#111 Dutch Green Creative Industries

Ide kreatif itu paling sulit kalau dipaksakan, biarkan saja mengalir, dan tidak sedikit orang yang berhasil dari ide sederhana jika dikembangkan menjadi bisnis. Bisnis yang berbasis ide kreatif tidak akan pernah cepat ‘mati’ walau didera pesaing dan tekanan dilingkungannya. Percaya deh!

Belanda berada di peringkat dua sebagai negara terbaik untuk melakukan bisnis, menurut data Bloomberg. Kenyamanan hidup pula yang memudahkan warga sebuah negara mudah menemukan ide-ide kreatifnya. Menurut The Global Competitiveness Report 2011-2012 dariWorld Economic Forum, menempatkan Belanda diperingkat ke-9 dalam Indeks “Innovation & Sophistication”.

Di Belanda dikenal sebuah istilah “Dutch Design” yaitu desain produk yang mengacu pada estetika desainer Belanda yang bercirikan minimalis, eksperimental, inovatif, unik hingga lucu. Desainer yang baik adalah designer yang menciptakan sesuatu yang terlihat tidak berharga dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai.

Munculnya desainer handal skala internasional di Belanda dipicu pula dengan berkembangnya sistem pendidikan khusus desainer seperti  Design Academy Eindhoven. Dukungan pemerintah Belanda juga sangat berkontribusi baik, terhadap para desainer baru lulusan pendidikan tersebut. Untuk semakin merangsang semangat kreatif, setiap tahunnya di bulan Oktober diadakan event penganugerahan desainer Belanda dalam Dutch Design Week di Eindhoven.

Kalau saya melihat foto teman-teman saya yang pernah berkunjung ke Belanda, membuat saya terbayang seakan berada disana *upss mimpi*. Menikmati pemandangan dipinggiran kanal, meneguk segelas coklat panas sambil memandang para pengguna sepeda yang melintas diatas susunan batu-batu yang tersusun sangat apik sebagai permukaan jalan.

Susunan batu-batu inilah, ide kreatif Jim Bowes di tahun 2007 tercipta, terkait industri media pemasaran tanpa mengunakan kertas atau tinta. Jim menempatkan template berupa tulisan atau gambar iklan di permukaan jalan dan membersihkan kotoran yang menempel dengan air yang disemprotkan dari mesin pompa bertekanan tinggi yang disebut “Reverse Graffiti”. Teknik ini telah digunakan oleh seniman jalanan selama beberapa dekade namun Jim menciptakannya sebagai tujuan komersial ramah lingkungan bernama GreenGraffiti. Teknik lain yang digunakan dengan bantuan kapur, cat susu, media pasir, salju hingga lumut.

GreenGraffiti yang menggunakan air sebagai media bantuan, turut mengembangkan proyek sosial melalui yayasan GreenAdsBlue yang berkontribusi dalam pendanaan pengadaan air bersih untuk negara berkembang.

Lain halnya dengan KICI, perusahaan tektil asal Belanda yang telah mengumpulkan pakaian bekas selama lebih dari 30 tahun untuk didaur ulang. Dari fakta yang ditemukan bahwa sebanyak 160 juta kilo tekstil menjadi sampah setiap tahun yang dibuang di Belanda. Kicimemanfaatkan pakaian bekas yang laik pakai untuk dijual kembali dan diedarkan diluar Eropa, sedangkan pakaian tidak laik pakai akan didaur ulang.  Sebagian orang beranggapan proses daur ulang tekstil sangatlah sulit, apalagi jins. Namun melalui teknologi tinggi daur ulang, bisa menghasilkan serat benang yang memungkinkan dibuat menjadi produk baru seperti jins, selimut, dan meja. Bagi Sander Jongerius, Product Development Kici “tidak ada yang sulit jika ingin dilakukan”.

Hasil dari semua kegiatan ini, didedikasikan untuk amal. Kici juga menghimpun para pelajar di Belanda untuk mengajarkan kesadaran dini tentang tujuan utama Kici.

Pelajaran berharga yang saya dapatkan dari pengembangan industri kreatif di Belanda. Mereka menjadi bisnis dari ide kreatif sebagai alat bantu perbaikan kondisi sosial dan lingkungan, bahkan menjadikannya ladang amal. Keren yah!

– ditulis oleh Ilham Himawan

Iklan

11 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

11 responses to “#111 Dutch Green Creative Industries

  1. BambangSetiawan

    industri kreatif paling OK dech..

  2. vykhi

    garfitti @street.is cool

  3. like this….
    selamat berjuang om ilham..

  4. bhinuko

    Good Topic… Waiting your next idea…

  5. Kak @Ika Riny : hahay…asiklah klo bisa mengispirasi 🙂

  6. Pak @Agung Susilo : masih banyak Pak tempatnya…hahahaha…saya agak ragu nih klo ada yg mengatakan bahwa dirinya tidak kreatif. Contoh sederhana klo ke kantor menggunakan jalur berbeda setiap harinya, ini hal kreatif yg sederhana 🙂

  7. Pak @annesbb : Makasih Pak, semoga tulisannya mengispirasi yah 🙂

  8. ika riny widhiastuti

    ihh..pengen juga ke Belanda..inspiratif banget..thanks ya..good luck

  9. is there a place for me who never did something creative ??
    I believe I’m not the creative one he..he..

  10. annesbb

    I support you to win this competition…., nothing impossible to the believer…. GBU!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s