#451 Netherlands: Agriculture Can Feed the World!

Belanda, merupakan negara yang luasnya “hanya” sekitar 41.526 dengan sebagian besar wilayahnya ada di bawah permukaan laut. Konon katanya, karena inilah maka di Belanda banyak terdapat kincir angin, yang dulu berfungsi untuk mendorong air ke lautan agar tercipta daratan yang lebih luas. Walaupun sebagian besar wilayah Belanda ada di bawah permukaan laut, namun hasil pertanian, peternakan, kerajinan dan inovasi Belanda sangat maju. Karena saya lulusan IPB (Institut Pertanian Bogor), maka saya pun tertarik untuk tau lebih banyak tentang hasil pertanian dan peternakan dari negara ini, yang ternyata adalah eksportir produk pertanian kedua di dunia.

Untuk hasil pertanian, saya pernah membaca di salah satu website berita, hasil agroindustri di Belanda mampu menyumbang 20% terhadap pendapatan nasional. Luar biasa, mengingat bahwa lahan pertanian di Belanda tidak sebanyak di negara lain. Hal ini ternyata bisa dicapai karena Belanda menanamkan modal yang cukup dalam hal riset di bidang pertanian. Riset yang berpusat salah satunya di Universitas Wageningen ini ternyata tidak hanya menampung mahasiswa-mahasiswa domestik, tapi juga internasional. Riset ini tidak hanya dilakukan di Belanda, tapi juga di negara lain, dengan mahasiswa yang datang lebih dari 100 negara. Sebagai ilustrasi, sekilogram benih tomat Belanda saat ini lebih mahal harganya dibandingkan sekilogram emas. Ini semua merupakan hasil riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda sejak lebih dari setengah abad silam. Hal ini membuktikan bahwa Belanda merupakan negara maju yang sangat menerima inovasi dari luar.

Di Indonesia sendiri, Belanda mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam berdirinya Fakultas Pertanian (IPB). Ini saya dengar dari “Sekelumit sejarah berdirinya Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian”, dalam rangka memperingati 60 tahun almamater saya. Ternyata, kebutuhan akan tenaga pertanian di Indonesia, telah dirasakan sejak lama oleh pemerintah kolonial Belanda. Hal ini dipenuhi dengan mendatangkan lulusan Universitas Wageningen di negara Belanda. Karena hal inilah, maka tercetuslah pemikiran untuk membuka Sekolah Tinggi Pertanian yang sempat gagal berkali-kali karena beberapa alasan. Melalui usaha yang cukup panjang, akhirnya pada tahun 1940, didirikanlah Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian (Faculteit van Landbouwwetenschap), yang berlokasi di Bogor.

Selain hasil pertanian, hasil peternakan Belanda juga bisa dibanggakan. Sebut saja susu dan keju. Belanda merupakan penghasil keju paling terkenal di Eropa, bahkan mungkin di dunia. Resep keju yang dibuat merupakan resep ratusan tahun, namun dengan teknik pembuatan yang semakin berkembang, tekstur dan rasa keju tetap konsisten serta dapat dibawa dalam waktu yang lama. Lagi-lagi Belanda bisa dibilang merupakan negara yang sangat terbuka dengan inovasi dan ilmu-ilmu baru.

Dalam bidang pendidikan saat ini, Belanda merupakan salah satu negara yang paling banyak menawarkan beasiswa, khususnya untuk warga negara asing. Salah satu usaha Belanda untuk menampung dan menarik minat warga negara asing agar bisa menuntut ilmu di negaranya adalah membuka kelas internasional dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Satu hal yang patut dikagumi, karena menurut saya tidak banyak universitas di negara lain yang membuka kelas ber-Bahasa Inggris dan menawarkan beasiswa sebanyak di Belanda.

Itulah sedikit cerita mengenai ketertarikan saya terhadap negara Belanda. Suatu saat nanti, saya mempunyai mimpi untuk meneruskan pendidikan saya di negara maju yang terus ber-inovasi, khususnya dalam bidang pertanian. Belanda.

– ditulis oleh Yeni Y. S. Gunawan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s