#422 3B: Bisnis Bunga Belanda

Bunga melambangkan berbagai ungkapan. Mulai rasa cinta hingga belasungkawa [1]. Tidak mengherankan jika bunga memiliki banyak penggemar.  Bahkan, beberapa negara menjadikan bunga sebagai ciri khasnya. Sebagai contoh Jepang. Negeri para samurai ini terkenal dengan sebutan negeri bunga sakura.

Bunga Sakura [2]

Selain Jepang, Belanda juga menjadikan bunga sebagai simbol negara. Negeri pengering laut ini memilih bunga tulip sebagai simbolnya. Bunga berkelopak menawan itu memiliki habitat asli di Turki. Meskipun bukan dari Belanda, bunga 6 kelopak ini serasa ditakdirkan berjodoh dengan Belanda. Faktanya, Orang Belanda tergila – gila dengan bunga tulip. Kecintaan ini juga ditunjang dengan iklim serta jenis tanah yang cocok sehingga menjadikan bunga tulip tumbuh subur di Belanda [4].

Taman Bunga Tulip [5]

Tidak hanya mencintai bunga tulip, negeri kincir angin ini memanfaatkannya sebagai komoditas bisnis. Dengan inovasi yang luar biasa, bunga tulip menjadi sumber pendapatan utama bagi perekonomian Belanda. Terbukti, devisa yang diraup sebesar US$ 2,4 miliar hanya dari ekspor bunga tulip. Belanda menguasai 52% pangsa pasar ekspor bunga dunia yang menjadikan negara ini pengekspor bunga terbesar dunia. Untuk mendukung ekspor tersebut, kota Aalsmeer dijadikan sebagai pusat pelelangan bunga terbesar di dunia [6,7,8]

Pelelangan Bunga Aalsmeer [9]

Inovasi Bisnis Bunga
Meskipun sukses, Industri bunga Belanda dikritik akibat emisi hasil penggunaan rumah kaca untuk budidaya bunga. Disebutkan bahwa emisi karbon yang dihasilkan berjumlah 5 kali kebun bunga yang ada di Kenya [10].  Berangkat dari permasalahan ini, Belanda berusaha menciptakan berbagai inovasi dalam rangka meningkatkan kemampuan bisnis bunga belanda.

Bunga menjadi katalis pengembangan teknologi bagi negara ini. Penanggulangan permasalahan emisi rumah kaca diselesaikan melalui teknologi closed greenhouse yang mengadopsi close-loop system. Sistem ini dilakukan dengan menangkap energi panas matahari. Kemudian energi tersebut dipompa ke tanah dan digunakan untuk menghangatkan tanaman serta perumahan. Sistem ini memungkinkan bunga ditanam dengan pupuk dan pestisida yang lebih sedikit karena bunga ditanam dalam air dan rockwool.

Dalam hal bisnis, Belanda memiliki organisasi logistik yang handal. Organisasi tersebut mampu menyalurkan bunga dari lokasi pelelangan di Aalsmeer ke tempat pelanggan dalam jangka waktu yang pendek.  Hal ini menjadi keunggulan tersendiri bagi pengelolaan bisnis bunga belanda.

Belanda juga memberikan standar terhadap terhadap ukuran keranjang bunga serta memberikan sertifikasi lingkungan terhadap bisnis bunga. Berbagai inovasi tersebut menjadikan bisnis bunga belanda lebih ramah lingkungan disamping meningkatkan produktivitas bisnisnya.

Interior rumah kaca [11]

Belajar dari Belanda

Dengan keunggulan Belanda, Indonesia dapat memetik pelajaran. Sebagai negara yang luar biasa, Indonesia dikaruniai luas wilayah yang jauh lebih besar, jenis tanah yang subur serta iklim yang mendukung. 3 hal tersebut menjadi modal utama untuk mengembangkan bisnis  bunga juga, terutama bunga khas Indonesia seperti melati dan anggrek. Tidak cukup dengan 3 hal itu saja, diperlukan sumber daya manusia yang unggul untuk mencapai kemajuan seperti Belanda. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan untuk lebih mengembangkan penelitian terkait bunga di Indonesia. Jika diperlukan, putra – putri terbaik Indonesia dikirim untuk belajar di Belanda terutama di bidang teknologi dan bisnis bunga. Selain murah, pendidikan Belanda merupakan salah satu yang terbaik di dunia [12].

– ditulis oleh Hakim Habibi

159 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

159 responses to “#422 3B: Bisnis Bunga Belanda

  1. intan

    ciuss……. apik tenan…….. rek !!!

  2. Keren bro, kenapa ya byk yg ga kepikiran.. Kamu mampu berpikir out of the box, semoga mampu menginspirasi investor atau pengusaha untuk lebih mengolah tanah kita sendiri daripada mengeruk kekayaan tambang (energi fosil, emas, batu bara) yang berdampak merusak ekosistem.

  3. Andi Purba

    sebaiknya ditulis juga mengenai kendala apabila bisnis bunga juga diterapkan di Indonesia. Indonesia yang memiliki luas wilayah yg lbh besar dr belanda tentu memiliki banyak kendala. selain itu, jenis2 bunga yg ada di Indonesia apa saja yg merupakan komoditi ekspor yang sangat diminati dan juga bunga2 apa saja yg hanya tumbuh & hanya ada di Indonesia.. 🙂

  4. Klo Jepang dengan bunga sakura-nya dan Belanda dengan bunga tulipnya. Indonesia..??? gimana kalau bisnis bunga Rosella aja. selain dipelihara untuk menambah asri lingkungan, bisa juga dibudidayaka sebagai tanaman obat.

  5. wah, bagus idenya, semoga bisa jadi kenyataan. .

  6. idkha

    sangat inspiratif,
    peluang usaha baru & tantangan para enterpreneur muda u/ mengembangkan bisnis bunga yaa 🙂

  7. irul

    mas bro… kapan2 bahas tema mengapa “sex n maryuana” jadi lambang amsterdam.? kayake ini juga komuditas penting.
    artikel yang ini tres bien…. bon courage!!!

