#120 The Creative, Shiny Happy People

Pernah dengar lagu “Shinny Happy People” dari R.E.M?  Nah, tiap dengar lagu itu, saya selalu terbayang orang Belanda yang sedang bersantai, rileks, bahagia. Kenapa? Sebab, dari cerita teman-temen yang berdomisili di Belanda, yang saya tangkap adalah kehidupan di sana itu serba happy, penuh kebebasan, dan makanannya pun enak-enak.  Dalam keadaan happy begitu, otomatis mereka pun bisa kreatif. Kok bisa ya?

Sudah bukan rahasia umum kalau Belanda terkenal dengan orang-orangnya yang berjiwa bebas. Bukan hanya orangnya, sih, tapi memang negaranya memberikan kemerdekaan berekspresi bagi semua warganya. Tapi semua sudah diperhitungkan baik-baik oleh pemerintah Belanda, sehingga negara tersebut tetap dalam kondisi aman, dengan angka kriminal yang rendah.
Para seniman pun bebas berkreasi di negeri ini, sehingga melahirkan seniman-seniman hebat seperti Rembrandt van Rijn dan Vincent Van Gogh.  Warga Belanda pun bebas berpolitik, menuntut transparansi informasi dan birokrasi. Berkat kebebasan dan keterbukaan, maka korupsi pun nyaris nol.  Urusan pekerjaan dan jaminan sosial pun tidak perlu dipikirkan lagi.
Maka jangan terkejut kalau bangsa Belanda masuk dalam urutan ke-4 dalam daftar World Happiness Report  yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum lama ini.  Urutan pertama adalah  Denmark, disusul Finlandia, Norwegia. Kriterianya ya berdasar itu tadi, kebebasan berekspresi, berpolitik, dan terpenuhinya kebutuhan kerja, jaminan sosial, dan kesehatan. Wow, artinya orang Belanda memang layak kan disebut sebagai shinny happy people?
Eh, ini beneran terbukti lho. Menurut teman saya Bayu yang sejak kuliah sampai bekerja tinggal di Eindhoven, memang begitulah kehidupan di sana. Saat kerja, teman-teman sekantornya cukup serius menjalankan pekerjaannya. Begitu jam makan siang tiba, mereka benar-benar lepas dari pekerjaan, makan di luar bersama, dan keakraban terjalin secara alami antara atasan dan bawahan.  Begitu harus mulai bekerja lagi, mereka pun langsung kerja serius lagi.  Tapi ketika jam kerja berakhir, semua langsung melepaskan diri dari pekerjaan, cair dalam kehidupan pribadi dan sosial mereka. Bersantai, menikmati waktu full untuk diri sendiri, keluarga, atau teman-teman, tanpa terganggu masalah pekerjaan.
Dalam kondisi serba happy  itu, maka lahirlah kreativitas. Seperti apa itu? Salah satu kreasi mereka adalah mobil terbang.  Spark, bekerjasama Pal-V Europe NV sukses merancang mobil terbang yang sudah lama diimpikan banyak orang lho.  Mobil terbang ini dinamakan PAL-V,  bisa dikemudikan seperti mobil dan terbang seperti gyrocopter.  Prototipnya kini masih dalam penyempurnaan.
Kreasi lain orang Belanda adalah lampu melayang yang sudah menghiasi Catharinaplein di Eindhoven sejak Maret 2012 lalu. Lampu melayang ini disebut FreeStreet, produksi Philips.  Sesuai namanya, FreeStreet sungguhan melayang di antara pepohonan, mengikuti kemana orang bergerak. Unik kan?
Di bidang energi, orang Belanda kiga kreatif lho menciptakan Vibration Energy, yaitu energi yang dihasilkan dari getaran. Penelitian ini dilakukan Tauw dan University of Twente di Belanda menunjukkan bahwa getaran yang dihasilkan kendaraan di jalanan dapat menghasilkan tenaga listrik.  Wah, kreatif-kreatif banget ya? Beneran deh,The Dutch people are really the  creative and shinny happy people!
– ditulis oleh Merry Magdalena

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s