#229 Persiapan Indonesia 2030 dari Belanda

Negara terhimpun dari penduduk yang memiliki kesamaan visi dan misi yang diatur oleh peraturan dalam ruang wilayah yang ditinggali. Negara memiliki seperangkat alat penggerak dalam menjalankan visi dan misi tersebut sehingga penduduk dapat terayomi dengan baik. Penduduk sebagai penguasa tak langsung terbesar dari suatu negara memiliki pola kehidupan yang menentukan arah kebijakan negara tersebut. Jumlah penduduk yang meningkat atau sebaliknya berpengaruh terhadap kehidupan dari penduduk didalam negara tersebut. Pola naik turunnya tersebut memiliki dampak yang  beraneka ragam, dan memerlukan kesiapan negara dalam mengaturnya. Statistik Penduduk atau secara umum digambarkan dengan Piramida Penduduk memberikan gambaran kelompok umur penduduk yang menjadi penopang atau tanggungan terbesar negara tersebut. Belanda negeri dengan tanah-tanah rendah atau Koninkrijk der Nederlanden mengajarkan kesiapan untuk Indonesia menanggapi Isu Ledakan Lansia tahun 2030.

Jumlah penduduk Usia Muda Belanda sama dengan jumlah penduduk usia tua nya atau disebut jenis piramida penduduk granat (gambar kiri). Seperti dilihat dalam Statline Centraal Bureau voor  de Statistiek, Angka Harapan Hidup Pria dan wanita dari tahun 2010 hingga tahun 2012 meningkat, di tahun 2010 sebesar 78 tahun untuk pria dan 82 tahun untuk wanita, dan perkiraan angka harapan hidup dengan persentase jumlah usia 65 tahun ke atas terbesar ada di tahun 2037, yaitu 82 tahun untuk pria dan 85 tahun untuk wanita.

Angka harapan hidup yang tinggi dan tidak disertai dengan peningkatan pertumbuhan penduduk di usia muda mengakibatkan terjadinya kesamaan jumlah penduduk usia muda dan usia tua, atau sebaliknya dapat terjadi ledakan penduduk lansia. Hal tersebut merupakan isu utama yang akan terjadi di Indonesia pada tahun 2030. Program keluarga Berencana yang dicanangkan pemerintah ternyata bisa mengatasi baby boomer, dan saat ini pada tahun 2010 untuk pertumbuhan penduduk indonesia ada pada tahap below replacement level yang mengarah pada tidak ada pertambahan usia muda dan adanya peledakan usia lansia dengan angka harapan hidup sebesar 80 tahun.

Negara Kincir angin, Belanda dengan sistem administrasi yang baik, serta menjadi negara paling bahagia di dunia pada urutan ke-4, dibuktikan dengan tingkat harapan hidup yang tinggi dengan rata-rata 80 tahun. Kesiapan negara belanda untuk mengayomi para lansia menjadi perbandingan untuk Indonesia dalam menghadapi ramalan ledakan lansia di tahun 2030.

Kreativitas lahir akan ide cemerlang untuk mengatasi sebuah permasalahan, dan kreativitas tidak hanya menghasilkan sesuatu yang unik kemudian hilang ditelan masa setelah keunikannya itu dinikmati oleh banyak orang. Kreativitas yang bertahan lama merupakan ide cemerlang yang didukung sistem pembentuknya sehingga dapat bertahan lama, karena penikmatnya dapat mencontohnya dan menerapkan ditempat ia berada.

Kreativitas pengelolaan lansia dengan didukung oleh sistem administrasi yang baik, telah membuat belanda dapat mengayomi lansianya melalui sistem pensiun dan adanya pengelolaan lansia lewat rumah-rumah lansia yang disediakan pemerintah. Kehidupan lansia secara tidak langsung ditopang oleh yang masih bekerja itulah salah satu sistem di belanda dalam mengayomi para lansia. Selain itu ide kreatif dari pemerintah dalam mengurusi para lansia adalah dengan membuat rumah besar yang dibedakan warna catnya tergantung tingkat kemandirian para lansia dalam menjalani kesehariannya.

