#359 Keseharian Unik Orang Belanda Menjadikan Mereka Bahagia

Belanda disebut sebagai salah satu negara yang paling bahagia di dunia? Tentunya tidak mengherankan akan prestasi tersebut. Keadaan sosial dan politik yang stabil dengan ketiadaan korupsi, jejaring sosial dan kehidupan masyarakatnya harmonis, serta kehidupan individunya yang dapat dibilang sejahterah dengan faktor pekerjaan, kesehatan, dan keluarga yang terjamin. Begitulah yang dilaporkan PBB melalui “World Happiness Report” yang menempatkan Belanda di peringkat 4.

Namun, saya punya pandangan tersendiri tentang hal itu. Mengapa Belanda bisa menjadi negara yang bahagia, sedangkan negara “kurang beruntung” lainnya, yang punya hak yang sama untuk berbahagia, tidak mendapatkannya?

Pandangan saya ini didasari oleh hal kecil, yang kadang kala tidak terlihat mata dunia. Bukannya aspek ekonomi, politik, pekerjaan, ataupun aspek lainnya yang menjadi aspek yang terlalu general. Pandangan ini saya peroleh dari gagasan “Big things come from small actions”. Ya, hal kecil, yang mungkin luput dari pengamatan kita sebelumnya. Hal kecil itu bernama KEBIASAAN, yang mengakar menjadi budaya turun temurun, yang hanya diawali oleh KESEHARIAN.

Baiklah kawan saya di sini mencoba untuk berbagi gagasan saya mengenai “kenapa Belanda bisa menjadi negara yang bahagia?” dengan mengangkat keseharian unik orang Belanda dalam tulisan sederhana ini.

Keseharian pertama, yaitu orang Belanda sangat mencintai bersepeda. Hal ini sangat berbeda dibandingkan dengan negara maju dan modern lainnya, yang mengandalkan mesin untuk menemani mereka “menjelajahi hari”. Sepertinya, dengan bersepeda, orang Belanda lebih banyak menemukan ide-ide kreatif dibandingkan naik mobil dan ngebut dikejar waktu tanpa sempat memikirkan apa-apa.

Keseharian kedua, orang Belanda suka cium pipi 3x saat bertemu satu sama lain. Lho, kok bisa? Unik kan??? Ya, singkat cerita, hal itu dimulai dari budaya anak-anak muda sekitar tahun 50-an. Mereka melakukan hal itu supaya terlihat unik, asyik, bersahabat, dan lebih akrab saja. Ternyata hal itu terus membudaya sampai sekarang. Dan lagi, cium pipinya dimulai dari pipi kiri, sungguh tidak terpikirkan sebelumnya.

Keseharian ketiga, keseimbangan antara hidup tradisonal dan modern yang dilakukan orang Belanda. Mereka mencintai budaya leluhurnya, namun hebatnya lagi, mereka tidak menolak perubahan dan modernisasi yang datang. Bagi mereka, jika keduanya mampu dikombinasikan dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa, why not? Mereka menikmati belajar teknologi dan ilmu pengetahuan, tapi tidak meninggalkan sentuhan orisinal budaya sendiri.

Keseharian unik itulah yang melahirkan orang-orang Belanda yang kreatif, aktif, dan selalu ingin mencoba. Dan tentunya, kehidupan yang kreatif, nggak gitu-gitu aja, menjadikan hari-hari mereka bahagia. Sudah jelas, kan? penduduknya saja bahagia, bagaimana negaranya…

Pelajaran yang saya dapatkan, kawan…

“Sesuatu yang besar lahir dari hal-hal kecil!

Keseharian unik mampu melahirkan kreativitas yang luar biasa…

akhirnya, menjadikan hidup mereka, orang Belanda, bahagia”

– ditulis oleh Lukman Hanafi

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s