#130 Blender dan Fisikawan Belanda Hendrik Lorentz

Blender, sebuah alat yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia. Alat tersebut sangat membantu pekerjaan di dapur. Biasanya alat ini digunakan untuk membuat jus buah atau sayur dan menghaluskan bumbu masakan. Namun, pernahkan terpikirkan bagaimana prinsip kerja alat tersebut? dan bagaimakah pisau yang terdapat pada blender bisa berputar sangat cepat sehingga dapat menghancurkan buah, sayur, dan bumbu masakan dalam waktu yang singkat?
Keberadaan blender saat tidak bisa lepas dari konsep fisika yang dikemukaan oleh salah satu ilmuan fisika (fisikawan) dari Belanda yaitu Hendrik Lorentz. Hendrik Lorentz merupakan salah satu fisikawan asal Belanda yang meraih nobel fisika, dia meraih nobel fisika pada tahun 1902. Hendrik Lorentz telah memberikan sumbangan yang sangat besar dalam perkembangan teori-teori fisika. Salah satunya adalah tentang Gaya Lorentz. Hendrik Lorentz menyatakan bahwa muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet akan mendapatkan suatu gaya yang disebut dengan Gaya Lorentz. Gaya ini muncul pada kawat listrik (konduktor) berarus yang berada dalam medan magnet (ingat: arus listrik merupakan muatan yang bergerak). Teori inilah yang mendasari pembuatan Motor Listrik. Motor listrik dikenal sebagai alat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik (energi gerak). Motor listrik inilah yang memutar pisau blender dengan cepat sehingga dapat menghancurkan buah, sayur, dan bumbu masakan.
 Sudah seharusnya rasa terima kasih disampaikan kepada fisikawan Belanda Hendrik Lorentz atas kontribusi teorinya tentang gaya lorentz yang akhirnya melahirkan blender, alat yang sangat membantu kemudahan pekerjaan di dapur. Harus diakui bahwa banyak fisikawan Belanda telah memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu-ilmu fisika. Tercatat sepuluh (10) dari 19 peraih nobel dari Belanda merupakan fisikawan. Bahkan baru-baru ini fisikawan Belanda dari Kavli Institute di Delft University of Technology dan Foundation for Fundamental Research of Matter (FOM Foundation) berhasil mendeteksi partikel Majorana. Hal ini merupakan loncatan yang sangat besar dalam mengungkapkan misteri materi gelap (dark matter) yang masih belum bisa dijelaskan oleh para fisikawan.What next from Dutch physicists?
– ditulis oleh Rahmat Romdana

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s