#321 Sistem Transportasi Sistematik Berkorelasi dengan Perekonomian yang Lebih Baik

Menjadi salah satu negara terpadat di dunia, dengan jumlah penduduk 16.577.612 jiwa keatas, dan luas wilayah yang hanya 41,526 km2. Dengan kata lain wilayah daratannya tidak terlalu luas jika dibandingkan dengan Negara Eropa lainnya. Seperti Rusia, Jerman, atau Perancis, tidak mempengaruhi transportasi umum di Belanda menjadi semrawut. Malah sebaliknya, sangat baik, teratur dan tertata rapi secara sistematik.

Belanda memiliki 125.757 km (78.145 mil) jalan raya, dan 113.018 km (70.229 mil) jalan yang sudah beraspal. Untuk jalur kereta, Belanda memiliki 2.739 kilometer (1.702 mil) jalur. Selain itu, dengan dukungan infrastruktur yang sangat baik di pelabuhan, bandara, dan jalan raya membuat Belanda sebagai salah satu lalu lintas utama masuk-keluarnya barang dari atau ke negara Eropa lainnya.

Alat transportasi umum di Belanda ada 5. Untuk aktivitas sehari-hari, masyarakat umumnya menggunakan bus, trem, atau metro (seperti monorail). Namun, sepeda juga menjadi alat transportasi sehari-hari di Belanda. Hampir sekitar 10% masyarakat menggunakan sepeda sebagai penunjang aktivitasnya. Dan 79% menggunakan mobil pribadi, lalu sisanya menggunakan alat transportasi lainnya. Untuk berpergian ke luar negeri, tapi jaraknya tidak jauh, seperti ke negara tetangga, Jerman, Belgia, Perancis, dan lainnya, masyarakat disana menggunakan kereta atau kapal/perahu. Dan pesawat digunakan untuk berpergian dengan jarak yang sangat jauh.

Sistem transportasi di Belanda dibuat dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Tidak hanya itu, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan penumpang untuk sampai tepat pada waktunya di tempat tujuan adalah hal pokok yang paling utama. Maka, jika berbicara jadwal, jarang sekali transportasi umum di Belanda tidak datang tepat pada waktunya, hal ini tentunya karena didukung dengan sistem transportasi yang sangat baik.

Untuk transportasi umum jalur darat. Jadwal bus, trem, dan metro biasanya beroperasi sejak pada pukul 06:00 sampai 24:00 waktu setempat. OV-chipkaart digunakan sebagai alat pembayarannya dan ada 2 jenis, yaitu berkategori Anonim dan Personal. OV-chipkaart bisa dibeli di stasiun, toko buku dan supermarket. Setelah OV-chipkaart diisi dengan saldo sekian Euro. Maka, estimasi biayanya: Jika anda naik bus, minimal saldo yang dibutuhkan adalah 4 Euro. Namun jika anda naik kereta, minimal saldonya harus terisi 20 Euro. Cara kerja OV-chipkaart ini begitu mudah. Pengguna hanya menempelkan OV-chipkaart ke alat pendeteksi yang ada sebelum masuk ke dalam bus atau kereta. Setiap per-sekali transaksi, saldo yang ada di OV-chipkaart akan dikurangi sesuai dengan tarif naik bus atau kereta. Sebagai gambarannya, cara kerja OV-chipkaart ini persis sama dengan E-toll card.

Sebagai bukti bahwa sistem transportasi yang sistematik, juga berkorelasi dengan perekonomian yang lebih baik. Terpilihnya Amsterdam Airport Schipol sebagai bandara udara ketiga terbesar di Eropa, lalu Belanda juga termasuk ke dalam sebuah negara yang memiliki infrastruktur transportasi air terbaik di dunia. Pelabuhan utama di Belanda ada di daerah Amsterdam, Dordecht, Groningen, Haarlem, Maastricht, Rotterdam, dan Utrecht. Perlu diketahui bahwa Rotterdam adalah pelabuhan terbesar di dunia dan sekitar 70% dari seluruh impor yang masuk ke Belanda datang melalui Rotterdam.

Maka dapat disimpulkan, kemajuan perekonomian di Negara Belanda, karena salah satunya didukung dengan inovasi serta kreativitas dari sistem transportasi umum yang baik.

– ditulis oleh Agung Prabowo

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s