi, ternak babi dan ternak ayam dan potensi yang ada lainnya. Rintisan program tersebut di Bali sejak Agustus 2010 hingga kini telah menjangkau ke delapan kabupaten dan satu kota di daerah ini, yang tentunya akan bermanfaat untuk mengelola lingkungan yang lebih baik.
Ada lagi ni, Gusti Kanjeng Ratu Pembayun berkunjung ke kebun binatang Apenheul, di Apeldoorn, Belanda. Putri sulung Sri Sultan Hamengkubuono X ini disambut oleh Putri Margriet, adik Ratu Beatrix, pelindung kebun binatang khusus untuk primata di Apeldoorn ini. Yogyakarta seperti yang kita ketahui sedang membangun Orangudome, yang menurut Willie Smith akan menjadi pohon terbesar di dunia yang akan menjadi tempat tinggal orang utan. Proyek ini juga akan menjadi pusat observasi dan pendidikan yang bisa dipantau oleh anak-anak di mancanegara. Goodluck Jogja!
Dengan prestasi Belanda yang sangat mengagumkan, Indonesia sebagai Negara berkembang dapat mencontoh dan mengambil ilmu dari Belanda. Bukan tidak mungkin, Indonesia dapat menjadi salah satu Negara maju di dunia sejajar dengan Belanda.
Masa lalu tentang Belanda yang pernah menjajah Indonesia marilah kita kenang hanya sebagai bagian dari sejarah kita, sebagai catatan kalau Indonesia adalah Negara yang mampu berjuang dan akhirnya dapat merdeka dengan usaha kita sendiri. Yang kita butuhkan sekarang, bukanlah mengingat masa lalu tersebut, sekarang di kemerdekaan kita yang hampir mencapai 67 tahun ini, saatnya pemuda pemuda kita bangkit membangun Negara ini lebih maju, dengan mengambil contoh dari Belanda salah satunya. Dengan kerja keras, optimisme dan semangat kebangkitan, kita bisa mewujudkannya! Dan semoga kerja sama antara Indonesia dan Belanda yang sudah terjalin, akan semakin erat kedepannya dengan memberi kontribusi positif bagi kedua pihak.
Indonesië en Nederland hopen dat de vriendschap zal nader in de toekomst”
– ditulis oleh Dea Sella Sabrina

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s