  8. semuanya harus bergerak.. ini salah satu ide sektor yang kembali tergugah oleh tulisan ini.. Nice!

  9. a really nice topic brur Hakim Habibi 😀 !
    Inti yg bs saya dapatkan dari artikel mas Hakim sih seperti ini:
    Belanda dg demikian baiknya bs memanfaatkan sumberdaya alam mereka untuk kesejahteraan masyarakatnya, hal tsb tentu ditunjang oleh SDM dan faktor2 lain yg mendukung, misal teknologi, marketting, dsb.
    Saya rasa Indonesia sebagai negara besar yg dikaruniai SDA yang melimpah, sdh semestinya bs mendapatkan sesuatu (pendapatan) yg jauh lebih besar dibanding Belanda. Namun, harus kita akui SDM dan teknologi kita belum bekerja secara optimal.
    Selain itu, adanya sistem yg dibuat Pemerintah jg kurang tepat sasaran. Saya ambil contoh, di bidang energi, negara kita memiliki sumber daya mineral dan energi fosil (minyak dan gas) yang besar, namun bagaimana bisa disaat migas dunia (khususnya Indonesia) yg sdh semakin sedikit cadangannya, masih mendapatkan subsidi yang besar di sisi ini, seharusnya Pemerintah memberikan subsidi pd pengembagan energi alternatif, seperti energi panas bumi yg kemudian (mungkin) dpt merangsang munculnya industri kendaraan bahan bakar gas yg dikelola scr profesional.
    Sangat OOT sih, tp semakin ga nyambung semakin asyik diskusi ini, semakin banyak wawasan baru yg kita dapatkan, hohoho..
    Mohon koreksiannya bila ada kesalahan ya! Maju terus Pemuda Indonesia, jangan pernah lelah untuk berpikir dan berkarya untuk Bangsa tercinta 😀

    Salam,
    Reza Rahadian

  10. Oo

    Good job Hakim, Semoga Indonesia bisa meniru jejak Belanda ya, buang yg buruk, ambil yg baik, tingkatkan kualitas *slogan nya Jepang ;D

  11. johan varian alfa

    simple dan menarik bro.. 🙂
    pertama kali ini baca artikel tentang bunga,, tp ternyata asyik jg yah kalo kita belajar memanfaatkan bunga bukan hanya sebagai objek keindahan tp juga dunia bisnis..

    *jd mikir jg kira” apa yang bisa dikaitkan antara bunga dengan dunia IT.. hahaha.. 😀

    tp, overall, bagus bro tema yang kamu angkat ini.. 😀

  12. Wilesing Gumelar

    Di pasar bunga kayoon SBY, mencari bunga gampang-gampang susah. Karena panennya yang tergantung musim. Coba bisnis bunga dikelola dengan baik, bisa menghasilkan ladang pangan. Terlebih bila dijadikan komoditas ekspor. Tuntutan untuk mengembangkan potensi yang ada di Negeri Sendiri

  13. anakingusan

    waw, baru tau kalau bunga tulip bukan asli Belanda..
    sedikit komentar mengenai tulisan.. deskripsi Jepang dan sakuranya agak kurang nampol sama tulisan ini.. nanggung gitu, kalau mau bahas sakura, uraiannya kurang panjang.. kalau cuman buat pengantar masuk ke topik utama juga ga terlalu ngaruh, mending sekalian diilangi..
    ini pendapat pribadi loh ya.. hehe..
    ohya, ada satu lagi nih bunga yang bisa dijadikan ladang bisnis.. bunga-bunga cinta.. #abaikan

  14. Arif Margono

    Manteb Kim… Ayo nang malang. Di batu ada wisata petik bunga. belajar menanam bunga dan budidayanya. Bolehlah kita kembangkan bisnis dibidang ini.

  15. avi14

    surprisingly beautiful,
    jujur ndak nyangka kalo bunga bisa jadi satu bisnis usaha yg bisa nyumbang devisa negara. bagus nah, bisa jadi inspirasi n pemicu semangat buat Indonesia, khususnya generasi muda.
    secara SDA emg dsini dah mncukupi smua, SDM secara ilmu pengetahuan jg ga kalah pinter kq, tp mgkn masih btuh stimulus bwt lbih mantep terjun di bisnis, dsini orang dapet gelar sarjana ya buru2nya nyari kerja di orang, trus nyari jodoh, bisnis ntar aja kalo ada wktu senggang,,,
    btw, it is an inspiring and aspiring post.
    keep up ur awesome writing 🙂

  16. Ichsan

    wah bagus ini, meskipun mungkin kalau dipelajari asal usul ekspor tulip belanda ini, bs lebih diketahui kenapa bisnisnya bs jd sebesar ini, knp bs muncul demand yg besar atas bunga tulip. (mungkin krn simbolisme dr bunga itu / menjadi bunga yg populer di kalangan bangsawan)

    atau mungkin kalau indonesia lebih cocok ekspor rempah2, krn toh itu dulu yg jadi salah satu alasan negara eropa datang menjajah kesini. =))

  17. fini

    jadi ingat pelajaran sd dulu, 3 bunga nasional indonesia:
    – melati putih » puspa bangsa
    – anggrek bulan » puspa pesona
    – padma raksasa » puspa langka
    kalau belanda bisa terkenal dg tulipnya, indonesia harus jg bisa terkenal dgn 3 bunga nasional itu.

  18. Wahyudi

    wah sesuatu banget, bunga saja bisa menjadi sumber pendapatan utama Belanda, apalagi Indonesia pazti sangat bisa, kan Indonesia merupakan negara gemah ripah loh jinawi

  19. ya ya ya. info bunga seluruh indo kalo bisa bagus tuh 🙂

  20. Gema Kharisma

    Inspiratif saudara Hakim. Indonesia bisa kok, dari hobi ke bisnis sangat mendukung. Biar ga cuma makanan atau distro-distro doang yang berkembang jadi bisnis. Delegasi Indonesia bisa belajar ke Belanda atau orang Belandanya ke Indonesia, mana yang bagus aja deh haha. Semangat postingnya saudara Hakim.

