#407 Bahagia, Fokus Utama, Karya : Contoh Belanda!

Rumput tetangga emang lebih hijau daripada rumput sendiri. Tapi nggak ada salahnya kan belajar dari tetangga untuk membuat rumput kita nggak Cuma hijau aja, tapi juga subur? Itu yang sedang aku coba lakukan, salah satunya dalam hal konsistensi.

Banyak pelajaran yang dapat aku ambil dari cara berpikir orang Belanda meskipun belum pernah kesana langsung. Untungnya ada Ina, temanku yang melanjutkan studinya di Arnhem Belanda. “Orang sini kalo waktunya kerja ya kerja tapi kalo waktunya liburan ya liburan, nggak mau diganggu sama kerjaan.”

Dalam sebuah artikel yang pernah aku baca Belanda adalah Negara kedua terbaik untuk Work-Life balance. Yap, sebenarnya itulah yang sangat dibutuhkan dalam hidup : keseimbangan, Yin Yang. Salah satu dosenku pernah bilang kalau salah satu indikator kebahagiaan adalah keseimbangan. Katanya, kalau keseimbangan diterapkan di semua bagian dalam hidup kita, berarti apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan porsinya, dan kalau udah sesuai dengan porsinya stress bisa dikurangi dan kebahagiaan akan senantiasa mengikuti kita. Hmm… mungkin ini salah satu rahasia penduduk Belanda menduduki Negara keempat paling bahagia di dunia.

Kebebasan berpolitik, ketiadaan korupsi, kesehatan mental,dan keamanan dalam bekerja adalah hal yang dijamin oleh Negara Belanda yang patut dicontoh oleh Bangsa kita. Dan menurutku, hal-hal tersebut dapat mendukung produktivitas kerja.

Nggak jarang Ina bercerita tentang kehidupannya disana, mulai dari kuliahnya sampai teman-temannya. “Bedanya orang-orang disini teguh banget sama pendiriannya, nggak ada kata molor atau mundur dari due date.” Wow! Aku menyimpulkan bahwa disana orang-orang sangat menghargai profesionalitas. Mungkin mereka nggak kenal istilah ‘jam karet’ yang ngetrend banget di Indonesia. Ina juga sering bercerita betapa senangnya ia berada di Negara kincir angin. Mulai dari perkumpulan mahasiswa Indonesia-Belanda yang akrab satu sama lain sampai semangat juang mahasiswa-mahasiswa disana yang tinggi banget. Katanya, semangat juang yang tinggi dalam pendidikan membuatnya ikut termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi. “Buat mereka pendidikan itu mahal, dan nggak pantes buat disia-siain.” Mungkin itu yang membuat mereka terus berinovasi.

Berikut adalah foto-foto yang dikirim Ina melalui e-mail dan sukses buat aku sirik beraaat!

Nggak heran kalau akhirnya Negara Belanda bisa mengembangkan Mobil Terbang. Seperti kata salah satu dosenku, itulah inovasi, membuat hal yang kelihatannya tidak mungkin untuk diwujudkan menjadi mungkin untuk diwujudkan.

Hmm jadi nambah ngiler ngelanjutin studi engineering di Belanda

Ini semua menjadi tantangan buat kita selaku Bangsa Indonesia untuk menjadikan profesionalitas, konsistensi, keseimbangan, dan inovasi sebagai fokus utama dalam berkarya.

– ditulis oleh Dania Aziz

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s