#159 Yuk, Berimajinasi di Zona Orange!

“Logic will get you from A to B, Imagination will take you everywhere”
-Albert Einsten-


Dimana ini? Teriakku sambil membuka kedua mata. Angin dingin berhembus kencang  menampar-nampar wajahku.  Huaaaa! Gravitasi menarikku menuju sesuatu berwarna biru. Spontan tanganku berusaha menggapai sesuatu! Tapi tidak ada satu pun yang dapat diraih. Badanku berusaha untuk seimbang.
Ketika mampu mengendalikan badan ini, spontan kulihat sekeliling. Wow, aku berada 200 meter diatas permukaan air laut. Terlihat banyak bendungan, kincir angin dan warna-warni yang sangat indah sejauh mata memandang. Seketika aku langsung mengetahui bahwa yang ada di hadapanku ini adalah Belanda.
 Coba! Apa sih yang terlintas di benakmu saat mendengar kata Belanda? Dapat dipastikan bendungan, kincir angin dan  bunga tulip kan? Walaupun kita bisa menemukan kincir angin di negara lain di dunia dan bunga tulip memang aslinya berasal dari Turki, tetapi negara yang biasa disebut Holland ini telah berhasil membuatnya menjadi ‘trademark’ mereka.
Perlahan kuperhatikan bendungan-bendungan itu. Belanda berhasil melindungi negaranya yang sebagian besar tanahnya lebih rendah dari permukaan air laut dan rentan terjadi banjir. Banjir bandang yang terjadi tahun 1953, menewaskan sekitar 150.000 penduduk merupakan tragedi yang akan tetap melekat dalam ingatan. Ini menjadi salah satu latar belakang dibuatnya Delta Project, sebuah proyek yang berlangsung selama hampir 40 tahun (1953-1997) untuk menanggulangi banjir.
Mataku kemudian beralih pada ladang bunga Tulip. Dulu pernah terjadi ‘demam tulip’ di Belanda, lho. Harga umbi bunga tulip melambung tinggi, hampir semua orang di negara yang identik dengan warna orange ini menginvestasikan hartanya untuk umbi tersebut. Namun kemudian harganya jatuh, umbi-umbi tulip menjadi tidak berharga sehingga menyebabkan kerugian yang besar.  Eits, bukan orang Belanda namanya kalau begitu saja menyerah. Mereka malah berhasil membuat negaranya terkenal dengan kebun bunga yang terbesar didunia bernama Keukenhof.
Tempat ini hanya dibuka selama 8 Minggu dalam satu tahun (April dan Mei), ada juga parade bunga yang setiap tahunnya menarik perhatian pengunjung dari mancanegara. Sedang asyik-asyiknya menikmati indahnya warna-warni bunga, tiba-tiba sebuah bunyi nyaring terdengar dibelakangku. Diiin diiiin!! What? Bukannya aku sedang melayang di udara?? Seketika aku menengok ke belakang, terperangah.
Sebuah benda mirip helikopter mini yang dikendarai pria asing terbang dibelakangku. Tidak kusangka dapat melihat benda itu, sebuah Inovasi tanpa batas. Yap, itu adalah mobil terbang yang merupakan hasil ciptakan Belanda dan dinamakan PAL-V. Diin diin! Benda itu mengeluarkan suara lagi yang membuatku panik hingga meluncur dengan sangat cepat ke bawah. Ouch!Kepala ku mengenai suatu benda. ‘Freestreet’ Lampu LED melayang yang dikembangkan oleh Phillips sukses menghantam kepalaku. Satu lagi realisasi ide unik dari negara Willem Van Oranje untuk memaksimalkan ruang dan energi.

Hal-hal diatas dapat terjadi karena didukung oleh satu hal yang sangat esensial, yaitu pendidikan liberal yang bermutu. Bagaimana pendidikan di Belanda telah mampu dan akan terus mendukung ide-ide cemerlang seperti menciptakan Delta Project yang terkonsep, pertanian yang berkembang serta teknologi masa depan. Mereka bermula dari kebebasan jiwa, dan berlanjut dalam kreasi. Kupejamkan mata sambil menahan nyeri di kepala, saat kubuka mata ternyata aku berada di lantai kamarku. Klise sekali, sungutku dalam hati.
– ditulis oleh Ria Setiawati
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s