  21. Putri Amelia

    benar” menginspirasi sekali..
    setuju bgt… Indonesia harusnya bisa LEBIH keren dibandingkan dgn Belanda… Indoenesia juga negara tropis,, mau nanem apa aja bisa dan potensi luassss bgt… tp dibalik itu semua yg paling penting adalah SDM nya… 🙂

  22. Putri Amelia

    hahahaha..benar” tak terpikir kan…
    bener bgt belajar dari hal kecil dinegara lain buat tanem” utk bisa diterapkan dinegara kita… Kl menurut aq Indonesia itu sebenarnya bisa mengaplikasikan,, tp kadang” budaya males nya itu yg sulit untuk dihindarkan.. Negara kita ini kan harusnya bisa lebih keren dari Belanda,, secara iklim kita juga tropis,, mau nanem apa aja bisa…
    balik lagi sm SDM nya..

  23. Maulana Sigit

    mestinya segala lini bisa dijadi’in industri,,
    jadi lapangan pekerjaanya luas..
    nice info

  24. Maulana Sigit

    emang harusnya segala lini itu dijadikan industri,,
    jdi lapangan pkerjaannya luas,,
    nice info ini

  25. Puja Kristian Adiatma

    Sebenarnya menanam bunga di Indonesia tu mudah kok. gak perlu pake yg namanya greenhouse n smacamnya, karena iklim kita ini memang hangat.hehe… dan juga subur pastinya, negara pegunungan gitu..
    Yah, yg diambil pelajaran dari sini, sebenarnya bagaimana memoles cara pikir setiap warga negara buat bangga thdap hasilnya negaranya sendiri, dan menjadikan itu sebagai sebuah produk bangsa yg bervalue tinggi ke secara internasional..
    Btw, nice writing and keep posting yahh.. u did goooooddddd

  26. moone

    nice writing teman 🙂 tetap berkarya :)inspirasional sekali !

    salam kenal teman2 semua,saya juga peserta kompitiblog ,buat saya, kemenangan bukan lah no 1,2 dst, tapi kemenangan itu ketika bisa memberikan ide, info serta manfaat bagi orang lain..
    mari berbagi tulisan. selamat membaca ya.
    https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/17/512-dari-naga-bawah-laut-hingga-angsa-cantik/#comment-1971
    dan
    https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/17/511-perhiasan-jendela-dunia-extreme-creativity-from-netherlands/
    tetap berkarya dan smoga bermanfaat 🙂

  27. waaaah artikel yang bagusss..kakakku seharusnya baca artikel ini..soalnya kakakku kuliah di holtikultura..biasanya suka nanam-nanam bunga2an juga..
    mungkin kamu bisa kerjasama sama masku..hha =)
    nice..tres bien..=)

  28. Fitria Rahmitasari

    Nice article…. cita2 besar untuk mewujudkannya… pasti mmbutuhkan peran dari pemerintah untuk memanajemen hal tersebut… Semoga anda dapat menginspirasi…=b

  29. NIce post 🙂
    Bunga sepertinya hal sepele, namun kalau dikembangkan bisa menjadi penghasilan. Contohnya bunga melati, kalau nikahan aja butuh melati banyak banget. Belum lagi buat kebutuhan kosmetik di pabrik-pabrik. Semoga bisnis seperti ini bisa berkembang di Indonesia.

    • hakim

      setuju banget, konsumsi Bunga dalam negeri saja sudah sangat tinggi. seperti yang dikatakan, mulai dari nikahan, raw material untuk kosmetik, ucapan selamat atau bahkan sekedar penghias ruangan. Demand sudah banyak dan potensial sekali untuk bertambah jika kuantitas dan kualitas supply bunga ditingkatkan.
      terima kasih buat komentarnya ya fika 🙂

  30. membaca tulisan ini, memang seharusnya bisa jauh lebih kaya dari Belanda. Dengan sumber daya alam yang begitu melimpah tentunya. ada banyak peluang bagi bangsa ini untuk mengembangkan sektor yang sama dengan Belanda, bahkan lebih dari sekedar itu. Ini tugas kita sebagai generasi penerus bangsa kawan. memanfaatkan SDA yang ada, melestarikannya dan memperkenalkan apa yang kita miliki keseluruh penjuru dunia. Semogaaa… 🙂

  31. Wah.. Bagus bgt ini artikelnya..
    Ini mengingatkan kepada kita bahwa untuk meraih sukses itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan apa yang sudah kita punya dengan seoptimal mungkin..
    Seandainya Indonesia bisa memanfaatkan SDA-nya dengan lebih baik lagi.. Bukan tidak mungkin Indonesia menjadi negara yang maju..
    🙂

    Semangat Mas Hakim Habibi.. Sukses selalu..

  32. Jazmi Basith

    1. iya memank tanah indo lebih luas…tp kebanyakan dipakai untuk pemukiman…klo pun ada, lebih baik dipakai untuk sawah, rakyat indo byk yg lapar … XP
    2. imej bunga di indonesia sepertinya g ada lagi deh. fungsi utama untuk meperindah / menunjukkan emosi…sudah jarang terlihat di kalangan sekarang…IMO
    3. Finally, bisnis bunga yg blm semua orang menekuni, sedikit pesaing, jika digarap dengan benar, akan menjadi bisnis yg menjanjikan, semoga setelah belajar disana bisa mengembangkan usaha ini ya ^^b

    • hakim

      Kalau pesaingnya di area asia tenggara, saya rasa masih belum banyak. tapi kalau dunia, Belanda memang juaranya. Bahkan menang telak jika dibandingkan dengan Kenya yang berada di posisi 2.
      Indonesia yang lebih banyak lahannya, punya potensi besar yang mampu melampaui prestasi Belanda. hanya saja, kita perlu sedikit kreatif untuk mengembangkan bidang ini
      Semoga, bisnis bunga di Indonesia semakin berkembang
      makasih banyak komentarnya ya

  33. Pedagang bunga di indonesia sudah banyak, tapi masih sedikit yang serius fokus mengembangkan bisnis bunga khas indonesia dan mengekspor keluar.. Kita generasi muda ini seharusnya yang memulai hal tersebut 🙂

