#247 Yang Terindah yang Tercantik di Kakiku

Belanda, salah satu Negara di Benua Eropa yang sangat ingin aku kunjungi. Jika tahun depan aku diterima sekolah disana dengan beasiswa, maka itu akan menjadi anugerah terbesar dan terindah seumur hidupku.

Aku memang belum pernah kesana. Tapi aku sangat tertarik dengan segala hal mengenai Negara kincir angin ini. Sebuah Negara dengan kebiasaan memakai sepeda kemana-mana. Sebuah Negara dengan lambang bunga tulip yang melekat erat dalam citranya. Belanda adalah Negara yang unik dan sangat kreatif dimataku.

Seorang dosen di universitasku pernah menceritakan saat-saat ia bersekolah master disana. Tentang ramahnya warga kota, tentang indahnya musim dingin dengan butiran salju lembut yang memukau, sistem pendidikan yang modern dan menyenangkan, bangunan-bangunan kota yang klasik dan indah. Betapa menarik Belanda, is that right?

Bercerita mengenai Belanda, tentu tak ada habis-habisnya. Indonesia dengan keadaannya sekarang, sama sekali tidak bisa lepas dari sejarah panjang bersama negeri Belanda. Banyak bangunan tua yang masih kokoh dan terawat indah di Indonesia. Bahkan, peninggalan-peninggalan bangunan ini menjadi tempat wisata sejarah di negeri kami. Tidak sekedar bangunan, namun gedung tua itu adalah saksi bisu yang merefleksikan perjuangan panjang negeriku mencapai kemerdekaannya. Terlepas dari semua penjajahan dimasa lalu, tetap secara objektif kuakui bahwa kehebatan manusia-manusia Belanda dalam merancang dan membangun sebuah gedung sangatlah hebat. Teruji gedung-gedung tersebut bertahan hingga kini dari puluhan tahun lalu. Mereka seperti bercerita dan menyambut kami, generasi masa kini dan generasi mendatang agar kami tetap mengingat perjuangan masa lalu kami hingga sekarang bisa berdiri sebagai Negara Indonesia yang merdeka. Bangunan-bangunan itu juga salah satu bukti dari kreatifitas pemikiran manusia-manusia Belanda dimasa itu.

Mari kita bicara mengenai salah satu karya manusia negeri Belanda. Aku pernah melihat di televisi, tentang sepasang sepatu cantik yang terbuat dari kayu. Namanya klompen, sebuah bacaan di internet mengatakan bahwa sepatu itu dibuat oleh para pria untuk calon pengantin wanitanya. Wah, seandainya ada seorang pria membuatkanku sepatu secantik itu.. haha. Aku pasti terbang melayang dan melupakan bumi, hehehe.

Artikel itu juga mengatakan bahwa sepatu itu dulu dibuat dengan tangan dan membutuhkan waktu sampai seminggu untuk membuatnya. Tentu tidak mudah, karena sepatu itu harus mempunyai ukuran yang tepat dan harus sama antara sepatu kanan dan sepatu kiri. Wah, hebat sekali bukan? Sangat kretif! Kalau aku bisa sekreatif itu, aku mau jadi pengusaha klompen di Indonesia, hehe. Sepatu itu kini tak hanya berfungsi sebagai sepatu, namun bisa dijadikan souvenir atau pot bunga ditaman. Banyak lagi hal yang menarik dari Belanda, namun sepatu itu adalah yang paling terpatri dalam benakku. Membayangkan sepatu yang terindah, yang tercantik ada dibawah kakiku. :D

I love Dutch, and wish I’ll be there, soon. :)

– ditulis oleh Fita Fitriana R.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s