#439 Di Balik Keindahan Totaal Voetbal

Pencinta sepak bola hampir tidak ada yang tidak tahu dengan yang namanya Totaal Voetbal. Jauh sebelum Spanyol menggebrak Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 dengan tiki taka-nya, dilanjutkan Barcelona yang mendominasi 13 gelar dalam kurun waktu 3 tahun dengan taktik yang sama, sepak bola Belanda sudah terlebih dahulu memberikan sentuhan berbeda dengan Totaal Voetbal miliknya.

Total Football (dibahasa-inggriskan) resmi diperkenalkan kepada khalayak dunia saat Piala Dunia 1974, setelah sebelumnya hanya diterapkan oleh Ajax dan Feyenoord, 2 klub asal Belanda. Tim nasional Belanda yang diarsiteki oleh Rinus Michels, membuat inovasi baru yang mungkin belum pernah dilakukan tim nasional manapun, yaitu semua pemain diharuskan bergerak ke posisi dan pos manapun, kecuali kiper.

ImageRinus Michels

Sebuah taktik yang sangat aneh pada masa itu. Namun hasilnya luar biasa. Dipimpin oleh sang legenda, Johan Cruyff, Belanda tampil perkasa dengan menggasak 2 kali juara Piala Dunia, Uruguay, 2-0 di pertandingan pertama. Kemudian di perempat final membantai Argentina 4-0, dan di semifinal menghajar juara bertahan Brazil 2-0. Meskipun akhirnya kalah di final, namun Belanda tetap diapresiasi dengan gelar “juara tanpa mahkota”.

ImageTim Nasional Sepak Bola Belanda, Piala Dunia 1974

ImageJohan Cruyff

Prinsip Total Football sesungguhnya cukup sederhana. Berdasarkan sebuah artikel yang berisi analisis penulis Inggris, David Winner (penulis buku Brilliant Orange: The Neurotic Genius of Dutch Football), Total Football merupakan permainan ruang yang sangat cerdik. Luas lapangan sepak bola sebenarnya bisa meluas atau menyempit, semua tergantung dari pergerakan dan posisi pemainnya. Jika bola dikuasai oleh pemain Belanda, pemain yang lain harus bergerak ke penjuru areal lapangan, bahkan hingga tepi garis luar. Sehingga lawan akan melihat bahwa lapangan menjadi luas. Sementara ketika bola dikuasai lawan, 2 hingga 3 orang pemain yang paling dekat dengan bola harus sesegera mungkin menutup pergerakan pemain lawan. Tidak peduli dia pemain belakang, tengah, atau penyerang sekalipun. Sehingga pemain lawan akan melihat lapangan menyempit. Sebuah taktik yang membutuhkan kekompakkan dan kerja sama tim yang tinggi agar tidak terjadi penumpukkan pemain.

Mungkin dari beberapa penggila sepak bola muncul pertanyaan, darimana ide tersebut bisa muncul di kepala Rinus Michels? Berdasarkan artikel tersebut lagi, ide itu muncul karena kondisi alam Belanda. Permukaan tanah Belanda sangat rata. Dan sebagian besar daratan Belanda lebih rendah dibanding ketinggian muka air laut. Akibatnya hanya sebagian saja daratan di Belanda yang bisa ditempati.Image

Untuk mengatasi kepadatan penduduk yang tinggi, upaya memperluas daratan terus dilakukan. Misalnya dengan membangun dijk (tanggul) dan dinding laut. Atau dengan optimalisasi pemanfaatan jalur air. Namun, apakah hal itu cukup?

ImageNorth Sea Protection

 Tidak. Oleh karena itu, warga Belanda berupaya mungkin membuat sugesti atau khayalan pada dirinya bahwa daerah tersebut luas meskipun dengan daratan yang terbatas dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Hal itu diwujudkan dengan penempatan posisi bangunan yang teratur, serasi, dan kompak. Konon katanya, tata letak di Belanda merupakan yang terbaik di Eropa. Hal inilah yang memicu sensitivitas warga Belanda terhadap posisi dan ruang.

