#260 Sadar akan Polusi Air, Belanda Giatkan Penelitian di Bidang Air

Waktu saya membuka website tentang kuliah mahasiswa internasional di Belanda, saya membaca headline tentang belajar H2O, “jika anda ingin belajar air, belajarlah di Holland.” Awalnya saya yang bukan jurusan manajemen air dan lingkungan  merasa sedikit bingung, mengapa hanya untuk belajar air saja harus jauh-jauh di Belanda. Kemudian saya tertarik mencari tahu hal tersebut, dan barulah saya ketahui jika negara Belanda sangat niat mempelajari lebih dalam tentang manajemen air, limbah air, dan sebagainya termasuk pula mengajak mahasiswa internasional untuk bergabung mempelajari tentang air. Tidak bisa diketahui pasti alasan mengapa Belanda menelisik lebih jauh tentang air, namun asumsi yang paling logis adalah polusi. “Polusi adalah harga yang harus dibayar untuk teknologi” mungkin hal itu yang menimpa Belanda.

Kemajuan industri dan agrikultur di Belanda harus ikut pula dibarengi dengan pencemaran sumber air dan sungai-sungai yang meliputi polusi logam berat, senyawa-senyawa organik, nitrat, dan fosfat. Bahkan setelah tahun 1960 sumber air (sungai, kanal, danau) di Belanda ditutupi oleh alga karena kelebihan nitrogen, fosfor, dan penurunan kadar oksigen. Selain itu, air tercium bau menyengat, kehidupan akuatik hilang, tanaman rusak karena kualitas air yang jelek sehingga para petani mengalami kerugian ekonomi yang besar. Oleh sebab itu, pemerintah Belanda kemudian mengeluarkan Dutch Law Pollution Surface Water untuk manajemen limbah dan keberlangsungan air. Penelitian di bidang air serta kerja sama internasional pun didukung penuh oleh pemerintah Belanda seperti IWA, UNESCO-IHE, Global Water Research Coalition. Pemerintah Belanda ikut ambil bagian yang strategis di International Water Association(IWA) yang bergerak dalam penelitian air, praktek, peraturan, konsultasi industri, dan manufaktur untuk membuat inovasi air, solusi pragmatis dan berkelanjutan untuk kebutuhan global. UNESCO-IHE Institute for Water Education juga berada di Belanda, tepatnya di kota Delft untuk menjalankan program penelitian limbah air. Belanda juga tergabung dalam Global Water Research Coalition dengan membentuk KWR Water Cycle Research Institute (Netherlands) yakni lembaga penelitian independen dalam pengembangan perusahaan sektor air minum Belanda dan penelitian lebih luas dalam siklus air. Sampai saat ini, banyak peneliti maupun profesor dari UNESCO-IHE atau universitas-universitas di Belanda yang menciptakan inovasi untuk mendapatkan air yang sehat dan pengelolaan limbah air. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan ke dunia dan tidak sedikit yang diterapkan untuk keberlangsungan air dan penyelamatan lingkungan sebagai contoh Prof. Lettinga dengan penelitian upflow anaerobic sludge blanket reactor  dan Prof. Branislav Petrusevski dengan penelitian filter untuk memisahkan arsenik berbahaya dari limbah air. Sangat kagum dengan usaha pemerintah dan warga Belanda yang niat mengatasi limbah air yang terjadi di negaranya. Belanda sudah sadar akan masalahnya oleh karena itu Belanda mencari dan mengeksekusi solusi. Salut !

– ditulis oleh Rizka Ristriyani

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s