  34. pedagang bunga di indonesia sih banyak, tapi belum ada yang serius mengembangkan dan berani mengekspor keluar.. Kita generasi muda ini yang seharusnya memulai hal tersebut 🙂

  35. Sas Wahid Hamzah

    Saya fikir di indonesia pun sudah banyak yang terjun dalam bisnis bunga, hanya saja memang ada beberapa kendala dalam prosesnya, seperti support dari pemerintah, kerjasama dengan perguruan tinggi, maupun dalam hal per-modalan masih banyak kendala. Berbagai pihak memang harus ambil bagian dalam men-support bisnis ini. Perguruan tinggi bisa memberikan penyuluhan mengenai proses mulai dari pembibitan hingga panen (toh kitapun punya IPB yang sudah tidak diragukan), Sarjana teknik industri maupun manajemen bisa memberikan kontribusi nya dalam mengembangkan sistem bisnis ini agar mampu menjadi bisnis yang kompetitif dan bisa memberikan profit, tak lupa, dalam suatu sistem bisnis ada suuatu standard (kualitas, lingkungaan, atau bahkan K3), dan ini harus bisa diaplikasikan agar bisnis tersebut bisa exist di pasar ekspor. Ayo sarjana2 indonesia terus berinovasi untuk mengembangkan bisnis ini, karena kita memiliki bunga dengan keragaman dan keindahan yang jauh lebih hebat dibanding belanda.

    • hakim

      Makasih masukannya mas. Memang Indonesia sudah memiliki berbagai hal untuk menjadikan bisnis ini berkembang. hanya saja kurang dalam kendala terkait proses.
      Suwun nggih =D

  36. Bisa gak ya?? lha wong sekarang yang ada bunga desa yang berubah jadi artis sinetron semua. Hahaha…
    Tapi, dengan adanya kita dan lahan Indonesia yang sedemikian luasnya, saya yakin Indonesia mampu menjadi salah satu negara dengan hasil pertanian dan perkebunan terbesar. Bunga adalah salah satunya. Ayo teman-teman, kita harumkan dunia dengan bunga Indonesia….

    • hakim

      Hahahaha, iya chul. bunga desa udah pada jadi artis :))
      Amin, semoga nama Indonesia semakin harum dengan bungannya
      matur nuwun komentarnya ^_^

  37. dini

    C’est magnifique.
    Hanya dengan bunga tulip, Belanda mampu menyita perhatian dunia.
    Semoga bunga-bunga di Indonesia juga bisa mendunia 😀

  38. G.S. Alam

    Wah inpo yang bagus nih, baru tau kalo bunga bisa dijadikan bisnis, tpi alangkah baiknya kalo infonya disertakan perbandingan dengan bisnis bunga “jadi-jadian”, toh juga bunga “jadi-jadian” itu gak mengakibatkan efek rumah kaca kayak bunga asli dan kali aja lebih mudah divariasi dari bunga asli, selain juga berdaya tahan lama (just my opinion sih, hehehe)
    kira-kira bunga-bunga khas di Indonesia kayak bunga bangkai bisa dijadikan bisnis juga ga ya ? atau kalau tidak bisa dijadikan bisnis karena “bau”nya, mungkin ahli botani kita bisa melakukan suatu mutasi gen, atau persilangan, dll agar bunga ini layak untuk diperdagangkan, karena kayaknya melati dan anggrek is too mainstream, hehehe…

    • hakim

      Boleh juga tuh buat ngembangin bisnis bunga bangkai atau raflesia arnoldi. potensial banget untuk dikembangkan
      kalau bunga jadi2an sepertinya memang sngaja tidak say bahas soalnya Belanda lebih menenkankan pada Bunga sekarang. selain lebih Indah, bisnisnya juga lebih sustainable karena customer pasti akan memperbaharui Bungannya.
      Kalau bunga jadi2an biasanya terbuat dari plastik. selain kurang memiliki nilai estetika, bisnis bunga jadi2an juga bisa menghambat perkembangan bisnis bunga segar.But overall, nice comentar.
      Bisa dipertimbangkan untuk perbaikan tulisan berikutnya
      matur nuwun ^^

  39. wendy kurniawan

    keren bisa jadi ladang bisnis mahasiswa..:D

  40. Diesta Iva

    so awesome,bisnis bunga emg interesting bgt, (cocok nih buat pr cewek :D)
    gmnapun juga namany bisnis emg perlu dukungan sana sini, trmasuk kita generasi muda. tp klo kita hny brainstorming ide bisnis apapun tanpa action ya sama sj tong kosong nyaring bunyinya.
    Hmm..yg penting tetap semangat buat para pemuda Indonesia.
    Be optmistic!
    keep moving forward!
    and chase our dreams for our nation! 🙂

  41. Bayu Rezki Pratama

    bagus banget,
    Belajar dari beberapa negara maju,
    mereka selalu mengawali perkembangan ekonominya dari yang namanya agricultural. Indonesia, sebagai negara yang punya lahan luas dan petani yang banyak, dan sarjana yang banyak pula (mendukung teknologi dan manajemennya), seharusnya ini bisa jadi peluang ya.
    Nah, gimana kalau bunga2 anggrek hutan di papua, papua, atau mana lah yang langka itu jadi icon bunga khas kita.

    • hakim

      mantap mas, memang itu sesuai dengan idenya. Diharapkan, bunga2 khas kita bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi. selain memperindah linkgungan, bisa menjadi sumber pendapatan. Ujung2nya, negara kita bisa lebih makmur
      Terima kasih sudah berkomentar 🙂

  42. anisia

    bunga ya??,bisa bisa, kalo ada yang mau seriusin hal ini.berarti 1)butuh SDM yang mampu dan mau.2) belajar, cari tahu,berarti butuh ahli juga sebagai sumber ilmu 3) jangan lupa buat tetap perhatikan bidang lain,ditimbang – timbang manfaat dan mudharatnya(bukan cuma perhitungan secara material aja,tapi mengabaikan bidang lain)..hehe

    Tulisannya dah bagus kok ru..Semangaat buat yang lebih baik lagi..:-D..^__^

    • hakim

      Tentu, mbak anisia. pengembangan selanjutnya pasti ke banyak hal yang memang diperlukan untuk kesejahteraan bangsa 🙂
      Nice comment
      Makasih ya 🙂

  43. @aryvolution

    Waw! Hebat! Ternyata bunga mulai menjadi bisnis yang menjanjikan. Indonesia yang memiliki jutaan ragam flora harusnya mampu menguasai bisnis flora, khususnya bunga di dunia! Terlebih sarjana di Indonesia kualitasnya tidak kalah dengan Belanda.

