#207 Dutch Green Fashion

Menilik kreatifitas warga Belanda memang tidak ada habisnya. Tengok saja bangunan maupun infrastruktur hasil tangan dingin mereka yang spektakuler yang menjadikan Belanda sebagai negara hunian ternyaman ke-3 dunia. Tak heran jikaRichard Florida, dalam bukunya “The Rise of the Creative Class” menempatkan Belanda di peringkat ke-8 Indeks Kreativitas Dunia.

Selain sarat kretifitas, warga Belanda pun sangat peduli terhadap lingkungan. Menurut informasi dari seorang sahabat disana, mereka tidak gengsi mengenakan pakaian bekas yang diperoleh dari “warisan” keluarganya, hal itu karena mereka sadar bahwa proses pembuatan pakaian ternyata boros energi  dan mencemari lingkungan.
Menyikapi kondisi tersebut, produsen fashion Belanda mulai berbenah dan menunjukan tanggung jawabnya terhadap lingkungan dengan cara mengkampanyekan “Green Fashion”. Tema ini menjadi tema hangat di berbagai seminar, pameran, perkuliahan dan tentunya di ajang fashion show.
Green fashion menjadi tema perhelatan tahunan Amsterdam Internasional Fashion Week(a)  ke-15  yang diadakan diWestergasterrein, Juli 2011 lalu. Bersama dengan Departemen Ekonomi, Pertanian, dan Inovasi Belanda, AIWF mengadakan Green Fashion Competition, sebuah ajang kompetisi bagi designer kreatif yang memiliki visi menghasilkan fashion ramah lingkungan.

Produk fashion dikatakan green apabila memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya, vegan, bermaterial organik, recycle,vintage dan berbasis fair trade. Semua peserta kompetisi tentunya memperhatikan kriteria-kriteria tersebut. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai kalangan, salah satunya dari tingkat akademisi
Dunia akademis Belanda memang menawarkan berbagai sekolah kreatif seperti Akademi Rietveld,  Amsterdam Fashion Institute(b) dan juga ARTEZ Institute yang melahirkan designer berbakat; Iris van Herpen. Koleksinya pernah digunakan oleh Lady Gaga dan Björk. Bahkan Dress 3D-nya yang berbahan dasar air dan asap, menjadi satu dari 50 penemuan terbaiksepanjang 2011 (versi majalah TIME).
Pengetahuan pro-lingkungan telah menjadi bagian dari kurikulum sekolah Belanda. Tak heran jika siswa tingkatMiddelbaar Beroepsonderwijs mampu merubah kertas bekas menjadi gaun seperti ini(c).
Soal gerakan green fashion, negara yang memiliki fashion designer sekitar 1300 orang ini memang selalu berada di garis depan.  Negara ini melahirkan eco label trendi pertama dunia yaitu Kuyichi. Koleksi denim(d)Kyuchi menggunakan katun organik melalui proses yang ramah lingkungan. Begitu pula Elsien Gringhuis, pemenang AIWF Green Competition 2011 ini menggunakan bahan-bahan eco-lux dari bambu, wol dan sutra  di setiap koleksinya. Namun tidak dengan Maison Martin yang lebih suka memanfaatkan barang bekas seperti tutup pena yang disulap menjadi jaket(e). Karyanya saat ini dipamerkan di Museum Rotterdam.

Di negara penghasil top model terbanyak dunia ini pun terdapat organisasi-organisasi yang berperan memperkuat ekonomi dan budaya fashion Belanda baik tingkat nasional maupun internasional seperti SolidaridadMade-ByDutch Mode Foundation dan Fair Wear Foundation. Organisasi-organisasi ini sekaligus menjadi wadah bagi para desainer untuk mengembangkan kreatifitasnya.  Perkembangan  green fashion negara ini dapat dipantau melalui  ‘Groen het Nieuwe Zwart’, sebuah newsletter khusus yang berisi laporan terbaru tentang merk berbahan organik, juga info aktual tentang desainer dan organisasi baru yang menyuarakan green fashion.
Fasilitasi pemerintah, sokongan organisasi dan pengaruh positif dunia akademik menjadikan pertumbuhan fashion negara ini bak pedal rem yang terlepas. Meluncur kencang dan terus melesat. Reputasi Belanda sebagai negara fashion kreatif yang mengedepankan kelestarian lingkungan memang patut untuk diapresiasi. Rasa-rasannya Milan dan Paris harus mulai membuka tangan nih untuk memeluk Amsterdam yang kian merapat. 🙂
– ditulis oleh Hafsah

12 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

12 responses to “#207 Dutch Green Fashion

  1. niyfiNnie

    wow,hebat y mengkreatifkan otak dg wadah fashion tp tetap berteman dg alam,ini br namanya pintar yg bersahabat,,

    • hafsahaf

      Yuhuuu.. Top markotop ya.. Indonesia jgn mau kalah niih.. Krn ternyata AIFW belanda ini adalah ajang fashion week ter-Green sedunyaa.. Mantep ga tuh? Musti ditiru nih..

  2. Intan Ratna Maharani

    informasi yang sangat menarik nih Haf….Belanda itu betul2 kreatif tapi kelestarian lingkungan tetap diperhatikan…

    • hafsahafs

      kreatif di segala hal memang, mantap yak.. Mudah2n kita ketularan.. amin
      selanjutnya ada artikel ke2 aku tentang potato yang juga ngebahas kreativitas warga belanda.. cekidot yaa 😀

  3. Ghea Maharani

    Mmmhh… apa kabar dengan ecological foot printnya yah.. Artikelnya oke.. semangat hafcuuhh

    • hafsahafs

      ecological footprint ada yang tetap tinggi ada yang berkurang.. setidaknya ga bikin kain baru udah mendukung keberlanjutan fashion (hemat energi) kok.. hihihhi
      makasi geoool…

  4. linda

    Waaaww… belanda emang jagonya 😀 Ayo Indonesia jg jgn mau kalah 🙂

  5. hafsahafs

    aku juga ga kepikiran kek gmn.. yang pasti dibuat lewat pemikiran kreatif dan dibantu oleh tekhnologi tinggi.. 😀

  6. hafsahafs

    makasi makasi makasi kakaaaa….

  7. ardi

    Baju dengan bahan dasar air & asap, gak kebayang cara bikinnya.. Kreatif banget ya!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s