ImageAmsterdam

Image

Sungguh luar biasa inovasi negara Belanda. Ternyata dibalik keindahan Total Football, terkandung makna yang sungguh tidak kalah indahnya. Ahh,, Belanda mengajarkan kita bahwa sepak bola bukan sekedar permainan belaka, namun bisa saja menyangkut soal seni, budaya, sosial, hingga politik.

– ditulis oleh Yoga A. Ermansyah

11 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

11 responses to “#439 Di Balik Keindahan Totaal Voetbal

  1. Florence Tuhumury

    Suka sama isi tulisannya mas

    Saya sdh tahu istilah ini sejak usia 5 tahunan krn oma saya pencinta tim oranye tapi baru melalui tulisan ini saya tahu latar belakang taktik sepak bola khas Belanda tersebut.

    Mampir-mampir juga ke tulisan saya ya😀
    https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/03/41-belajar-budaya-di-pasar-malam-indonesia-2012/

    -flo-

  2. nice writing mas Yoga….Saya salah satu penggemar berat tim Oranye lhooo…Saya pernah nonton sekali kilas balik pertandingan belanda dengan total football..very beautifull…so intelligent and creative…tapi sayang, sekarang Belanda mainnya terlalu bertahan ya?

    • Terimakasih mas pariartha… Sama kita mas.. hehe
      Kalo sekarang menurut saya pemain Belanda cenderung bermain di posisinya terus.. Kalo yang tahun 74 itu saya liat, waktu nyerang ataupun bertahan pemainnya kelihatan banyak, kayak waktu lawan Argentina ini…..http://www.youtube.com/watch?v=kd8zi-DZSnQ
      Mungkin salah satu faktornya karena pemain Belanda tahun74 (selain Johan Cruyff) semua bermain di Liga Belanda, jadi sudah lebih tahu karakter permainan kawan. Khusus Johan Cruyff, biarpun main di Barcelona, tapi emang dasarnya pemain super, jadi langsung nyetel sama timnya.
      Kalo sekarang, pemainnya mencar-mencar semua.. haha.. Sneijder dan Van Bommel dan Sneijder main di Italia, Van Persie, Nigel De Jong, dan Van der Vaart main di Inggris, Robben main di Jerman, Affellay main di Spanyol.. Jadi karakter permainannya beda-beda semua.. hehe..
      Terima kasih sudah membaca tulisan saya.. Jika berkenan, bisa mengunjungi blog saya juga.. http://yogaakbarermansyah.wordpress.com/

  3. Halo kawan

    Gw suka sama tulisan lo,just info gw dah tahu istilah total football dari gw umur 5 tahun karena oma gw penggila tim oranye hehehe,tetapi penjabaran kompleks dibalik istilah tersebut baru gw pahami setelah baca tulisan lo ini..Goed gedaan broer!

    Main-main juga ya ke tulisan gw, opinimu berarti kawan
    https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/03/40-belanda-pionir-majalah-playboy-edisi-lesbian-pertama-di-dunia/ dan https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/03/41-belajar-budaya-di-pasar-malam-indonesia-2012/

    -flo-

  4. Florence Tuhumury

    Halo kawan🙂

    Gw suka sama tulisan lo,just info gw dah tahu istilah total football dari gw umur 5 tahun karena oma gw penggila tim oranye hehehe,tetapi penjabaran kompleks dibalik istilah tersebut baru gw pahami setelah baca tulisan lo ini..Goed gedaan broer!

    Main-main juga ya ke tulisan gw, opinimu berarti kawan🙂
    https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/03/40-belanda-pionir-majalah-playboy-edisi-lesbian-pertama-di-dunia/ dan https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/03/41-belajar-budaya-di-pasar-malam-indonesia-2012/

    -flo-

  5. Waw… analisis yang cukup tajam dari bung Moya.. Terima kasih atas infonya moy.. jadi nambah pengetahuan juga.. Tapi sepertinya ada sedikit kesalahan dalam penulisan.. Yang benar itu tiki taka, bukan tika tiki.. hehe..

