#174 Si Mungil yang Mendunia

Keberhasilan yang dicapai sebuah negara dalam berbagai bidang tidak lain merupakan buah dari hasil kerja keras, inovasi dan kreativitas yang dihasilkan oleh sumber daya manusianya yang berkualitas. Bak mata rantai yang saling terkait, faktor-faktor yang memicu lahirnya kreativitas tak terpisahkan dengan setiap aspek kehidupan individunya. Tengok saja Belanda, salah satu potret negara maju di Eropa dengan prestasinya yang WOW.

Menempati posisi ketiga sebagai Negara terbaik dalam hal Work-Life Balance (OECD, 2011)secara tidak langsung menunjukkan kedisiplinan bekerja masyarakatnya yang tinggi. Jam kerja yang hanya 1,378 jam per tahun namun menghasilkan output yang memuaskan membuktikan bahwa mereka mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan cara-cara yang efisien dan kreatif untuk mencapai target yang diminta. Diganjar dengan upah yang sesuai dengan kerja keras mereka tentu menjadi kepuasan tersendiri mengingat Belanda merupakan negara kedua yang dinobatkan sebagai negara termakmur di Uni-Eropa dan memiliki standar hidup tertinggi setelah Luxembourg (2nd Most Prosperous Country in Europe, 2nd Best Standard of Living in the EU, Eurostat 2011).

Di sisi lain, banyaknya waktu yang bisa diluangkan bersama keluarga, teman dan sahabat atau hanya sekedar melakukan hobi menciptakan pola hidup yang seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi masyarakatnya. Hal ini juga memberi keuntungan bagi peran para orang tua untuk tetap bekerja dan membesarkan putra-putrinya. Semakin banyak waktu yang mampu diluangkan oleh setiap orang tua berdampak langsung pada besarnya perhatian yang dicurahkan pada anak-anaknya. Sebuah nilai tambah karena hal ini mampu merangsang munculnya keluarga-keluarga yang harmonis dan bahagia di Belanda. Bisa jadi kepuasan lahir batin masyarakatnya inilah yang mengantarkan Belanda menjadi The World’s 4th Happiest Country dan The World’s 3rd Best Place to Live.

Mata rantai lain dalam siklus ini adalah pola pendidikan, norma, serta disiplin tinggi masyarakatnya yang ditanamkan oleh orang tua pada anak-anaknya. Bimbingan orang tua dan sistem pendidikan Belanda yang mengkondisikan anak untuk berpikir kreatif dan kritis merupakan kombinasi yang membantu setiap anak menemukan talent dan passion mereka sejak dini. Tentu saja inilah salah satu hal yang nantinya mendorong mereka mengejar pendidikan setinggi-tingginya.

“When the creative individual has a lot of in-depth knowledge in his/her domain of interest, both from a theoretical and practical perspective, this helps the process of idea generation.” (From Creativity to Success: Barriers and Critical Success Factors in the Successful Implementation of Creative Ideas, 2009)

Dengan penekanan pada upaya pengembangan kreativitas dan pengetahuan individu dalam sistem pendidikannya, tidak heran jika Belanda mampu menempatkan 5 universitasnyadalam daftar Times 2012 World Reputation Rankings for Higher Education.

Kreativitas yang telah mendarah daging tersebut mampu melahirkan inovasi-inovasi dalam dunia kerja masyarakatnya. Hasilnya? Pertumbuhan perekonomiannya menempati urutan ke 8 dalam World Globalization Index, dinobatkan sebagai The World’s 5th Larger Exporter oleh WTO, The World’s 2nd Best Place to do Business dalam Ranking Bloomberg, dan The Most Enterprising Nation in The European Union dalam Global Entrepreneurship Monitor . Beberapa perusahaan Belanda seperti Royal Dutch Shell, Unilever, dan Phillips juga masuk dalam deretan perusahaan terbesar di dunia.

Nah, ayo kita pupuk bibit-bibit kreativitas dalam diri kita. Belanda saja bisa, apalagi bangsa besar seperti kita!

– ditulis oleh Angela P. L.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s