#192 Cahaya yang Menari dalam Kaca

Well, apa yang terlintas dalam benak kamu ketika mendengar kata Belanda dan Kreatif?

Bagi saya, ketika mendengar kata Belanda, otak saya akan secara otomatis teringat tentang pelajaran sejarah. Ya sejarah, Indonesia memiliki sejarah yang panjang dengan negara di Eropa yang satu ini selama puluhan dekade sebelum kemerdekaan Indonesia. Jika dikaitkan dengan kata kreatif, hal yang pertama terlintas di benak saya adalah seni arsitektur. Belanda lah yang mengenalkan kepada Indonesia tentang teknik pembangunan gedung-gedung pemerintahan bergaya Eropa yang hingga kini masih tegak berdiri. Ada beberapa bangunan peninggalan Belanda yang sangat saya sukai, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia dan Gereja Katedral di Jakarta dan bangunan ikon kota Semarang, Lawang Sewu.
Pembahasan mengenai arsitektur Belanda mungkin merupakan tema yang sudah sering diangkat, namun saya ingin melakukan pendekatan dari sisi lain arsitektur tersebut. Keempat gedung yang saya sebutkan sebelumnya memiliki ciri khas yang menurut saya sangat indah, mozaik kaca warna warni. Mozaik kaca berukuran besar ditempatkan dengan sangat elegan di tengah bangunan megah yang bersifat maskulin dengan dominasi sudut khas gaya gothic dan klasik Eropa. Biasanya mozaik kaca ini menggambarkan satu tema cerita tertentu. Mozaik kaca di Museum Bank Mandiri menceritakan tentang keadaan empat musim di Eropa, di Museum Bank Indonesia mozaik kaca nya menggambarkan keadaan sosial ekonomi masyarakat pada tahun 1935, untuk cerita mozaik kaca di Gereja Katedral beda lagi yaitu bercerita tentang kisah yang diambil dari Injil, kitab suci umat Nasrani, sedangkan mozaik kaca di Lawang Sewu mengisahkan tentang lambang Kerajaan Belanda dan menggambarkan dua peri wanita.
Sinar matahari yang masuk menembus mozaik kaca akan semakin menegaskan keindahan seninya, saat itu akan terpampang detail indah gambar dan kekayaan warna warni dari tiap kaca penyusun. Sinar yang menembus ‘menari-nari’ di dalam kaca, bertransformasi menjadi the dancing light, yang biasnya jatuh ke lantai, terlukis dan terpantul indah dengan sangat memikat, menjadikan suasana amat damai dan mewah atau saya lebih suka untuk menggunakan istilah ‘grande’ untuk menggambarkan tingkat keindahannya.Lalu apa kaitan antara mozaik kaca dan kreatif? Menurut saya mozaik kaca yang indah saja tidak cukup untuk menciptakan bangunan megah nan indah yang menjadi semacam ikon seperti yang bisa kita lihat sekarang ini. Membutuhkan pemikiran jenius seorang pekerja seni dan kreatifitas tak terbatas dari sang arsitek untuk menggabungkan keindahan dan kemegahan yang ingin dicapai. Kreatif dalam menempatkan sentuhan lembut keindahan ditengah dominasi maskulinitas dari kebanyakan gaya bangunan Eropa. Hingga akhirnya menghasilkan pemandangan yang menurut saya ‘a kind of breathtaking master piece’.

Hal lain yang juga menurut saya merupakan sisi kreatif dari gaya arsitektur Belanda yaitu mereka mampu memikirkan bahwa Indonesia membutuhkan karakter bangunan dengan langit-langit yang tinggi agar sirkulasi udara lancar dan dengan sendirinya menciptakan udara sejuk secara alami dalam gedung mengingat Indonesia merupakan negara tropis dimana matahari terus terbit sepanjang tahun a.k.a temperatur udara nya tergolong cukup hangat dibanding dengan negara empat musim di Eropa.

So, bagi saya Belanda kreatif dari sisi seni arsitekturnya Menurut kamu?

– ditulis oleh Ferawati

4 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

4 responses to “#192 Cahaya yang Menari dalam Kaca

  1. nanda hadittama

    Harus banyak jalan2 ke bangunan buatan belanda nih, biar bisa tau kedalaman kreatifitas bangunannya.
    Thanks Fer buatan inspirasinya.

  2. fera

    Yup kaca patri adalah salah satu bentuk kreatifitas yg sangat ‘nyeni’ kalo menurut saya, penempatannya sangat tepat sehingga efek indahnya dapet bgt..hehe:)

  3. Adam

    Iya setuju bgt..Belanda memang salah satu negara yang kreatif..
    saya juga sangat mengagumi seni kaca patri yang ada di beberapa museum, seperti tersedot mesin waktu dan berada di era beberapa dekade yang lalu..dari zaman dahulu saja sudah kreatif 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s