#353 Philips Lampu Kamarku

Kriiinngggg…kriiiiinngg…jam waker diatas meja kecilku berdering kencang. Ia terus saja berteriak meronta-ronta dan teriakannya itu serasa seperti menampar-nampar gendang telingaku. Karena risih aku pun segera bangun dan mengambilnya, seketika itu juga kumatikan. Akupun kembali merebahkan tubuhku diatas kasur. Kuciumi bantal gulingku yang penuh dengan iler hasil tidurku semalam sambil kupandangi langit-langit kamarku, hingga pandanganku berhenti pada lampu kamarku yang sinarnya berwarna kuning kecoklat-coklatan. lampu itu mempunyai bentuk yang sangat unik, tak seperti lampu-lampu pada umumnya, bentuknya seperti kue pluntir (artinya kue yang diputar-putar). Seketika itu muncul pertanyaan dari dalam diriku, kenapa tuh lampu dibentuk seperti itu?

Ketika sedang asik mengamati sinar-sinar lampu, seketika itu tuh lampu padam, menyala dan kemudian padam lagi, ternyata adikku sedang usil memencet-mencet stop kontak lampu kamarku dengan mulutnya yang cengar-cengir mirip tokek yang lagi terjepit di celah pintu. Akupun menoleh kearahnya. Sambil berlari-lari kecil, ia pun pergi keluar meninggalkan kamarku sambil bernyanyi ”terus terang philips terang teyus…”, dan akupun hanya tersenyum mendengarnya.

Ya perkenalkan, nama lampu kamarku philips. Philips adalah sebuah merk dagang lampu penerangan yang berbasis di negara belanda, sebuah negara yang kecil tapi selalu kaya akan ide-ide segar. Hampir setiap harinya selalu bermunculan berbagai macam produk inovasi di negara ini, temasuk juga philips yang selalu berinovasi menciptakan lampu yang hemat daya dan tahan lama dengan berbagai bentuk yang unik. Bahkan akhir maret 2012 philips berhasil menciptakan sebuah lampu LED yang mampu melayang di sepanjang lapangan catharina di eindhoven, hal tersebut tentu saja menguntungkan bagi para pejalan kaki dan pengguna sepeda dikarenakan bertambah luasnya lahan bagi mereka untuk beraktifitas dengan penggunaan tiang lampu yang semakin minim(1).

Terlepas dari hal itu, inovasi memang sangat dibutuhkan agar kita tetap bisa hidup ajeg secara mandiri. Inovasi sangatlah penting bagi terjadinya suatu perubahan budaya. Sebab perubahan dalam aspek budaya apapun tidak muncul begitu saja, melainkan melalui proses penemuan yang kemudian menghasilkan perubahan besar. Lihatlah bangsa belanda tempat philips berada, bangsa belanda sebagai salah satu bangsa yang paling inovatif tentu paham benar dengan hal ini, bayangkan saja 2000 tahun yang lampau, belanda telah mampu membuat suatu inovasi dibidang manejemen perairan dengan membuat bendungan dengan sebuah sistem yang dikenal dengan nama sistem polder, dimana saat ini sistem polder ini telah ditiru oleh banyak negara di dunia.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh harvard university, kemampuan berinovasi itu ternyata dapat dikembangkan dan diperkuat dengan berlatih secara kontinyu(2). Berdasarkan hal tersebut, kebiasaan untuk berinovasilah yang mungkin menjadikan bangsa seperti belanda saat ini kaya akan inovator-inovator handal, itu sih menurut aku. Tanya kenapa? Karena keberhasilan pembuatan bendungan melawan ganasnya ombak lautan, selama kurang lebih 2000 tahun silam secara tak sengaja mampu membentuk budaya inovatif dikalangan warga belanda dan keberhasilan pembuatan bendungan tersebut sekaligus menjadi tolak ukur bagi bangsa belanda untuk selalu dan terus berinovasi lebih lanjut menciptakan produk-produk yang sangat inovatif hingga sampai saat kini.

Akupun bangun, segera aku matikan lampu kamarku (Itung-itung hemat daya skalian hemat bayarnya). Ya, kolaborasi antara pengetahuan dan imajinasi mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi sebuah produk yang inovatif, Itulah kunci dalam melahirkan sebuah inovasi.

– ditulis oleh Merza Yona F. R.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s