#94 Bagaimana Bisa Belanda yang Menjajah Indonesia, bukan Negara Lain?

Bagaimana bisa belanda yang menjajah kita, bukan negara lain? Jawabannya karena belanda adalah suatu negara yang kreatif. Belanda bisa mencari celah yang mereka yakini kelak akan menguntungkan bagi mereka. Pada zaman perang salib, bangsa Eropa tau bahwa Nusantara adalah surganya rempah-rempah tapi sayangnya bangsa Eropa tak memiliki Peta bumi bagian timur, mereka hanya mempunyai peta sampai daerah India dan saat itu hanya bangsa Portugis mempunyai peta-peta rahasia yang memuat segala informasi tentang bumi bagian timur. Hingga akhirnya, seorang kebangsaan Belanda yang bernama Jan Huygen van Linschoten pada tahun 1595 secara tak diketahui, mengetahui apa isi peta rahasia itu lalu dia pun menerbitkan buku tersebut yang berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien yang berisi berbagai pedoman perjalanan yang telah dilakukan Portugis ke Hindia Timur dan juga termasuk berbagai permasalahan yang pernah mereka hadapi. Para pengusaha dan penguasa Belanda pun segera membangun dan menyempurnakan armada kapalnya.
 Pada tahun 1595, Belanda pun mengirimkan armada pertamanya ke Bumi Nusantara. Armada tersebut terdiri dari 6 kapal dan 249 awak yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Pada tahun 1596, armada tersebut pun sampai di Pelabuhan Banten yang tak lain adalah pelabuhan utama lada di pulai Jawa. Namun, sifat dari kepemimpinan Cornelis de Houtman sangat buruk, Ia berlaku sombong, angkuh, dan berlaku semaunya kepada orang pribumi dan pedagang Eropa lainnya. Lalu, terjadilah konflik-konflik dan hingga pada akhirnya ketika mereka kembali ke Belanda, armadanya hanya terdiri dari 3 kapal 89 awak. Namun, bagaimanapun 3 kapal tersebut tetap berisi banyak rempah-rempah yang berharga. Para pengusaha dan pemimpin di Belanda pun berpikir jika seorang seperti Cornelis de Houtman yang tidak bisa memimpin dengan baik saja bisa menghasilkan keuntungan yang besar, bagaimana jika dipimpin oleh orang yang lebih cakap? Kemudian, bangsa Belanda pun mengirimkan ratusan saudagar Belanda untuk kembali mengeruk kekayaan rempah-rempah yang dimiliki oleh Nusantara.
Begitulah, awal mulanya kenapa bisa bangsa Belanda yang menjajah Indonesia, bukannya negara lain. Pada dasarnya, bangsa Belanda tidak mau stuck disuatu titik dimana mereka tidak akan bisa berkembang jika mereka tidak mencoba keluar dari titik tersebut. Apakah hal ini sesuatu yang kreatif? Tentu saja! Kenapa? Karna, suatu bangsa yang kreatif akan berusaha mencari jalan untuk keluar dari titik tersebut dengan segala cara, entah cara itu benar atau tidak. Terlepas dari kenaifan, pada zaman tersebut,  Misi Imperialisme yang dikenal 3G “Gold, Glory and Gospel”, Bangsa Eropa pada zaman tersebut berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang maksimal dalam hal tersebut dan Bangsa Belanda berhasil melakukannya. Dalam hal ini, Gold (re: kekayaan). Bangsa Belanda berhasil mencapai kekayaan dengan pemikiran mereka yang kreatif, dimulai dari mencuri peta rahasia yang dimiliki oleh bangsa Portugis, memperbaiki kualitas armada berdasarkan kesalahan bangsa Portugis sebelumnya, memperbaiki kualitas pemimpin berdasarkan kesalahan pemimpimpin sebelumnya (re: Cornelis de Houtman).
Mungkin, banyak yang bertanya “Bukankah bangsa lain juga begitu? Memperbaiki kesalahan mereka masing-masing?” Jawabannya, Iya. Tapi permasalahannya, apakah mereka berhasil untuk menjadi yang pertama? Belum tentu. Bangsa Belanda lah yang berhasil menjadi bangsa kreatif yang pertama sehingga mereka bisa menjadi bangsa yang menjajah Indonesia.
– ditulis oleh Ervan Anggi
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s