#444 Si Bulat Panjul dari Holland

Benda bulat berdiameter sekitar empat cm ini berhasil merangkak naik dari suatu daratan eropa di bawah permukaan laut menuju daratan setinggi 1.856 meter diatas permukaan laut tempat saya berdiri. Tak henti saya memandangi benda bulat agak panjul ini. Heran, kenapa benda dari tempat jauh ini bisa berada disini.

Bibit kentang! Itulah benda bulat yang saya maksud. Bukan sembarang bibit! Ini adalah bibit Kentang Holland. Begitulah petani disana menyebutnya.

Saat ini, saya berada di Pangalengan, pusat penghasil kentang terbesar di Jawa Barat. Produksi kentang di daerah ini cukup berperan dalam memenuhi kebutuhan kentang nasional. Kurangnya ketersediaan bibit kentang berkualitas di tanah air, menyebabkan dilakukannya impor bibit kentang dari luar.
Daaan, bibit kentang dari Belanda-lah yang menjadi pilihannya.

Mengapa?

Selidik punya selidik, kualitas bibit Holand ternyata sangat baik dan banyak diminati. Saat ini, Belanda menguasai 72% perdagangan bibit kentang dunia. Dengan kreatifnya, dari alokasi lahan budidaya bibit yang hanya seluas 40.000 hektar, negara ini mampu mengekspor lebih dari 700.000 ton/tahun bibit kentang ke sekitar 80 negara. Negara dengan 50.000 petani ini menjadi satu dari sepuluh produsen kentang terbesar dunia.

Lantas mengapa bibit kentangnya begitu berkualitas?

Selain karena faktor iklim yang cocok, breeder yang profesional, teknologi yang inovatif dan kerjasama yang intensif dengan lembaga penelitian, adanya balai pengawasan bibit menjadi garansi mutlak dihasilkannya bibit kentang kualitas terbaik. Adalah Netherlands General Inspection Service for Agricultural Seeds and Seed Potatoes, suatu balai sertifikasi dibawah pengawasan Departemen Pertanian yang dikelola oleh petani, pengguna, dan pedagang bibit kentang, yang berperan penting mengontrol kualitas bibit kentang negara pengekspor produk pertanian terbesar kedua dunia ini tetap baik.

Sektor pertanian Belanda telah mendukung sekitar 10% perekonomian negara tersebut. Nilai produksi pertanian pada tahun 2010 mencapai 2 miliar euro! Separuh dari nilai tersebut berasal dari perdagangan kentang loh. Wohow!

Belanda telah berkembang menjadi pemimpin pasar global di bidang produksi bibit kentang. Pencapaian ini tidak lepas dari peran organisasi Netherlands Potato Consultative Foundation yang aktif mempromosikan pemasaran bibit kentangnya pada dunia. Juga peran para peneliti yang terus mengembangkan varietas-varietas bibit unggul yang pada 2010 telah mencapai 250 varietas. And last but not least, tentu saja peran para petani-mitra handal yang menjadi kompoen penting dalam rantai produksi pertanian bibit kentang negara ini.

Nah, masih menyoal kentang Holland. Kreatifitas Belanda tak berhenti sampai menyulap lahan terbatasnya menjadi ratusan-ribu ton bibit kentang yang merangsak ke seluruh penjuru dunia loh, tapi berlanjut pada kretifitasnya mengolah kentang menjadi green packaging.

Paper Foam, perusahaan pemimpin pasar dalam bidang pengemasan ramah lingkungan ini, memproduksi berbagai macam kemasan dengan 100% bahan baku alami. Kemasan untuk dvd, lampu dan beberapa elektronik telah dihasilkanya. Dan lagi-lagi kentang, tepatnya pati kentang, menjadi salah satu bahan baku produk perusahaan kemasan kreatif yang terletak di kota Barnevield ini. Perusahaan besar seperti Philips, Microsoft dan Apple memercayakan produknya dibalut oleh kemasan biodegradable dan rendah carbon footprint karya Paper Foam.

