#202 Creatief, Vasthoudend, Hardwerkende Nederlanders

Mendengar nama besar Belanda, perasaanku  bak dialiri setrum tegangan berskala rendah, mendesir, menyusup. Rasanya ada yang begitu “mengena“ dan mendalam di pikiranku yang menanti untuk digali lebih jauh.

Dalam benakku terlintas, tepatnya lima atau enam tahun lalu, aku pernah membuat permohonan beasiswa yang tak pernah kukirimkan. Kenapa? Karena aku tidak pernah punya keberanian. Aku tidak mengerti bahasanya, orang-orangnya, negaranya, apapun, kecuali satu hal: Tim Sepakbolanya. What so interesting about their football team? Apakah karena warna seragamnya adalah oranye, salah satu warna favoritku? Atau kenanganku menonton pertandingannya dengan ayahku? Yang aku ingat, bagaimana pemain sepakbola Belanda sangat wise di lapangan. Mereka bermain bak bunga tulip tertimpa angin sepoi-sepoi: tenang, anggun, tapi mematikan! Mungkin itulah awal simpatiku kepada kepribadian orang-orang Belanda yang terwakilkan oleh permainan sepak bolanya.

Selebihnya, yang terekam adalah bunga-bunga tulip warna kuning cerah, wooden clogs – sepatu kayunya nan unik berpadu  dengan bersahaja sekaligus klasiknya pakaian tradisional para Dutch, kebesaran kincir anginnya, dan apalagi kalau bukan bendungan megahnya, Afsluitdjik yang selesai jauh di awal abad 20. Pernahkah terpikir bagaimana H.A Lorenzt sang arsitek meyakinkan ide spektakulernya itu jika bukan berarti yang menerima ide adalah mereka yang membentangkan tangan pada kreatifitas? Bahkan ada banyak bukti fisik indah dan megahnya bangunan dan gedung peninggalan masa penjajahan Belanda di tanah air yang masih berdiri kokoh sampai saat ini, tidak terusik zaman.

Aku mungkin akan berhenti sampai di situ saja, kalau bukan karena siaran televisi yang menayangkan sang koki yang meramu muffin ulat, cake belalang dan coklat serangga sebagai makanan yang bernilai gizi tinggi dan mulai digemari. Dan, dia berkebangsaan Belanda, Henk van Gurp, yang sangking terkenalnya sampai menulis buku tentang kumpulan resep kuliner nyentriknya itu. Hmm, aku mulai berpikir, tidak dulu, tidak sekarang, ide-ide luar biasa terus muncul oleh orang-orang Belanda ini.

Sebut saja, Hugo Kaagman, sang seniman cat pilok yang memiliki ‘passion’ dalam dunia seni stensil – yakni  gambar atau lukisan yang dibuat secara berulang-ulang dengan menggunakan cetakan atau mal yang akhirnya dibayar untuk mengkreasikan grafitinya di beberapa tempat seperti ekor pesawat milik maskapai penerbangan Inggris, sebuah bis milik Hotel Hilton di Athena, station metro, dinding, keramik dan canvas. Dan ternyata, kalau melihat lebih detil lagi, Belanda memang terkenal dengan super kreatifnya di bidang arsitektur (it’s no doubt about it), Desain, Gaming dan Fashion.  Hal ini mengingatkan saya tentang luar biasanya jumlah desainer Belanda, 1300 fashion designer, dengan brand-brand yang mendunia seperti Spijkers en Spijkersdengan ciri khasnya yang casual, dinamis dan elegan sekaligus berjiwa muda.

Belum lagi jika menyebut inovasi-inovasinya dalam bidang teknologi baik komunikasi maupun transportasi. Masih kuat membayang dalam ingatan saya bagaimana dahsyatnya angkot superbus Belanda yang ramah lingkungan, juga ide brillian di balik mobil terbang dan vibration energy, sebuah model pencitraan masa depan yang spektakuler yang diharapkan mampu menjawab tantangan tentang penghematan energi dan kemacetan.

Belanda bukanlah Negara kaya raya, bahkan kenyataannya keuntungan geografisnya jauh di bawah Indonesia. Namun, keterbatasan dan tantangan telah membuat semangat orang Belanda yang terkenal ulet dan pekerja keras terasah dan semakin tajam. Buktinya, Belanda menjadi salah satu Negara Eropa yang paling maju dalam industri kreatifnya. Grote Nederlandse!

– ditulis oleh Roy Sari Milda Siregar

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s