    Sarjana Indonesia, Bisa!
    Nice info, Kim.
    Thanks.

  44. Artikel yang sangat bagus, Saudara Hakim. Yang paling menarik adalah kenyataan bahwa Belanda mampu membuat bisnis bunga ini tidak sekedar mengenai masalah estetika, namun bisnis yang menjanjikan (US$ 2.4 Milyar, dan 52% of world market share). Indonesia, seperti yang telah Anda sampaikan, dapat mengirim beberapa delegasinya ke Belanda untuk mempelajari sistem bisnis dengan lebih detail (seperti yang dilakukan Jepang dahulu kala untuk bangkit dari keterpurukan, mengundang sekitar 3000 ahli dari Barat untuk mengajar). Saya tertarik untuk mengetahui kira-kira apa penyebab kritik terhadap bisnis ini dari segi sustainability, dalam tulisan Anda, secara implisit terdapat masalah pada penggunaan pupuk dan pestisida, dan emisi rumah kaca (dari manakah emisi rumah kaca ini?). Terima kasih dan teruslah berkarya bagi negeri kita Indonesia !

  45. penanggulangan masalah emisi menggunakan bunga? suka banget idenya. haha. btw, mantap ini tulisanya. hehe. sukses terus ya, semoga kelak bisa nyampe kesana satu2. amin. 😀

  46. waw keren. belanda yang bunganya cuma tulip doang tp bisa memaksimalkan potensinya. sepertinya karena mereka memang benar2 bangga dengan tulip, sehingga orang belanda dalam berbisnis bunga tulip seperti membawa misi untuk menyampaikan bahwa tulip adalah belanda dan sebaliknya. nah di Indonesia, apakah kita benar2 bangga dengan anggrek dan melati? kalau ya mungkin bisa seperti belanda atau bahkan lebih.

    • hakim

      Harusnya, Orang Indonesia bangga karena ada beberapa jenis yang tidak bisa ditemukan kecuali di Indonesia. contoh agak ekstrim bunga raflesia yang sangat indah.
      Faktanya, kita kurang pede saja dengan kelebihan kita. So, mulai dari kita2 yang masih muda, perlu mengembangkan rasa pede ini. biar ketika membangun negara, kita jadi termotivasi dan bekerja maksimal
      matur nuwun komennya 🙂

  47. Bayu S

    Mantap….tulisannya apik bro…Indonesia sangat membutuhkan orang2 seperti qta..tidak ada salahnya kalau qta belajar “njiplak” dari Belanda..asalkan hasilnya lebih baik..kayak Jepang, China, Korea,,dll yang berhasil menerapkan ilmu “Njiplaknya”,,tapi hasilnya Lebih dari yang dijiplak….Semangat untuk Indonesia yang Lebih baik…:)

    • hakim

      Setuju sama mas Bayu, Kita perlu Njiplak dari Belanda tentang mengembangkan negaranya.
      Selain njiplak, kita juga perlu mengembangkan potensi kita. saya yakin pasti bisa karena orang Indonesia itu pinter2, cuma kurang diberdayakan saja.
      Makasih nggih 🙂

  48. C’est super….bon courage!! 😀

  49. Ulfa Meida Nurmaya

    Kerenn, kim..
    sederhana, tapi ngena. ga nyangka juga bunga yang seringkali (hanya) digunakan sebagai wahana untuk memperindah lingkungan, ternyata memberikan kontribusi yang besar bagi Negara..
    semoga Indonesia kita juga mampu melakukan hal yang sama. Melihat hal sederhana menjadi sesuatu yang besar :))

    • hakim

      Tidak hanya yang sama, pasti kita bakalan lebih baik.
      semoga para pelajar yang akan belajar di Eropa (termasuk anda) bisa membawa ilmu yang bisa mengembangkan Indonesia dan salah satunya tentang teknologi maupun bisnis bunga khas Indonesia 🙂
      dank u

  50. wah bagus infonya bro, selama ini kita hanya terpaku bahwa Belanda identik dengan bunga tulip. Dari artikel ini kita bisa tahu asal tulip dari mana sampai efek samping dari rumah kaca yang dibangun di sana, karena anggapan awal kita bahwa rumah kaca tidak seberapa berpengaruh pada lingkungan. Dengan begitu kita sebagai salah satu negara agraris dan terletak di garis khatulistiwa harusnya banyak belajar berkebun terlebih lagi dengan komoditas bunga kita yang tidak kalah pamornya, yaitu bunga Anggrek.

    • hakim

      Semoga bunga2 khas Indonesia benar2 bisa dikembangkan dan dapat dijadikan pendapatan negara layaknya bunga tulip,
      Thank you supportnya 🙂

  51. hayu_herviani

    Wah, tulisan yang menginspirasi sekali Bung Hakim 🙂
    Tulisan ini (juga) cukup menampar saya Bung, haha.
    Begini setahu saya Belanda itu membuat tanah rendah (Nederland) yang semula berada di bawah permukaan laut menjadi daratan yang dapat ditinggali. Bayangkan dengan kondisi yang seperti itu Belanda melihat bahwa peluang bisnis berbunga itu ada. Kita sebagai negara tropis yang masih kaya dengan fauna dan flora dan dengan iklim yang sangat menunjang untuk potensi pertanian-nya agak sedikit lost untuk menggunakan peluang ini untuk berbisnis hehe. Sepertinya tersilaukan dengan bisnis2 lainya ni #eeh :p haha
    Ibaratnya, kalo kita nancepin pohon melati cukup disiram setiap hari dan diberi pupuk bakal tumbuh dengan subur kok 😀
    Semoga yang baca artikel ini semakin banyak ya Bung, agar semakin banyak juga orang Indonesia yang ‘melek’ dengan segala pontensi yang sebenernya kita sudah miliki tapi belum teroptimalkan 🙂
    Setidaknya jangan sampai kita di reminded dengan hal-hal yang sebenernya kita udah punya oleh orang lain.
    Nice share Bung 😀

