#180 Belanda Kembali Menjajah

Mendengar kalimat ‘Belanda kembali menjajah‘ membuat pikiran sejenak melayang ketika Belanda dahulu menjajah Indonesia. Tetapi menjajah? dijaman seperti sekarang? ya, Belanda kembali menjajah Indonesia. Bukan hanya Indonesia, namun juga dunia! Eits.. jangan panik dulu. Kali ini, Belanda bukan menjajah Indonesia ataupun dunia dengan kekuatan militer atau VOC-nya, namun dengan kreativitasnya.
Masyarakat Belanda terkenal sangat kreatif. Sebagian wilayah Belanda yang berada dibawah permukaan laut, mengharuskan masyarakat dan pemerintah Belanda berpikir kreatif agar wilayahnya yang relatif sempit tidak semakin sempit akibat gerusan air laut. Salah satu idenya dengan membangun bendungan besar-besaran, yang dimulai sejak abad ke-10. Proyek tersebut dinamakan proyek antibanjir, Delta Work, yang dibangun untuk menghalau air laut dari daratan serta memperluas daratan Belanda. Proyek tersebut sangat sukses, bahkan Delta Works sampai sekarang masih berdiri kokoh. Karena kesuksesannya tersebut, banyak negara-negara di dunia menobatkan Belanda sebagai kiblat dalam pengelolaan air.
Kreativitas Belanda tidak berhenti sampai disana, koran vertikal pertama juga dihasilkan dari pemikiran kreatif orang Belanda. Bahkan Dutch Daily News bulan April lalu, memberitakan WTO telah menempatkan Belanda pada urutan kelima negara pengekspor terbesar di dunia setelah China, Amerika Serikat, dan Jerman. Bagaimana mungkin negara dengan luas wilayah yang relatif kecil serta sebagian wilayahnya berada di bawah permukaan laut, bisa menjadi negara pengekspor terbesar kelima? Sedangkan Indonesia yang berkali kali lipat lebih luas tidak bisa? malah menjadi negara importir? Hal ini tidak lain karena kreativitas Belanda yang dapat memanfaatkan lahan semaksimal mungkin. Perpaduan yang klop antara kreativitas, riset, dan dukungan pemerintah Belanda membuat semua itu terjadi. Banyak penemuan-penemuan penting dunia yang juga dihasilkan oleh kreativitas masyarakat Belanda, seperti vibration energi, penanaman perhiasan pada mata manusia, lampu LED melayang oleh Philips, mobil terbang, dan bahkan CD(Compact Disk) yang sering kita gunakan, juga ditemukan dan dikembangkan oleh perusahaan Belanda, yaitu Philips. Walaupun begitu, kreativitas tersebut tidak serta merta membuat masyarakat Belanda stress, depresi, atau mengeluh. Dalam ‘Word Happiness Report’ oleh PBB, Belanda menempati urutan keempat negara terbahagia di dunia. Survey Health Behaviour in School-Aged Childeren (HBSC) yang dimuat dalam Dutch Daily News tanggal 3 Mei lalu juga menyebutkan bahwa anak-anak usia 11 sampai 15 tahun di Belanda, menempati urutan pertama anak-anak terbahagia di Eropa, serta melebihi Amerika.
Dengan kreativitasnya tersebut, bukan tidak mungkin Belanda akan menjajah dunia dan juga menjajah Indonesia kembali. Bukan menjajah ala militer lho, tetapi dalam arti positif, merajai pasaran dunia dengan produk dan ide kreatif mereka. Dan sangat beralasan jika banyak anak muda dari segala penjuru dunia memilih Belanda sebagai salah satu negara tujuan study. Selain menuntut ilmu, mereka juga mencari tambahan kreativitas untuk membangun bangsanya masing-masing. Bagaimana dengan kita? Indonesia juga bisa! Indonesia memiliki lebih banyak sumber daya alam serta lokasi yang sangat strategis, melebihi Belanda. Hanya saja, kita belum dapat memanfaatkannya dengan maksimal, seperti Belanda. Ayo anak muda Indonesia, mari belajar dari Belanda. Menambah ilmu, menambah kreativitas, agar Indonesia juga bisa menjajah dunia dengan ide dan produknya, seperti Belanda.
– ditulis oleh Sri Utari
Iklan

5 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

5 responses to “#180 Belanda Kembali Menjajah

  1. Coba perhatikan phillips, made in apa ya produk yang masuk kesini 😀

    Artikel yang bagus, semoga Indonesia segera bangkit dan sejajar dengan negara2 maju lainnya 🙂

  2. Indonesia jg ga kalah kreatif kok, buktinya banyak periset2 Indonesia yg ‘bekerja di luar sana..’
    Hanya dukungan dan penghargaan Indonesia (baik pemerintah maupun masyarakat umumnya) yg kurang utk para periset2 Indonesia sendiri, sehingga periset Indonesia memilih utk menjadi periset ke negara lain yg sangat mengahargai ‘temuan’ mereka dibanding negara sendiri..

  3. kalo sekarang , pemerintah yng menjajah

  4. ronny

    Sebenarnya Negara indonesia itu tidak kalah kreatifitasnya dengan negara Eropa, hal itu terbukti dari karya inovasi baik dari kalangan SMK,SMA,Mahasiswa ,Usaha kecil Menengah .Tapi bencana(dosa) itu ada di pihak pemerintah nya sendiri yang ngk perduli dan tidak mau mengalokasikan suntikan dana sebagai bentuk support ke pihak inovator , Alhasil Riset pun minim alias sepi karna apresiasi yang minim dari pemerintah . Harus nya mind set nya pemerintah harus dicuci dolo x yah…!!!!

  5. ingat juga, ganja dilegalkan di belanda.. artikel bagus 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s