#346 Tradition to Innovate

Sepanjang sejarah, inovasi dari para penemu Belanda membuat kita mengubah cara pandang kita terhadap dunia. Gerardus Mercator mengubah cara kita memandang dunia lewat penemuan proyeksi Mercator dalam pembuatan peta. Anthony van Leeuwenhoek mengubah cara kita memandang hal-hal di sekitar kita lewat penemuan mikroskop. VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie) menjadi bentuk paling awal dari perusahaan multinasional, bahkan mereka menerbitkan bentuk awal saham dan surat berharga.
Peta Mercator 1569
Di dunia seni, Rembrandt, Vermeer, Van Gogh, dan Piet Mondriaan menjadi yang terbaik di genre masing-masing. Rembrandt dan Vermeer menjadi bersinonim dengan permainan cahaya dan kontras, membicarakan impresionisme berarti membicarakan Van Gogh dan karyanya, dan lukisan Piet Mondriaan yang menggunakan garis hitam dan warna merah, kuning, dan biru menjadi inspirasi fashion bagi Yves Saint Laurent dan mempengaruhi garis rancangan busana hingga saat ini. Berbagai benda yang kini kita anggap bagian keseharian kita juga ditemukan oleh orang Belanda. Pencukur elektrik, kaset, compact disc, adalah inovasi para penemu dari Belanda.

Namun inovasi bukan hanya berarti penemuan hal baru yang lebih baik dari hal lama. Kadang inovasi juga berarti suatu preseden atau kejadian tidak menyenangkan. Beberapa kejadian tidak menyenangkan di Belanda juga turut mempengaruhi sejarah dunia. Tulip Mania, atau Tulpenmanie, melambungnya harga umbi tulip sebelum kemudian kolaps, menjadi contoh economic bubble pertama yang tercatat dalam sejarah ekonomi dunia. Begitu pula dengan The Dutch Disease, krisis ekonomi yang melanda Belanda justru pasca ditemukannya lapangan gas bumi di Laut Utara. Namun Belanda berhasil mengatasi hal itu dan tetap memantapkan diri sebagai salah satu negara yang terus menghasilkan inovasi dan penemuan baru.

Inovasi tidak berarti harus menjadi yang pertama, namun bisa juga berarti membuat sesuatu yang lebih baik dari sesuatu yang sebelumnya telah ada. Tantangan terbesar dalam berinovasi adalah tidak menyerah ketika menemui kegagalan. Satu kegagalan berarti seorang innovator dituntut untuk tidak hanya bangkit dengan cepat, namun juga kreatif menemukan cara-cara lain hingga akhirnya memperoleh hasil yang diinginkan, atau hasil yang lebih baik.

Saat ini, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh para penemu dan ilmuwan di Belanda berfokus pada teknologi yang ramah lingkungan. Konsep ‘hijau’, eco-friendly, hemat energi menjadi dasar dari setiap inovasi yang dilakukan. Tiap penemuan baru selalu mengutamakan efisiensi energi dan kelestarian lingkungan. Menyadari semakin menipisnya sumber bahan bakar fosil, mencari sumber energi alternatif yang potensial juga terus dilakukan. Tak hanya pertimbangan ekologis, inovasi yang dilakukan juga memperhatikan aspek psikologis dan sosial. Instalasi lampu ‘floating’ LED Philips di Catharinaplein sejak akhir Maret menunjukkan kepedulian itu. Mary-Ann Schreurs Municipal Executive Councillor for Innovation, Culture and Public Spaces di  Eindhoven mengatakan bahwa minimalisasi penggunaan tiang lampu berarti semakin banyak ruang tercipta untuk pejalan kaki dan pesepeda. Pancaran cahaya LED yang teduh juga menciptakan atmosfer yang lebih hangat dan bersahabat sehingga orang akan menjadikan Catharinaplein sebagai meeting point dan tempat berkumpul di sore hari.
Ambiance di Catharinaplein
Inovasi adalah hal yang harus terus menerus dilakukan. Inovasi juga multidimensional, yang artinya perubahan di satu dimensi akan mendorong perubahan di dimensi lain, karena itu segala dimensi harus dipertimbangkan dengan matang. Semuanya tentu saja, untuk hidup yang lebih baik.
– ditulis oleh Anindya Pithaloka

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s