  52. mira_winatasari

    setujuuuuu dengan ide ini.. bisnis selama ini terkesan agak “mencekik” dan “terlalu serius”, walaupun sudah mulai berkembang sih bisnis-bisnis yang fun seperti modifikasi baju, sepatu, dll tapi tetep aja yang kadang terlalu menonjol dari segi bisnis ya persaingannya..
    naaahhh kalo bisnis di hal-hal yang sweet dan cantik kayak bunga gini kan kesannya ada kesan feminim di dalam bisnis itu sendiri. Bunga itu hal kecil yang ada di mana-mana tapi sebenarnya sangat bermakna loo sampai ada kata-kata “say it with flower” hehe.. yahh walaupun teknologi yang digunakan bukan teknologi yang cukup gampang dan bisa jadi mengembangkannya dengan perasaan nggak “berbunga-bunga” alias kringeten mikir :p
    setuju lagi sama pernyataan bahwa diperlukan SDM yg berkualitas juga buat bisnis ini. Teknologi hanyalah teknologi tanpa ada “nyawa” yang menggerakkan ya 🙂
    okeee cukup segini saja komen saya yang lebih memandang ke arah feminisme karena saya seorang perempuan (asli) 🙂

  53. Brian Biondy

    artikel yg menarik.
    tapi musim di indonesia kan beda dg belanda, kira2 bisnis bunga apa yg sekiranya menjanjikan keuntungan yg menggiurkan dan tidak seberapa bergantung pada cuaca ? trims

    • hakim

      banyak mas. Yang dikembangkan bukan bunga tulipnya, tetapi bunga khas Indonesia seperti anggrek, melati atau kalu perlu raflesia arnoldi yang langka.
      Seluruh dunia tahu kalau produk2 holtikultura (florikultura juga) kita sangat luar biasa. namun pengembangannya kurang. jadi, kreativitas orang belanda seperti penggunaan close greenhouse perlu dikembangkan di Indonesia. tentunya perlu penyesuaian dengan kondisi negara kita.
      Nice comment, dank u 🙂

  54. kita telah banyak mendengar ttg kemajuan negara tetangga maupun negara lain yang mengembangkan agrobisnis secara nyata, sehingga hasil dari pengembangan tersebut menjadi salah satu pendapatan negara yang utama. Belanda sebagai salah satu negara bekas penjajah Indonesia ini diketahui memiliki teknologi yang mumpuni dalam hal meningkatkan kualitas bisnis bunganya seperti yang telah dijelaskan oleh mas hakim habibi ini dalam tulisannya tersebut di atas. oleh karena itu dengan tulisan ini kita sebagai salah satu muda mudi Indonesia hendaknya dapat terpacu untuk menerapkan bidang keilmuan yg kita miliki untuk memajukan bangsa ini. dengan berkumpulnya para ahli di bidangnya dan menyatukan visi untuk mengarahkan Indonesia ke arah yang lebih baik. saya yakin kita pasti bisa, kita awali dari hal yg kecil, kita mulai dari diri kita sendiri.
    anyway thanks mas, tulisannya menginspirasi. sukses selalu.

  55. Whendy Pamungkas

    Bunga di Indonesia memang sangat banyak dan beragam,, jangan sampai ciri khas bunga di Indonesia dibiarkan, kemudian kalau sudah berhasil dikembangkan bangsa lain baru deh kita marah2, apalagi negara tetangga sudah berhasil merebut salah satu bunga kita: Bunga Citra Lestari..hehe..

  56. Info bunga seluruh dunia kalau bisa, Boy..Hehehe

  57. Jefi

    Sebuah tulisan yang menginspirasi Boss.. Semoga Indonesia bisa belajar untuk memanfaatkan potensi hayati-nya yang luar biasa (salah satunya bunga). tidak salah kalau Belanda jadi tuan rumah untuk pameran bunga internasional, yaitu Venlo World Expo Floriade 2012. Sejumlah bunga dan tanaman yang menjadi ciri khas Indonesia akan dipromosikan pada ajang Venlo World Expo Floriade 2012. Pameran akan berlangsung di Venlo, Limburg, Belanda, pada 4 April hingga 7 Oktober 2012.
    maju terus “Bunga Indonesia”!!!

  58. Pokoke sing update informasine, Boy.. Sukses selalu.

  59. Munjiah

    “devisa yang diraup sebesar US$ 2,4 miliar hanya dari ekspor bunga tulip”
    Bahkan negeri pengerin laut bisa dapat devisa segitu cuma dari bunga tulip yang notabene bukan bunga asli dari Belanda.
    Banyak bunga yang bisa tumbuh di Indonesia, entah itu bunga asli Indonesia ataupun bukan asli dari Indonesia. So, Indonesa pasti bisa berkembang lebih dari Belanda jika lingkungan disini tetap terjaga. Bagaimana bisa menanam bunga kalau tanahnya dibangun begitu banyak bangunan?

    • hakim

      Belanda dengan geografis yang sebenarnya jauh tidak menguntungkan ketimbang negara kita, mampu menjadi negara florikultura yang sangat maju melalui kreatifitasnya. Indonesia memiliki potensi besar untuk melampui, bahkan berkali – kali lipat. perlu pengembangan yang strategis serta taktis agar industri bunga Indonesia mampu bersaing di dunia.
      Makasih komennya ya 🙂

  60. Adhito

    Super sekali. Terasa berwarna warni artikelnya soalnya bungane apik-apik. hehe..

    Indonesia kebanyakan emang menang SDA (alam)nya, tapi kan alam juga gabisa menjadi “bernilai” kalo skill SDMnya ga ahli dalam melihat dan memanfaatkan peluang yg sudah tersedia.

