#437 Imagine About Agriculture

Imagine about the agriculture.

Imagine dalam bahasa Indonesia artinya adalah membayangkan. Saya akan membayangkan sesuatu setelah saya membaca artikel terkait tentang negri Belanda.

Terbayang dalam benak saya betapa indahnya suasana di pedesaan negri Belanda dimana banyak orang yang bercocok tanam dan memiliki sebuah rumah dari kayu yang diisi dengan ternaknya. Seperti yang biasa ada di dalam kartun atau di sebuah acara TV kabel. Walaupun orang-orang di pedesaan itu hanya memiliki beberapa hektar tanah untuk bercocok tanam, tapi mereka tetap komitmen menggunakan tanah tersebut untuk lahan pertanian turun temurun. Hebatnya mempertahankan status sebagai seorang petani di Belanda adalah sebuah komitmen yang besar menurut saya dimana sekarang perkembangan teknologi semakin besar dan mulai maraknya perusahaan elektronik raksasa yang membutuhkan banyak orang pintar untuk mempertahankan keeksistensian perusahaannya dalam persaingan ekonomi. Tetapi masih banyak orang di Belanda yang mempertahankan statusnya sebagai ‘petani desa’ dan ini membuahkan hasil yang bukan sedikit melainkan Belanda menjadi negara pengekspor bahan makanan terbesar.
“Negara kami kecil, tetapi di dunia besaran perekonomian kami ada di urutan ke-16,” tutur Martin J Kropff, Rektor Universitas dan Research Wageningen, Den Haag, Belanda, Jumat (27/8).

Kutipan yang didapat dari Koran harian tersebut membuktikan pada saya bahwa orang Belanda memiliki hasrat untuk maju dari yang lain tanpa ada keraguan. Ditambah dengan letak geografis negara Belanda yang berada di pinggir laut, bagaimana caranya sebuah negara yang berada di pinggir laut kondisi pertaniannya subur dan menjadi lahan utama agroindustri negara. Bayangkan bagaimana sebuah ilmu rekayasa digunakan untuk memajukan pertanian di negara tersebut. Pastinya banyak cara yang dibuat sebisa mungkin untuk mempertahankan kesuburan tanah tersebut.
Sudah banyak orang di dunia mungkin tahu bahwa ilmu pertanian di Belanda itu sudah sangat baik adanya dan negara itu tidak hanya memberikan teori tentang bertani yang baik tetapi juga terdapat praktek dari teori tersebut yang terbukti , contohnya lahan pertanian di pinggir laut tersebut. Salah satu universitas yang saya tahu adalah Wagenigen yang terkenal dengan ilmu pertaniannya. Banyak dilakukan riset bidang pertanian yang dilakukan oleh mahasiswa di universitas tersebut yang dijadikan saham bagi negara Belanda sendiri. Karena riset-riset tersebut menghasilkan banyak prodak penelitian yang baru yang bermanfaat.

Jadi pertanian Belanda menjadi maju karena komitmen dari warganya yang tidak peduli dengan status si petani mereka dan ada hasrat untuk lebih maju dibandingkan yang lain. Sungguh mempesona saya untuk bisa belajar pertanian di negri Belanda.

Martin Kropff memberikan ilustrasi bahwa sekilogram benih tomat dari Belanda saat ini, misalnya, di Eropa bernilai lebih mahal daripada sekilogram emas. Itu semua merupakan hasil riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda sejak lebih dari setengah abad yang silam.

Apa yang bisa anda bayangkan setelah membaca potongan berita di atas? Terkejut pasti dan tergiur juga pasti tapi hal di atas tidak semudah yang dibayangkan. Penelitian tersebut mungkin sudah dilakukan berulang kali dengan percobaan yang gagal berulang kali yang pasti tidak semudah membalikan tanah. Sungguh menarik jika dibayangkan banyak orang yang terbuka matanya untuk mendapatkan ilmu pertanian yang hebat tersebut dari Belanda untuk mengubah pola pikir industry dunia menjadi sebuah industri yang ramah lingkungan dan bermanfaat untuk segala aspek kehidupan dimulai dari bidang pertanian.

– ditulis oleh Marietta T.W.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s