#367 Belanda, dari Kincir Angin sampai Mobil Terbang

Keterbatasan malah menjadikan semangat lebih bagi sebagian orang. Salah satunya dicontohkan oleh masyarakat Belanda. Dari kincir angin sampai mobil terbang.

Siapa yang tidak tau Belanda. Negara kecil yang sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan air laut. Akan tetapi, keterbatasan ini justru membuat warganya selalu berfikir dan mencari solusi. Digunakanlah kincir angin untuk mendorong air ke lautan agar terbentuk daratan baru yang lebih luas (Polder). Dan salutnya, teknologi ini ternyata sudah digunakan sejak abad ke 13. Seiring berjalannya waktu, kincir angin tidak hanya berfungsi sebagai pendorong air, akan tetapi juga digunakan sebagai sarana pembantu di bidang pertanian dan industri. Seperti memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, dan menggiling jagung.

Di tahun 1953, bencana badai dan air pasang menimpa sebagian besar wilayah Eropa. Belanda mendapat imbas cukup telak. Ribuan orang meninggal. Kerugian besar ditanggung masyarakat Belanda karena kehilangan harta benda. Belajar dari pengalaman buruk ini, mereka tau bahwa daratannya tidak cukup tinggi untuk air laut pasang. Sebuah proyak yang dinamai Delta Works (Deltawerken) dibentuk. Tujuannya adalah untuk meninggikan dan memperkuat tanggul-tanggul. Salah satu hasilnya adalah Oosterscheldekering. Salah satu bendungan terbaik dunia yang dirancang sangat apik. Diperkirakan kekuatan bendungan ini dapat menahan air pasang sampai 200 tahun kedepan. The American Society of Civil Engineers bahkan menyebut Oosterscheldekering sebagai salah satu dari 7 keajaiban modern dunia.

Belanda adalah negeri Tulip. Tapi siapa yang menyangka kalau tulip berasal dari Turki. Bunga Tulip sudah dibudidayakan di Turki sejak abad ke 10. Kata Tulip berasal dari bahasa Turki yang berarti sorban atau lilitan kain untuk kepala. Masyarakat Eropa baru mengenal Tulip sekitar abad 17. Carolus Clusius, seorang ahli Botani di Universitas Leiden mendapat hadiah beberapa umbi tanaman dari temannya yang seorang duta besar Konstantinopel (sekarang bernama Istambul, Turki). Tibalah Tulip di Eropa. Dan sekarang Tulip seperti milik Belanda. Milik Keukenhof. Setiap tahun di musim semi, ribuan orang datang dari berbagai penjuru dunia untuk menyaksikan mekarnya bunga Tulip di Keuknhof, salah atu taman bunga Tulip terbesar di dunia milik Belanda.

Seperti itulah masyarakat Belanda, yang meilhat keterbatasan menjadi peluang kemudian menjadi inovasi. Dan baru-baru ini Belanda kembali mendunia dengan ide kreatifnya. Perusahaan bisnis Spark bekerjasama dengan Pal-V Europe NV menciptakan sebuah mobil terbang yang dinamakan PAL-V. Kendaraan ini telah diujicoba dan berfungsi secara baik di jalan darat dan juga di udara.

Seperti itulah masyarakat Belanda. Yang tak pernah setengah-setangah berinovasi. Dan masyarakat dunia tahu itu…

– ditulis oleh Ridwan Hilmi

3 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

3 responses to “#367 Belanda, dari Kincir Angin sampai Mobil Terbang

  1. hakim

    keren,
    belanda memang kaya akan kreativitas. mulai dari pengembangan bunga tulip, teknik sipil sampai otomotif.
    kebetulan artikel saya membahas mengenai bisnis tulip di belanda.
    Mohon dikomentari juga🙂
    ini linknya : https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/15/422-3b-bisnis-bunga-belanda/#comments

  2. Ridwan

    Heum… lalu apa ide besar kita??? Ide untuk diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.. bahkan mungkin dunia…

    • ichsan

      buat mobil yang cukup sekali seumur hidup ngisi bahan bakar boz, walo dipakai setiap hari. jd energi yang digunakan bersumber dari putaran roda yang diubah menjadi energi listrik, dan mengubah kembali energi listrik menjadi putaran roda. (konglomerasi energy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s