#152 Desa Unik Khas Negeri Belanda

Giethoorn is a wonderful place to spend a couple of hours”. Kalimat yang saya kutip dari suatu website ini adalah gambaran bahwa desa ini adalah tujuan wisata yang mampu memukau para wisatawan. Tenangnya air yang berpadu dengan rumput hijau, bunga warna-warni dan rumah-rumah dengan arsitektural unik membuat siapa saja yang melihat akan tersihir oleh kecantikannya.

Venice in the North, itulah julukan bagi desa terapung yang terletak di provinsi Overijssel tersebut. Desa ini dulunya bernama Geytenhoorn yang artinya tanduk kambing. Namun seiring berjalannya waktu, nama desa berganti menjadi Giethoorn.

Giethoorn adalah desa tua yang sudah ada sejak tahun 1230 dan memiliki panjang kanal utama sekitar 7,5 km dengan kedalaman sekitar 1 meter. Setiap rumah dipisahkan oleh kanal. Rumah – rumah di desa ini memiliki desain arsitektur yang unik dengan kesan tradisional.  Dulunya desa yang  merupakan salah satu the most attractive places di Belanda bahkan Eropa ini tidak memiliki jalur darat sama sekali. Semua kegiatan transportasi dilakukan dengan menggunakan perahu atau lebih tepatnya dinamakan Whisper Boat.

Sesuai dengan namanya, Whisper Boat ini tidak menimbulkan suara berisik sehingga ketenangan di kawasan ini tetap terjaga. Poin lainnya adalah perahu ini tidak menimbulkan polusi. Udara yang bersih dan segar merupakan salah satu hal yang akan didapatkan ketika menginjakkan kaki di desa Giethoorn ini.

Namun saat ini, selain Whisper boat sudah ada jalur untuk sepeda di desa Giethoorn karena tiap rumah sudah dihubungkan dengan jembatan. Negeri Belanda memang tak pernah lepas dari kendaraan ramah lingkungan yang satu ini. Sepeda adalah bagian yang tak terpisahkan dari the Fourth Happiest Nation in the World tersebut. Orang Belanda terbiasa dengan cara hidup sehat dengan mengayuh sepeda ke tempat tujuan mereka. Negeri ini juga terang-terangan menjaga lingkungannya agar bebas dari polusi, yaitu dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan,whisper boat dan sepeda inilah contohnya.

Desa Giethoorn menjadi terkenal terutama setelah tahun 1958, ketika diproduksinya film Fanfare yang di produseri oleh komedian asal Belanda, Bert Haanstra. Film ini mengambil latar dan situasi desa Giethoorn. Hingga saat ini, desa Giethoorn terkenal sebagai daerah wisata yang wajib dikunjungi jika ke Belanda.

– ditulis oleh Gilda Miranda

Iklan

10 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

10 responses to “#152 Desa Unik Khas Negeri Belanda

  1. Dea

    wah cantik banget desanya. gara2 tulisan ini saya jadi browsing foto2 giethoorn.
    btw, artikelnya bagus. coba di Indonesia nya ada yang kayak beginian

    • gmiranda

      makasi komentarnya 🙂
      kita sebenarnya juga punya desa2 yang cantik, cuman kita kurang bisa ngejaga dan mengeksplornya kayak belanda. perlu banyak belajar dari belanda sepertinya

  2. Hopefully, I will visit that place someday. Aamiin

  3. gmiranda

    tuan amris : benar sekali. kesadaran rakyat Belanda akan pentingnya keasrian lingkungan ini g cuman menimbulkan pola kehidupan yang bersih dan sehat buat mereka yang penduduk asli sana tapi juga jadi target para wisatawan dunia. semoga ide kreatif ini dapat dicontoh dan diaplikasikan di tempat2 lain 🙂

    helgaindra : semoga kita semua berkesempatan buat ke Giethoorn dan nyicipin jalan-jalan keliling desa naik whisper boat

    all : makasih atas komentarnya hehe 🙂

  4. Lingkungan yg asri dari hasil kesadaran manusia

  5. someday saya ingin ke sana
    sumpah ini keren banget desanya sooooooo greeeen

  6. bundo.ayu@gmail.com

    i wish i’d be the one of the citizen of Giethoorn. aku ngebayangin syurga tuh kayak gini, cuma aliran kanalnya air susu. artinya kalau ada tempat seindah ini di dunia, berarti keindahan syurga berberlipat tak terhingga tak terbayangkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s