#357 Mereka Terlahir dari Negeri Belanda

“Koninkrijk der Nederlanden”, begitulah cara menyebut negara Belanda dalam bahasa Belanda yang secara harfiah berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”. Disebut ‘tanah rendah’ karena memang Belanda memiliki banyak daratan yang letaknya berada di bawah garis permukaan air laut. Seperti diketahui banyak orang, Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul), kincir angin, dan bunga tulip.

Beberapa penemu dan ilmuwan banyak pula yang dilahirkan dari negeri Belanda. Misalnya Cornellius van Drebbel, seorang penemu dan pembuat kapal selam yang pertama pada tahun 1620. Awalnya, pembuat sketsa kapal selam adalah Leonardo da Vinci (1452-1519), sedangkan William Bourne merancang rencana pembuatan kapal tersebut (1578). Namun, orang yang berhasil membangun rancangan tersebut adalah van Drebbel.

Kiri ke Kanan : van Drebbel (Pembuat Kapal Selam), van Leeuwenhoek (Penemu Mikrosop)

Contoh ilmuwan yang berasal Belanda adalah Anthony van Leeuwenhoek. Ia adalah seorang pengembang mikroskop pertama yang ditemukan tahun 1674. Hingga saat ini mikroskop masih digunakan dalam bidang mikrobiologi. Selain dikenal sebagai “Bapak Biologi Dunia”, van Leeuwenhoek adalah orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan organisme bersel satu.

Negara Belanda dalam ingatan orang Indonesia, tentu mempunyai kesan yang mendalam. Tidak bisa dipungkiri bahwa Belanda adalah negara yang dulu pernah menjajah Indonesia dalam kurun waktu yang lama. Pada saat yang sama, banyak orang terpelajar Indonesia yang meneruskan pendidikannya hingga ke Belanda. Beberapa diantaranya menjadi maestro dalam catatan sejarah pendirian bangsa Indonesia.

Siapa yang tidak kenal dengan Moh. Hatta? Salah satu saksi proklamator kemerdekaan RI yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia semenjak masih kuliah di Belanda. Ia menempuh pendidikan selama sebelas tahun sejak tahun 1921 di Belanda untuk belajar ilmu perdagangan pada Nederland Handelshogeschool (sekarang Universitas Erasmus). Ketika di Belanda ia tergabung dalam Perhimpunan Hindia (Indische Vereeniging). Tulisan dan pidato Hatta yang berani demi rakyat Indonesia bersama pergerakannya menjadi cikal bakal yang turut membantu tujuan kemerdekaan Indonesia. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, kita juga sering mendengar beberapa istilah dalam Bahasa Belanda. Sebelum Bahasa Indonesia dibakukan menjadi bahasa nasional, golongan yang kebanyakan berasal dari kaum ningrat banyak yang menempuh pendidikan di sekolah-sekolah bentukan Belanda. Diantara mereka banyak yang menggunakan bahasa Belanda dalam kehidupan sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan.

Kiri ke Kanan : Moh. Hatta (Wakil Presiden RI ke-I), RA Kartini (Pejuang Emansipasi Wanita), Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional)

Kita masih ingat ketika Raden Ajeng Kartini menulis banyak surat berbahasa Belanda untuk teman-temannya di Belanda, yang kemudian disatukan ke dalam sebuah buku berjudul “Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Terbitlah Terang). Buku tersebut pertama kali dibukukan dan diterbitkan oleh J. H. Abendanon pada tahun 1911. Sebuah buku yang menginspirasi perjuangan emansipasi wanita.

Selain itu, kita pasti juga pernah dikenalkan dengan istilah “Als ik een Nederlander was”. Sebuah judul tulisan yang dikarang oleh Ki Hajar Dewantara berbahasa Belanda yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “Seandainya Aku Seorang Belanda”. Tulisan ini ditulis Ki Hajar Dewantara pada tahun 1913 untuk mengkritik pemerintahan Hindia Belanda dalam usaha memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hingga pada akhirnya beliau ditangkap dan diasingkan ke Belanda.

Dari kenyataan-kenyataan di atas, setidaknya kita bisa merasakan bahwa negeri Belanda telah berhasil mencetak orang-orang berpengaruh di dunia. Melalui budaya, inovasi, dan pergerakannya yang dinamis sesuai perkembangan zaman, Belanda juga turut membangun peradaban di Eropa khususnya dan dunia pada umumnya.

– ditulis oleh Aditya Rizki

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s