#158 Filosofi Problem-Based Learning (PBL): Menuntun Cara Menjadi Guru (Pendidik) Terbaik

Problem-Based Learning (PBL) merupakan metoda pembelajaran di tingkat pendidikan tinggi yang saat ini telah diterapkan diberbagai universitas (institusi pendidikan tinggi) di Belanda. Belanda menilai bahwa PBL merupakan metoda yang bagus dalam mengembangkan motivasi, inovasi, dan kreativitas mahasiswanya. Yang paling penting, metoda tersebut dinilai mampu mengembangkan kemampuan yang akan menjadi bekal untuk memecahkan masalah-masalah real yang akan dihadapi oleh para mahasiswa di kemudian hari setelah lulus dari universitas. Melalui PBL, mahasiswa di Belanda dikondisikan pada problematic situation. Melalui arahan dan bimbingan dari dosen serta kegiatan diskusi dengan berbagai pihak yang berkaitan, mereka dilatih untuk bisa memecahkan masalah secara ilmiah dan logis. Mereka terus-menerus dikondisikan untuk belajar dari apa yang mereka kerjakan dan lakukan dalam usaha memecahkan berbagai masalah yang diberikan oleh dosen.Our world is really complexevery single day we always face problemsWe have to exercise how to face and then never give up to solve the problems logically.Implementation PBL in higher education is providing its exercising process and Netherlands believe it.
Jika dianalisis, filosofi yang terkandung dalam PBL adalah learning by solving problems. Belajar dari apa yang telah dilakukan dalam memecahkan masalah secara langsung, bukan hanya mempelajari teori-teori semata, akan memiliki dampak jangka panjang. Teori saja tidak akan cukup untuk mengahadapi dan memecahkan masalah. Teori akan menjadi hal yang sangat berarti ketika bisa diterapkan. Ternyata sebagai seorang guru, saya bisa mengambilan pelajaran berharga dari filosofi PBLyang diadopsi oleh Belanda pertama kali sekitar tahun 1970an.
The first trait of a high-quality teacher is that he or she is a good learner. Ternyata guru yang baik juga  seorang pembelajar yang baik. Guru pastinya selalu menghadapi berbagai persoalan dalam proses pembelajaran di kelas. PBL akan mengajak dan mengarahkan untuk menjadikan masalah yang dihadapi sebagai sebuah cara (latihan) dalam ragka membentuk pribadi yang lebih baik dan terus lebih baik. PBL menunjukkan bahwa doing and solving problems before akan sangat membantu untuk menghadapi up coming problemsThat is the point!
Apa yang harus dilakukan oleh saya untuk menjadi guru terbaik adalah selalu belajar dari apa yang telah dikerjakan dan menjadikan masalah yang telah muncul dan coba dipecahkan sebagai latihan dalam menyiapkan diri untuk menghadapi masalah yang akan datang. Dengan cara ini kompetensi kependidikan sebagai seorang guru akan terus terasah dan menjadi lebih baik lagi dan akhirnya cita-cita untuk menjadi guru terbaik bisa terwujud, sehingga suatu saat nanti bisa mengejar berbagai ketertinggalan dari negara lain. Semoga saja!!
– ditulis oleh Rahmat Romdana
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s