#155 Dutchmen Educreative Culture

Siapa coba yang tidak kenal Belanda? Negara kecil di pesisir Eropa itu lho. Hampir semua orang di dunia pasti tahu Belanda. Dan nama Belanda yang lumayan harum tersebut, tentunya bukan serta merta diraih. Ada beragam fokus yang diarahkan oleh pemerintahnya hingga meraih hasil tersebut, namun yang berpengaruh cukup besar ialah orientasi internasionalnya.

Bagi negara kecil seperti Belanda, orientasi internasional sangatlah penting. Karena, hal itu adalah kunci agar Belanda mampu bersaing di tengah arus globalisasi yang semakin deras. Beragam cara dilakukan oleh pemerintah, mulai dari dukungan terhadap industri kreatif, hingga kebijakan-kebijakan di bidang pendidikan. Beragam hal tersebut pun lama-kelamaan membuahkan hasil, dan Voila! Siapa coba sekarang yang tidak kenal dengan Philips? Atau Unilever? Bahkan Indonesia saja yang jaraknya setengah keliling bumi dengan Belanda, sudah sangat kenal dengan produk-produk tersebut.
Bidang lain yang juga turut menaikkan citra Belanda adalalah pendidikan tingginya. Dengan “paksaan” lingkungan yang seperti itu, pendidikan tinggi di Belanda pun mendapat imbas yang positif. Sekarang, pendidikan tinggi di Belanda sudah sangat terkenal di kalangan mahasiswa internasional. Banyak mahasiswa yang tertarik karena pengajarannya yang menggunakan bahasa Inggris. Lalu, di Belanda terdapat 11 universitas yang tercantum dalam daftar 200 universitas terbaik dunia1. Ditambah lagi, pendidikan tinggi di Belanda juga telah diakui reputasinya di dunia dengan kualitas yang terjamin secara nasional maupun internasional. Yang sering disebut-sebut saja Leiden University, Delft TU, atau Utrecht University. Coba deh tanya mahasiswa di UI, ITB atau UGM kalau tidak percaya. Setidaknya, mereka pasti tahu universitas-universitas tersebut adalah universitas Belanda.
Kalau dilihat sistem pengajarannya, pendidikan di Negeri Oranye ini bersifat interaktif dan berfokus pada siswa (student-centered). Jadi pelajar diajak untuk ikut terlibat dalam proses pembelajaran aktif, bukan hanya sebagai penyimak saja. Lalu, student-centered yang dimaksud berarti kegiatan belajar-mengajar bertumpu pada siswa, bukan guru saja. Bisa disimpulkan, sistem yang seperti ini membutuhkan peran aktif dari pelajar itu sendiri.
Selain itu, pendidikan di Belanda juga bertumpu pada Problem Based Learning. Mudahnya, Problem Based Learning adalah sistem yang melatih mahasiswa untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan melalui perhatian pada pembelajaran mandiri dan disiplin. Mahasiswa juga diberikan perhatian dan kebebasan dalam mengembangkan pendapat serta kreativitas mereka. Nah, walaupun tidak secara langsung mengatur pelajarnya untuk menjadi kreatif, sistem pendidikan tinggi di Belanda jelas-jelas ikut menstimulus budaya tersebut. Jadilah pelajar-pelajar di Belanda umumnya kreatif.
Lalu, bicara tentang mandiri, tahu nggak kalau sebagian pelajar sekolah menengah di Belanda sudah bekerja sambilan sembari melakukan studinya? Iya, mereka-mereka yang umurnya baru sekitar 17 tahun itu sudah punya penghasilan sendiri. Kalau yang anak SMA-nya saja sudah mandiri seperti itu, apalagi yang mahasiswanya dong. Begitulah hidup di negara yang terkenal dengan bunga tulip dan kincir angin ini.
Kombinasi yang sempurna dari kemandirian dan dukungan sistem pengajaran menumbuhkan bibit-bibit kreativitas para pelajar Belanda. Belum lagi ditambah dengan lingkungan masyarakatnya yang berpikiran terbuka dan mencintai kebebasan yang disebabkan keberagaman budaya. Betapa sebuah kreativitas sangat di dukung dan ikut menjadi budaya di negara imut satu ini.
Masih ragu dengan kreativitas orang-orang Belanda? Butuh bukti lain? Langsung ke Belanda saja deh kalau perlu bukti tambahan 😀
– ditulis oleh Apresio Kefin
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s