#234 Belanda Tersenyum, Dunia Memberi Senyum

Assalammu’alaikum….
Apa kabar? Semoga selalu sehat dalam suasana yang bahagia ya…*amiiinnn..*
Ngomongin tentang bahagia, ternyata suasana hati seseorang dapat mempengaruhi kreatifitasnya lho… Iya, keadaan hati seseorang dapat membuat orang tersebut imaginatif, kreatif dan Talita Latif… *Talita latif itu artis…Dis…!* iya, saya juga tidak tau kenapa tiba-tiba dia muncul, mungkin dia salah satu orang kreatif. Oke, kembali ke topik, riset yang dilakukan oleh William Morris menyatakan bahwa  suasanan hati memberikan informasi kepada kita mengenai kecukupan sumber daya  untuk menemukan kebutuhan saat ini atau yang akan datang. Bila suasana hati baik, individu akan merasa dapat menghadapi tantangan dan resiko, sedangkan bila suasana hati buruk, individu akan kehilangan optimisme dan keyakinan.
Nah, kreatifitas juga muncul akibat suasana hati tersebut, jika suasana hati buruk, kreatifitas cenderung untuk menolong diri sendiri, sedangkan bila suasana hati baik, kreatifitas cenderung untuk menolong banyak hal.
Melihat faktor suasana hati dan kreatifitas tersebut, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan riset dan menerbitkan laporan “World Happiness Report” yang menunjukkan negara-negara paling bahagia di dunia, 5 besar diantaranya yaitu Denmark, Finlandia, Norwegia, Belanda dan Kanada. Kali ini saya akan membahas kebahagiaan yang mempengaruhi kreatifitas masyarakat Belanda.
*kenapa  bukan Denmark? Kan Denmark yang nomor-1?*
Iya, tapi kan tema-nya tentang Belanda bukan Denmark..hehehe…
Alasan lain kenapa saya membahas Belanda adalah karena kalau dilihat dari geografis dan geologinya, Belanda kan seharusnya berupa negara kecil yang sebagian wilayahnya tertutup air, tapi kok bisa-bisanya Belanda berada di urutan keempat.
(#ambil perlengkapan detektif, menyelidiki)
Orang-orang Belanda ternyata selalu menjaga suasana hati mereka dengan saling peduli. “Coba deh kamu pergi ke Belanda, dan bilang ‘excuse me…’ pasti mereka langsung siap membantu”, gitu kata teman saya yang pernah pergi ke Belanda. Mereka juga selalu menjaga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi, tau sendiri kan, kalo sedang lapar dan salah makan suasana hati pasti jadi ga baik?
Dengan suasana hati mereka yang selalu terjaga tersebut, mereka bisa menghadirkan kreatifitas yang bermanfaat bagi semua orang. ”Untuk apa kreatifitas jika hanya dinikmati orang tertentu saja.”, kata mereka, sehingga saat ini banyak hasil kreatifitas mereka yang dapat dimanfaatkan orang lain. Kincir angin bermanfaat bagi Belanda dan negara lain karena daya tarik wisata. Transportasi dominan Belanda, sepeda, bermanfaat bagi pengguna sepeda tersebut (sehat), bagi Belanda (tidak macet) dan bagi dunia (mengurangi polusi dan emisi berbahaya).
*Wiihh…keren, kreatifitas  hasil kebahagiaan*
Kreatifitas mereka juga tidak hanya ditujukan bagi sesama manusia, bagi hewan pun mereka membagi kebahagiaan. Karena ingin membagi bahagia untuk binatang, mereka mendirikan Party for the animals pada tahun 2002 (oleh Marianne Thieme), memiliki perwakilan di parlemen sehingga mereka bisa memperjuangkan hak dan kesejahteraan binatang.
*so…sweettt…meoonnnggg*<<<kata kucing saya.
Tak hanya itu, karena ingin membagi kebahagian dan kreatifitas dengan Indonesia, Belanda bekerjasama dengan Indonesia dan mengadakan kompetiblog, jadi orang Indonesia bisa pergi langsung ke Belanda hanya dengan menulis di blog. Sungguh kreatif.
*kok,kreatif?* Iya, karena dari program tersebut, orang Indonesia bisa mempelajari kebahagiaan dan inovasi di Belanda secara langsung, dan bagi Belanda, nama mereka akan semakin tersimpan banyak di data search engine sehingga semakin dikenal dunia dengan kemajuannya. Kreatif banget kan???
– ditulis oleh Hawadis