    Pandangan sekarang, investor lebih berminat ke bisnis yang “komerrsil” dmana keuntungan udah terlihat jelas dalam waktu tertentu. Sementara bisnis bunga ini ga semata-mata “komersil” tapi butuh SDM yg memang suka dengan keindahan atau telaten ngurusi ngenek’an. Jadi yg perlu dirubah ya mindset investor dlm pemilihan penanaman modal atau kebijakan pemerintah gmn caranya untuk mendukung bisnis di sektor ini, IMHO .

    Sukses trus gan 🙂

    • hakim

      hahaha, “ngenek’an”.
      Ane stuju, selama ini, eksploitasi kita cenderung ke sumber daya alam mentah yang langsung dipakai dan cepat habis seperti minyak, gas, batu bara, pasir dkk. BUnga bisa dijadikan alternatif karena selain bisa diperbaharui, juga berpotensi besar untuk dikembangkan di Indo
      Nice comment 🙂

  61. Friskamecca

    Wah bener bgt tu, Indonesia tu subur, g’pake dirawat aja udh bs brbunga kog apalagi ditekuni psti bisa bermanfaat.
    Qt pux anggrek, mawar dan melati yang biasanya buat prosesi pernikahan masyarakat Indonesia, pasti bisa jadi bisnis yng menguntungkan. Tapi tetep sebagai bangsa yng jadi paru-parunya dunia ni, kelestarian lingkungan jadi hal utama yang harus dijaga.
    Terima Kasih inspirasinya:)

    • hakim

      Sama2 mbak,
      Wah, betul juga ya. Indonesia banyaka penduduknya dan kita juga punya musim yang dipercaya baik untuk pernikahan. waktu2 gitu, pasti permintaan banyak dan perlu supply yang lebih.
      Btw, makasih komentarnya 🙂

  62. Izzuddin Baihaqi

    sebenarnya bisnis kayak gini ini perlu dipertimbangkan juga supply chain atau rantai pasoknya. sifat tanaman yang mudah rusak ato mati bisa dijadikan pertimbangan gimana model rantai pasoknya. so, kalo misalkan bisa ya bisa digunakan model rantai pasok untuk perishable product yang biasa digunakan di makanan. karena, kalo liat dari sifat antara tanaman dengan makanan, yo sama2 gampang rusaknya. kalo rusak dikit, defect, nilainya turuuuuuunnnnnnn banget dan bisa jadi kerugian buat produsen ato konsumen….hehehe

    Apik le, teruskan perjuanganmu. semoga sukses dan bisa ke Paris…amiiin

    • hakim

      Wah betul mas. kita tinggal ngembangin dikit atau bahkan menduplikasi ide2 di rantai pasok buat perishable produk ke bunga khas Indo. habis itu langsung dikembangin.
      Itu potensial banget buat membangun jaringan logistik layaknya belanda atau bahkan bisa lebih baik mengingat di Indonesia ada pakar rantai pasok maupun logistik
      Matur nuwun komentarnya nggih 🙂

  63. Wow keren. Bisnis bunga Ini cukup potensial untuk dikembangkan mengingat potensi di Indonesia dengan kekayaan alamnya

    • hakim

      tentu saja bang, sangat sangat potensial sekali.
      So, kita perlu ngembangin bisnis kembang di Indonesia biar tambah berkembang
      Terima kasih buat komentarnya 🙂

  64. Ruly

    LUAR BIASA!!!!
    keindahan bunga khas indonesia juga bisa mengalahkan bunga tulip di belanda, sungguh pelajaran menarik apabila bangsa indonesia benar-benar bisa mengambil peluang dan akhirnya menghasilkan pendapatan yang jauh lebih besar dari yang belanda dapatkan, persiapkan dengan matang untuk sumber dayanya dan harus berani maju untuk bersaing

  65. Aq komen ya .. 🙂

    Tulisannya nyaman dibaca, tak ku sangka dikau pandai menulis juga 🙂
    Setauku indonesia punya kota yg dijuluki kota kembang, lupa kota apa-wkwkwkk, bandung ya? ato malang? bisa tuh buat pilot project bisnis bunga indonesia, lumayan bisa bantu2 meramaikan program Visit Indonesia.

    eh, btw referensi [3]nya kok gak da. langsung loncat ke [4]?

  66. musthofa ahmad

    Masalahnya orang indonesia itu terlalu melihat hijau rumput tetangga…
    Semuanya berfikir bahwa sector agrobisnis kita tbukan hal yang perstisious, padahal kita tahu kita memiliki modal yang melimpah untuk hal itu..

    Pola fikir harus mulai dirubah, dari dini dan didukung oleh aksi nyata dari pemerintah…

    We have to be proud of our own nation, we have the best gift of God here.. 😀

  67. iis

    Sip.. Sebuah tulisan singkat tetapi mampu membuka pikiran kita untuk sadar akan potensi(bunga) di Indonesia yang cukup besar dalam industri bunga. Belajar kapanpun dan dimanapun untuk kebaikan.

    • hakim

      Buat Anda yang akan pergi ke negeri napoleon, semoga bisa membawa ilmu yang dapat mengembangkan Indonesia juga
      Merci bcp

  68. arykaputra

    Wah, baru tau kalau ternyata bunga tulip asalnya dari Turki. Jadi berfikir…kalo Turki = Indonesia dan Belanda = Malaysia, apa ya yang akan terjadi…? ^^
    Pelajaran yang dapat diambil adalah, jangan sampai aset / kekayaan yang dimiliki oleh bangsa kita keduluan dieksploitas oleh bangsa lain…

    • hakim

      Semoga, sampeyan yang sedang belajar di luar negeri juga bisa membangun Indonesia menjadi lebih baik mas
      matur nuwun komentarnya 🙂

  69. WonG_GuNdHuL

    sep…

  70. Novian Aditya

    Semoga teknologi closed greenhouse yang mengadopsi close-loop system bisa diterapkan di Indonesia. Karena Indonesia negara yang tropis maka dari itu bisa dikatakan mendapatkan sinar matahari yang lebih,dengan begitu sistem ini bisa jadi menguntungkan.

