#291 Mencetak Paul Verhoeven Baru

Membahas industri kreatif tidak mungkin mengabaikan dunia film. Sejak ditemukannya teknologi seluloid dan proyektor sejak itu juga film menemukan jalannya untuk mengubah dunia. Sekarang dengan kecanggihan teknologi kamera dan digitalisasi membuat film bisa dikerjakan oleh siapa saja. Film adalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi massa. Film digunakan untuk menyampaikan pesan, menuangkan gagasan yang merupakan bentuk kreativitas manusia.

Indonesia menikmati keajaiban layar bioskop jauh sebelum negara ini terbentuk. Pada jaman Hindia Belanda, pebisnis eropa membawa film ke Batavia yang awalnya diperuntukkan sebagai hiburan para ekspatriat. Daya magis film menghipnotis begitu banyak orang dan akhirnya berkembang hingga saat ini.

Belanda mempunyai sejarah film yang hampir sama dengan negara eropa lainnya. Film pertama Belanda dibuat tahun 1896 berjudul Gertoorde hengelaar, bergenre komedi splastick. Meskipun skala industrinya lebih kecil dibanding Inggris atau Prancis, Belanda tetap konsisten menggarap film-film di setiap jamannya. Pemerintah Belanda menganggap film adalah produk budaya yang penting sehingga hampir semua film Belanda mendapat dukungan dari pemerintah.

Keemasan film di Belanda terjadi di tahun 1973, ketika film Turkish Delight, karya sutradara Paul Verhoeven, dinikmati 3.328.804 penonton, angka yang luar biasa untuk negara yang jumlah penduduknya sekitar 16 juta saat ini. Berarti saat itu diperkirakan hampir 25% penduduk Belanda menonton film ini. Paul Verhoeven menjadi sutradara kebanggaan Belanda. Karya-karyanya terus mengalir dan diakui dunia, karirnya melesat hingga ke Hollywood, menggarap film-film box office seperti Robocop, Total Recall, Starship Troopers, Basic Instinc dan Hollow Man.

Berbicara box office tidak akan lepas berbicara banyaknya uang yang beredar di sana. Paul Verhoeven adalah simbol kemasyuran perfilman Belanda dan membawa dampak pada pertumbuhan industri. Film sebagai bagian dari industri kreatif tentunya memberi sumbangan yang signifikan. Di tahun 2006, total pendapatan dari film yang beredar di Belanda mencapai 155,9 juta Euro, di mana film Belandanya sendiri memperoleh 11,5% atau 17,4 juta Euro. Menurut Explorative Study of the Creative Industry Senter Novem, nilai tambah industri kreatif di Belanda mencapai sekitar16,9 milyar Euro atau lebih dari 3% GDP di tahun 2009. Nilai ekspor industri kreatif ini mencapai 7 milyar Euro atau 1,7 % total ekspor Belanda dan menyediakan sekitar 261.000 lapangan kerja.

Dukungan pemerintah Belanda untuk perkembangan dunia kreatif pada umumnya dan dunia film pada khususnya merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Dukungan dana dan kebijakan memberi keleluasaan bagi filmmakers untuk berkarya. Di samping Belanda memiliki festival film yang bergengsi di dunia seperti International Film Festival Rotterdam dan Nederlands Film Festival.

Keseriusan pemerintah dan filmmakers Belanda mengembangkan industri filmnya memberi hasil yang signifikan pada karya-karya yang dihasilkan. Sudah banyak film Belanda yang masuk menjadi nominasi dan bahkan beberapa menang di penghargaan film paling bergengsi dunia, Academy Award (Oscar) untuk Best Foreign Language Film, bahkan berturut-turut di tahun 2002-2003 untuk film Hotel Paraiso (Zus & Zo) dan Twin Sisters (De tweeling).

Prestasi Paul Verhoeven yang merambah Hollywood diikuti oleh generasi berikutnya seperti Jan de Bont yang sukses menyutradarai Speed dan Twister. Selayaknya pemerintah dan filmmakers Belanda untuk terus mencetak lebih banyak Paul Verhoeven baru yang memberi kebanggaan, keharuman bagi negara yang identik dengan bunga Tulip itu.

– ditulis oleh Saepiudin

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s