    Yak.. Memang tiki taka merupakan pengembangan dari Total Football. Lebih tepatnya setelah diturunkan ilmunya langsung oleh sang legenda, Johan Cruyff, di Barca. Sayangnya taktiknya lebih berkebang di negara Spanyol. padahal ane berharap timnas Belanda saat ini bisa mengembalikan kejayaan sepakbola Belanda jaman dulu, apalagi pemainnya bagus-bagus sekarang. Seperti pemain kesukaan saya, Wesley Sneijder, yang berhasil meraih treble winner 2 tahun lalu..

    Oh iya, kalo bisa jangan bawa bawa Inter ya bung Moya, nanti ada Interisti marah.. hehe.. Selan itu, saya juga pernah ngebantai **** pake Inter 3-0 juga.. hehe

  6. Waw,, analisis yang cukup jeli nih dari bung Moya… Terima kasih banyak nih sudah nambah-nambah infonya.. Tapi tampaknya ada kesalahan penulisan bung, yang benar itu tiki taka, bukan tika tiki.. hehehe..

    Yak, benar sekali.. tiki taka memang turunan dari Total Footballnya belanda. Lebih tepatnya setelah diturunkan langsung ilmunya oleh sang legenda sendiri, Johan Cruyff, di Barcelona. Berarti memang sepakbola Belanda cukup membawa pengaruh yang besar juga bagi perkembangan sepakbola sekarang. Sayang ternyata taktiknya lebih berkembang di negara Spanyol ya, padahal saya berharap timnas Belanda saat ini bisa mengembalikan kejayaan sepakbola Belanda jaman dulu.. Terlebih sekarang pemainnya bagus-bagus, seperti pemain kesukaan saya, Wesley Sneidjer, yang berhasil merengkuh treble winner 2 tahun lalu..

    oh iya, kalo bisa jangan bawa-bawa Inter ya bung Moya.. nanti ada Interisti yang marah.. hehe.. sebab saya juga pernah ngebantai **** pake Inter 3-0 juga…hehe….

  7. iy, betul sekali. Total Football memang permainan sepakbola yang paling efektif, sayangnya, Barca kurang maksimal lagi menerapkannya kala menghadapi Chelsea di semifinal UCL.

    Artikel yg bagus Yog. Nice

    • Ente kayak yang pernah ngeliat pertandingan Belanda tahun 74 aja moy.. haha..
      Kalo ane emang beneran pernah nonton pertandingannya. Waktu sebelum Piala Dunia 2006, ada disisarin Pildun yang sebelum-sebelumnya.. Dan ane nonton waktu itu yang Pildun 1974.. Dan emang permainannya mantap banget.. Kalo kata ane, permainan Belanda waktu itu belum ada yang bisa ngalahin sampai saat ini.. bahkan sama timnas Belanda saat ini sekalipun…

      Kalo Barca, kalo kata ane lebih ke tiki taka… operan pendek sama akurasinya lebih menonjol…

      btw.. thx udah menuhin komen…

      • Saya penggemar Barca (& CIty yg baru juala BPL kemaren, hehehe). Saya cukup tahu konsep tika-tiki Barca karena sering melihat pertandingan Barca di TV, sekaligus saya terapkan sendiri di permainan PES saat membantai Inter Milan yg dimainkan oleh teman saya, 3-0, ya, meskipun dengan terseok-seok, Inter Milan tetap saja tidak bisa mengalahkan Barca yg saya kendalikan dengan tika-tiki, meskipun itu hanya di game PES.
        Saat saya membaca artikel kamu, yog, dan saya ingat para analisis komentator di tv, seperti Bung Kus, Bung Toni, & Bung Toel, saya sadar, memang tika-tiki Barca merupakan modifikasi dari Total Football timnas Belanda, seperti yg saya temukan analisis perbandingan tika-tiki dengan total football berikut.
        http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10328004

        nuhun, semoga membekas😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s