Misalnya untuk orang tua yang masih mandiri, rumahnya di cat dengan warna kuning, sedangkan cat warna merah artinya harus mendapat perawatan suster, bahkan ada yang dinamakan rumah kematian. Rumah ini khusus bagi mereka yang sudah sakit parah atau dalam kesehariannya harus dibantu oleh suster yang disediakan oleh dinas sosial negara tersebut.

Kreativitas nyata, yang tak lekang dimakan zaman dan bermanfaat untuk semua.

– ditulis oleh Khairunnisah

9 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

9 responses to “#229 Persiapan Indonesia 2030 dari Belanda

  1. Nisa NS

    tulisan yg bagus! analisis yg jrg dilakukan mgenai masalah kpenduduk.. jrg2 nih ad yg nulis ttg kpendudukn, biasanya plg byk tulisn ttg ekonomi
    smoga sistem di Indonesia bisa mencontoh Belanda dlm mnsejahterahkan trutama lansia yaa.

  2. rini

    riny_saraz
    informasi yang bagus bgt….. yok qta sebarkan
    ke yang lain.
    “memang sudah saatnya para pemuda di Indonesia bergerak….ayo bergerak teman2… ga usah nunggu pemerintah, qta aja duluan yang bergerak dengan menyisihkan uang qta, dari situ bisa bikin rumah, kayak yang dilakukan negara belanda, bukan hanya rumah tapi dari uang itu juga buat makan ato beli kebutuhan yang lain kan???

  3. erya

    karena belanda pernah menjajah Indonesia, berarti bisa dong kita jadi warga Belanda…….. he he he

  4. woww…..jumlah lansia di Indonesia akan lebih banyak di tahun 2030?? Apa jadinya ya nanti?? :,
    di Belanda para lansia sepenuhnya di tanggung pemerintah sana, sampe sampe dibuatin rumah khusus untuk membedakan setiap lansia. Bagus dan hebat banget inii!!! Nah kalo di sini, yang jelas2 ada di Undang2 aj bahwa “fakir miskin dan anak2 terlantar di tanggung sepenuhnya oleh negara” sepertinya dijalankan dengan amat sangat buruk pelaksanaannya oleh pemerintah negara tercinta ini….
    Apalagi untuk memperhatikan para lansia sama seperti yang Belanda lakukan????
    Entahlah……..rasanya mungkin harus menunggu agak lebih amat sangat lama lagi
    -,-”
    yahh….semoga aj kedepannya nanti negara ini bisa melakukan hal yang sama dengan yang pemerintah Belanda lakukan untuk rakyatnya….
    hehe….sorry yah commentnya kepanjangan.
    ^o^

  5. Noname

    Statistik banget dah, tapi overall its ok
    bisa dibayangkan ketika 2030an nanti Indonesia bakal terjadi boomer lansia, pasti panti jompo di mana2 penuh. Kalo gak dikelola dengan baik gimana jadinya nasib orang2 tua kita atau bahkan kita sendiri???
    Moga pemerintah serius menangani hal ini dengan belajar ke negri seribu tanggul
    terus berkarya, overlevenden strijd

  6. rochadi

    Enak nih kalo bisa pensiun dini di Belanda. kalo rumah coklat bata artinya apa yah bu?

  7. Cecyl Edogawa

    “kreatifitas dengan sistem administrasi yang baik”
    Implementasi ini yang akan butuh kematangan strategi dan dukungan teknologi, sehingga eksekutor lapangan dapat terorganisir dan rapih…
    Semoga Sukses, dan Sukses itu kan bermula dari sini…

  8. New knowledge 🙂

    special for the writer : siapa yg akan menyangka kalau menara pertama ada di Belanda.. Smangaaatt \\(^_^)//

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s