14 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

14 responses to “#234 Belanda Tersenyum, Dunia Memberi Senyum

  1. depay

    dulu, belanda emang penjajah kita, sakit bgt 350 tahun nenek moyang kita disiksa secara fisik dan intelektual, dibego2in..untungnya skrg ga ya? bnyk temans yg dapat kesempatan nimba ilmu disana, bisa balik lagi ke indo buat aplikasi ilmunya, smg yg ikut kompetiblog ini jg dapat kesempatan kesana 😉
    summer 2005 saya iseng backpacking kesana buat buktiin apa rasanya berada didalam kincir angin dan jalan-jalan pake waterbus nyusurin kanal-kanalnya.. (terinspirasi dari naek sampan di sungai kapuas hehe), ga cuma merasakan betapa belanda ternyata “make me feel like home” juga, mungkin karena dibawah alam bawah sadar kita udah punya koneksi dg negara ini, klo kebelet pipis juga gampang cari WC, ga perlu nanya2 karena bahasanya sama 😉
    aniwey… senyum bawa berkah eui… keramahan org belanda nular ke warga negara laen yg lagi maen kesana… akibat sy senyam-senyum sana sini eh dikasi tiket waterbus gratis sama orang korea yg juga balas senyam-senyum saye..makin nyengir lebar laaaaaaahhhh…

    • iya, amiinn…..
      waw, hanya dengan senyum bisa dapet tiket waterbus??? luar biasa, ternyata anda sangat kreatif dalam tersenyum… jadi pengen belajar ‘senyuman’ yang anda pakai saat itu.. hehehe… 🙂

      terima kasih….

  2. zest zahra

    Subhanallah…negeri kincir angin
    ingin juga menikmati suasana alamnya
    dan ‘mencuri ilmu’ dari sana

    • hayuuk, kita pelajari budaya, tradisi dan bahasanya…. kata orang yg bijak “entah siapa”, kalo kita sudah mempelajari suatu hal, berarti kita selangkah mendekati hal tersebut…. 😀

  3. Ga perlu jauh2 pergi ke Belanda, masih banyak peninggalan penjajahan Belanda yang masih dimanfaatkan org Indonesia.. Walaupun sudah berumur.. Jadi,banyak hal positif yang didapatkn bangsa Indonesia atas penjajahan Belanda.. Tapi sayangnya peninggalan2 tersebut tidak dipelajari dan dikembangkan..

  4. i want to spend a part of my life in there… satu hal tentang be;landa ‘budaya’… subhanallah

    • iya, saia juga ingin menghabiskan waktu saia di Sana walau bentar… Benar, budaya mereka sudah sangat terkenal di manca negara makanya banyak orang dari negara lain yang ingin ke sana juga…. keramahan warganya, kepatuhan terhadap pemimpin, saling peduli, pasti bikin betah… Coba negara kita juga bisa memiliki kepedulian yang tinggi juga, baik bagi sesama maupun lingkungan, mungkin hari kita akan selalu indah… sayangnya, budaya hanya akan terbentuk dengan proses waktu yang sangat lama…. jadi mari mulai dari diri kita sendiri untuk menciptakan budaya yang baik, melemparkan senyum dan sapa di tiap berjumpa orang lain juga bisa menjadi budaya yang baik…. keep smile 🙂

  5. positive feeling dan positive character = positive emotion = authentic happiness katanya Seligman…..so apa lagi yang mau dicari selain happiness? dan mudah2an kita termasuk dan dapat terus belajar untuk menjadi orang2 yang bahagia (dunia dan diakhirat..he..he.)….goed….goed…

    • Amiin ya pak…. karena sesuatu jika tidak diputuskan dengan senang hati hasilnya akan kacau, timbullah sesal… makanya orang sering bilang,” tenanglah, berpikir dengan kepala dingin!” dan kepala dingin dapat dihasilkan jika hati sedang tenang, hati tenang diperolah jika perasaan sedang happy….. jadi mari kita selalu membuat perasaan bahagia…… 😀

  6. Bontor Jumaylinda Gultom

    Ya, walaupun kaki saya belum pernah ke Belanda dan memastikan kebenaran tulisan ini, tapi ada keyakinan yang membenarkan hal itu. Sentuhan ide kaum intelektual Belanda yang telah merancang kota Pontianak berbasis Air. Bentuk keramahan pada potensi alam kota Pontianak. Andai hal itu dipahami dan ditularkan pada pemerintah Kota Pontianak, mungkin Pontianak akan seindah Amsterdam…

    • walaupun kaki belum pernah, setidaknya “bacaannya” udah nyampe kesana ya bu..he..he..

    • Untuk memperoleh atau mewarisi gaya merancang orang Belanda, maka kita harus membuat diri bahagia dulu dengan semangat optimis… sehingga saat akan merancang Pontianak ini yang ada hanyalah visi optimisme untuk berhasil, ga ada lagi pertanyaan pesimis, “emangnya bisa?” 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s