#175 Jembatan Globalisasi Baru Masyarakat Belanda

Lahir di akhir abad 20 dan tumbuh bersama abad 21 menjadikan saya saksi pesatnya perkembangan teknologi. Layaknya deretan domino yang jatuh berurutan, inovasi baru yang muncul dan berkembang di tengah masyarakat seolah mendorong munculnya inovasi-inovasi lain. Salah satu life-changing innovation tersebut adalah internet. Inovasi tersebut melahirkan istilah-istilah seperti social media dan segala yang berawalan dengan ‘e’ (e-mail, e-book, e-store, e-banking, dsb) yang kini bagaikan angin lalu di telinga masyarakat modern di seluruh dunia.

Belanda merupakan salah satu negara yang ±89,5% masyarakatnya ikut serta dalam pemanfaatan teknologi yang satu ini (Internet World Stats, April 2012). Rasa penasaran saya semakin besar ketika mengetahui bahwa tahun ini negara tersebut menduduki peringkat keduadalam United Nations Public Administration Network’s E-Government Development Index.

Salah satu tolak ukur yang digunakan dalam riset tersebut adalah tingginya angka penggunaan internet oleh pemerintah dan para penyedia jasa untuk melayani masyarakat. Melalui situs-situs resmi yang dapat diakses oleh masyarakat umum, pemerintah menyediakan berbagai informasi yang terus update setiap harinya mulai dari ramalan cuaca, berita terbaru, peraturan pemerintah, event-event penting, data hasil riset, sampai informasi-informasi detail bagientrepreneur, pelajar dan turis. Para penyedia jasa pun juga tak mau kalah dengan menjadikan internet sebagai salah satu wadah promosi untuk menarik konsumen. Melalui situs-situs perusahaan, e-store dan berbagai jejaring sosial, mereka berlomba-lomba menggunakan strategi berbeda dalam pendekatan dan penawaran fasilitas terbaik pada konsumen.

Indikator yang juga tidak kalah pentingnya adalah angka kunjungan yang diterima oleh situs-situs tersebut dan partisipasi masyarakat untuk memberikan feedback melalui survey, kritik, dan saran yang membantu pengembangan situs atau jasa yang ditawarkan. Selain itu, aspek lain yang menjadikan negara ini unggul ternyata adalah tingginya tingkat interaksi dua arah secara online seperti misalnya membayar pajak, pembuatan passport, pendaftaran siswa baru,e-store (80% penggunanya berbelanja online – Statistics Netherlands, October 2011), e-banking, dsb.

Pemanfaatan ini ternyata juga diimbangi dengan kemampuan innovator dan entrepreneurBelanda yang terus meluncurkan inovasi-inovasi baru.

The Deloitte Technology Fast 500 EMEA merupakan penghargaan yang diberikan 5 tahun sekali kepada 500 perusahaan di bidang teknologi yang memiliki angka pertumbuhan penghasilan tercepat di kawasan EMEA (Europe, Middle-East, Africa). 500 negara penerima penghargaan ini tidak hanya berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi negaranya namun juga inovasi dan pengembangan teknologi di berbagai sektor seperti hardware, software, telekomunikasi, internet, life sciences (misalnya agrikultur dan clean technology), serta media dan hiburan. Hebatnya, empat perusahaan milik Belanda masuk dalam deretan the top 50!

Sebagai salah satu negara maju, wilayah mungilnya memang menjadi salah satu kemudahan dalam hal pemerataan kesejahteraan warga negaranya namun yang perlu ditekankan adalahkreativitas dan inovasi yang mampu mereka lahirkan membawa mereka dikenal melebihi luas wilayahnya. Bangsa yang tidak hanya menjadi saksi kemajuan tapi jugamau belajar mengembangkan kemajuan yang ada, bangsa yang tidak hanya mau memanfaatkan apa yang telah ada namun juga menciptakan alternatif baru yang tidak kalah hebatnya.

Well, bukankah sekarang tanah air juga sedang menantikan kontribusi jiwa-jiwa kreatif kita?Tunggu apa lagi??

– ditulis oleh Angela P. L.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s