#99 LeineRoebana, Energi Kreativitas Tanpa Batas

LeineRoebana adalah lembaga tari modern yang berpusat di Amsterdam, Belanda. Lembaga ini merupakan kolaborasi dari dua koreografer dari dua negara berbeda: Andrea Leine dari Belanda dan Hariono Roebana dari Indonesia. LeineRoebana sebelumnya telah dikenal di dunia tari di Belanda sejak 1990. Mereka mengembangkan tarian unik yang bernuansaidiosyncratic, berdasarkan pendekatan baru yang mengusung unsur simetris, ritme, dan komposisi. Relasi antara tarian dan musik adalah unsur utama dalam karya mereka. Arah musik mereka adalah darirenaissance menuju karya kontemporer. Hal tersebut menunjukkan kesungguhan mereka dalam mencari keaslian. Mereka selalu mencari seni ekspresi yang baru serta menantang persepsi. Dalam setiap karya, mereka bekerja sama dengan para musikus atau komposer terkenal untuk menciptakan karya yang merupakan perpaduan indah yang nyata antara musik dan gerakan.
Perpaduan unik antara dua seniman tari ini terlihat dalam karya mereka yang berjudul “Ghost Track Indonesia Tour”. Dalam pagelaran kali ini mereka seakan mencari inspirasi dalam lantunan gamelan sambil mengeksplorasi gerak dalam iringan alat musik khas Jawa itu. Hasilnya luar biasa; perpaduan modern antara musik serta tari dari Indonesia dan Belanda. Perkawinan musik dan tari dari Indonesia dan Belanda dapat tersaji ketika Anda menikmati pertunjukan tari bertaraf internasional ini. Tradisi dan budaya kontemporer menyatu dalam gerak serta lantunan gamelan di atas panggung.
Komposisi penari dalam “Ghost Track” terbagi dalam dua pihak yang berasal dari Indonesia dan Belanda. Mereka antara lain Uri Eugenio, Reut Gez-Wang, Agus Mbendhol, Tim Persent, Sandhi Richard, Swantje Scäuble, Boby Ari Setiawan, dan Heather Ware. Para penari telah dipertemukan sejak 2009 dan setelah itu mereka tampil bersama baik dalam latihan maupun pertunjukan.
Sebenarnya, “Ghost Track” untuk pertama kalinya tampil di hadapan publik di Chassé Theatre of Breda, Belanda, 18 November 2011. Penampilan perdana ini merupakan tur pertama “Ghost Track” di Belanda yang berakhir pada 23 Desember 2011. Tur pertama “Ghost Track” ini disambut dan dikenal baik baik oleh media maupun publik. Tak hanya Jakarta, “Ghost Track” juga akan tampil di lima kota di Jawa dan Sumatera sebelum akhirnya akan menutup tur Indonesia di Erasmus Huis, Jakarta, 1 Maret 2012.
Karya LeineRoebana telah mendapat berbagai penghargaan bergengsi, antara lain penghargaan Cagliari (Itali), Bagnolet (Prancis), Lucas Hoving, Philiph Moris Art ( Belanda). Karya mereka telah dipentaskan di Belanda dan berbagai tempat di Eropa, Indonesia, Tanzania, Kanada, Brasil, serta AS.
Mengenai ide-ide yang inovatif, mereka menjawab, “Kami telah melakukan prakonsep dan ide-ide tentang dunialah yang akan menentukan persepsi kita pada sesuatu. Kami tidak punya akses ke dunia tanpa melalui sebuah perantara, begitu juga kami tidak akan punya akses ke dunia yang tanpa perantara. Kami terinspirasi oleh ide-ide pemula dari ilmu pengetahuan, dari masa lalu atau dari budaya lain untuk mengeksplorasi batasan ide dari sebuah tarian demi meningkatkan kualitas ekspresifnya. Energi dan keterampilan penari diperoleh dari bentuk dan struktur yang melebihi batas cakrawala pemahaman.”
Tak ayal, LeineRoebana membuktikan bahwa perbedaan negara dan batas budaya tak bisa membendung kreativitas mereka. Inovasi dan kekayaan mengekspresikan diri sejatinya hanya bisa dicapai melalu rasa saling mengerti dan memahami. Seberbeda apa pun, mereka dapat menyatu dalam seni. Andrea Leine dan Hariono Roebana membuktikannya.
– ditulis oleh Hotnida Novita Sary
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s