    • hakim

      Iya gan, memang seharusnya itu sangat mungkin diterapkan di Indonesia. cuma kita belum ada concern buat mningkatkan sektor bunga kita seperti belanda. semoga ke depan benar2 bisa dikembangkan

  71. Kebiasaan Indonesia adalah tidak memaksimalkan apa yang sudah ada yang diberikan ALLAH kepada umat Indonesia, Indonesia adalah surga dan seharusnya Indonesia bisa menjadi negara agraris yang besar yang menjadi rujukan semua negara di dunia, tinggal bagaimana para sarjana dan pemerintahan serius menanganinya…. sukses yaaa

  72. argaparama

    emang bunga tuh dah jadi semacam ciri khas di Belanda, apalagi bunga tulip..
    Nah, Indonesia kan juga punya bunga khas tuh, muga muga saja memungkinkan untuk nantinya dikembangkan industrinya, gag nyangka juga klo industri bunga itu ternyata ada ya,hhaha..
    Saya tunggu kabar baiknya lah dr negara kita, pasti bisa kok, percaya gua..

    But, Nice Share masbro..:D

  73. dede

    sumber daya alam udah mendukung, tinggal siapa yang mau melakukan. mulai dari hal yang kecil, mulai dari diri sendiri, mulailah saat ini
    maju terus Indonesia !
    😀

  74. anggafanani

    siiiip… smakin banyak ide mengenai pemanfaatan smber daya di indonesia…
    ide sudah banyak, teknologi juga sudah ada… tinggal semangat untuk merealisasikanya yang perlu didorong..

  75. semoga tekhnologi,ide,inovasi,pikiran,sdm,produk,semuanya tercipta dari negara kita dan bukan dari negara orang,dan semoga semua orang bangga dengan hal itu.. terus berkarya jehhhh

  76. rizki

    mantap artikelnya…1 cabang industri baru…
    artikel ini kemungkinan besar bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. Wajib Di Follow up ke publik ini…^^

  77. farkhan

    semoga bisa menginspirasi Indonesia

  78. sandy

    Mantap bos. Belanda memang negara yang terkenal dengan beraneka ragam floranya. Dan mereka bisa menjadikan itu sebagai sebuah kesempatan emas. Bayangkan negara kita Indonesia, negara dengan segala kekayaannya alamnya, apa yang terjadi jika kita bisa memanfaatkan karunia itu. Bukan tidak mungkin kita bisa lebih hebat dari negara yang pernah menjajah kita tersebut. Sukses buat kita semua bos!

  79. Sofyan Fahmi

    Kalau bunga tulip yg g harum bisa menghasilkan US$ 2,4 miliar, bunga melati, sedap malam, & wijaya kusuma yg lebih harum & menjadi bunga nasional Indonesia juga pasti bisa menghasilkan lebih dari US$ 2,4 miliar. Kalau belum cukup, bunga bangkai juga bisa… Kurang banyak ikon bunga gimana coba Indonesia itu..? Sukses, nice writting..!

  80. reza

    wah nggak nyangka,bunga bisa menjadi salah satu sumber pendapatan utama belanda…
    semoga kelak generasi muda indonesia dapat melakukan hal serupa di negeri ini 😀

  81. Kereen…
    tapi kalo nanam bunga kayak gini jangan lupa bunga matahari y… biar bisa mengeluarkan sinar untuk beli tanaman baru buat nyerang zombie..hehe #plantvszombie,,

  82. Cerdas! Belanda sangat memaksimalkan apa yang mereka miliki sekaligus menjadi ciri khas negara mereka..walaupun ternyata si Tulip asalnya dari Turki, tapi toh ternyata Belanda justru dikenal dari bunga Tulipnya ketimbang Turki sendiri…

  83. mestinya Indonesia dengan segala potensi pertaniannya bisa menyaingi Belanda,, dengan tanahnya yang subur gemar ripah loh jinawe hampir semua tanaman bisa tumbuh dengan baik di Indonesia (termasuk bunga tulip), namun sistem yang menunjang sektor pertaniam masih jauh dari Belanda, sistem inilah yang perlu di contoh dan coba diterapkan di Indonesia. Daripada uangnya dihabisakan untuk jalan-jalan “wakil rakyat”, mending di buat study banding tentang sistem dan manajemen pertanian yang ada disana,

  84. US$ 2,4 miliar hanya dari ekspor bunga tulip
    Seharusnya ini bisa memotivasi bangsa Indonesia yang mempunyai berbagai jenis bunga yang tak kalah indahnya 😀

  85. roustantyo

    Melihat fakta di Belanda, kayaknya beda bumi-langit dengan Indonesia. Di sini, teknologi rekayasa genetika dikembangkan saja susah. Apalagi masih harus diintegrasikan dengan logistik, mass product customization, rantai pasok, dan customer intimacy.

    • setuju dengan komentarmu, bro. tapi berdasarkan info dari temen ane yang lagi di kuliah di IPB, disana ada borneo island yang mengembangkan bunga2 khas Indonesia. tapi, yang jadi permasalahannya adalah belum di bisniskan secara optimal. So, kita perlu belajar dari Belanda buat tau gimana caranya mengembangkan bisnis bunga khas negara kita
      Makasih kometarnya 🙂

  86. “US$ 2,4 miliar hanya dari ekspor bunga tulip”
    Seharusnya ini cukup memotivasi bangsa Indonesia yang punya berbagai macam jenis bunga yang tidak kalah indah 😀

  87. syukron

    Tentunya peran serta dan dukungan dari pemerintah sangat diperlukan untuk mewujudkan hal diatas. 🙂

  88. dhanang

    wah…kug bisa ya…bunga yang hanya begitu bisa dijadikan sebagai sebuah industri..semoga kita juga mampu unutk mencontoh pada Belanda…amien..tapi tidak pada aspek ini saja.. tapi di segala bidang…

  89. sn hanifa

    Keren.. Semoga makin banyak anak bangsa yg belajar teknologi disana, bisa mengembangkan industri bunga di negara kita ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s