Waaah, hebat yah negara yang satu ini. Diam-diam nyempil di kemasan elektronik dan gadget kita dan diam-diam pula berandil besar dalam upaya memusnahkan rasa lapar lewat makanan yang sering kita santap sehari-hari!🙂

Hup, Hollandse Aardappel, Hup!

– ditulis oleh Hafsah

16 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

16 responses to “#444 Si Bulat Panjul dari Holland

  1. kenapa hasil kentang dibelanda lebih banyak daripada di indonesia dg luasan misal sama2 1 ha, tpi itu hasilnya beda, kenapa? berkaitan dg panjang hari.mksh

  2. troy dieng

    emang hbt orang belanda,tolong dong kasih linknya orang belanda,soalnya aku jg ptani kentang.hehe..

  3. nice info.Hafs… infonya aktual banget dgn data yang lengkap🙂

  4. Intan Ratna Maharani

    Belanda itu memang rajanya dalam berinovasi,semoga informasi ini bermanfaat,sehingga petani2 di Indonesia khususnya petani kentang bisa berkembang seperti di sana…siapa tau Indonesia ke depannya bisa menjadi negara pengekspor kentang terbesar di dunia dan mengalahkan Belanda🙂

    • hafsahaf

      Sekurangnya jadi partner yg sejajar dlm produksi kentang dunia ya.. Terlebih negara kita lebih luas wilayahnya.. Kita mulai dg meniru kreativitasnya menyulap lahan terbatas.. Itu musti kita cari tau.. Kita tiru.. Insyaallah bs maju dan mungkin lbh maju..🙂 amiin

  5. nice share..keep writing!!^_^

    Katanya juga ni kentang rahasia napa orang blanda punya body yang jangkung” ..ayo kita makan kentang!!!….tp yg made in indonesia yak, biar petani indonesia juga bisa suksesh..=)

    • hafsahaf

      Makasii..🙂
      Wah,serius bikin jangkung..?? Aaaa mauu.. Sapat tau bisa ikutan miss-miss-an.. Sambil memajukan kentang dalam negri.. Hihihi

  6. irni fadrina

    Wah padahal indonesia jauh lebih besar dr belanda, smoga aja petani di indonesia bisa niru petani d sana utk lebih kreatif dlm mengolah hasil tani..

    • hafsahaf

      Iya,.. Semoga bisa, pasti bisa sih kl mau nyoba. Setau aku dinas pertanian kita sudah merencanakan pertanian yg lebih baik. Tinggal pelaksanaannya aja di lapangan.heuheu.. Kita doain ajaa..😀

  7. linda yustikasari

    aamiin.. Bahkan anak petani (yg sekolah atau kuliah) bangga menyebutkan bapaknya seorang petani. Mudah2an hafsah bisa wawancara langsung petani2 di belanda,, dan kasih tau trik2 suksesnya ke petani Indonesia yaa.. aamiin🙂

    • hafsahaf

      Anak2 petani indonesia jg bangga punya papa petani yg kerja keras, walopun ga kaya2..yg pnting jujur.. Skr petani d indoneia udh jarang ya dipikir pikir..hehehe. Mungkin krn jarang generasi penerus profesi petani..mungkin krn alasn kurang mnguntungkan jg..
      Mdh2n jd smangat biar pertanian kita lbh maju..
      Waaa, pengen deh bs ngobrol ama tani dsana, entah kpn dan gmn caranya, tp pngen bgt ke hollan..liat si panjul jg..hehehe

  8. linda yustikasari

    Petani kentang di belanda kaya lhooo… rumah2nya sempat ku sangka villa hehe..

    • hafsahhaf

      waaaah… bener2 petani disana mah sukses yaa… mudh2n petani indonesia bisa sesukses itu di masa yg akan dtg.. amiiin..hihihih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s