#457 Dam !! I Love Netherland !!

Image

Dam[1]!! I Love Netherland !!

Sewaktu saya masih SD, Guru saya selalu berkata bahwa Belanda adalah negara di bawah permukaan laut. Saya berpikir keras saat itu, yang ada dibenak saya saat itu adalah orang-orang Belanda hidup layaknya putri duyung di kerajaan Neptunus. Atau bahkan Sponge Bob Square Pants? Tetapi diam-diam saya bersyukur karena ternyata anggapan saya salah.

Belanda, negeri berpenduduk sekitar 16 juta jiwa dengan luas negara hanya 41.548 km² dan sekitar 28 persen wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Selain disebut negara kincir angin Belanda juga dikenal sebagai Nederland, dalam terminologi Nederland berarti tanah rendah. Membangun Nederland dari tanah tergenang air menjadi daratan yang didiami manusia tidaklah membutuhkan waktu yang singkat. Lalu bagaimana mereka mengeringkan lautan? Apakah mereka memiliki tongkat Nabi Musa?

Nenek moyang bangsa Belanda mulai memikirkan pembuatan bendungan sejak 20 abad silam. Pikiran nenek moyang mereka saat itu sangat sederhana, mereka ingin mengatasi masalah banjir dan pengairan, hingga akhirnya mereka membangun tanggul dengan konstruksi yang sederhana. Tanggul tersebut dinilai membuahkan hasil, hingga akhirnya konstruksi tanggul tersebut mulai diperkuat. Sepertinya membangun bendungan telah menjadi hobby bangsa Belanda, mulai abad 10 jumlah bendungan di Belanda semakin bertambah banyak sebagai bagian reklamasi daratan. Daratan baru hasil dari reklamasi menghasilkan sebuah provinsi baru bernama Flevoland yang dulunya adalah lautan. Titik dataran terendah Belanda adalah sekitar 6.75 meter di bawah permukaan laut. Adanya bencana pada tahun 1953 yang menewaskan 1800 penduduk memicu pembangunan bendungan berseri secara berturut-turut yang dinamakan proyek deltawerken. Bendungan-bendungan tersebut tidak hanya menggambarkan pencapaian tertinggi dalam konstruksi besar di lautan tetapi juga menceritakan pembentukan budaya inovatif masyarakat Belanda yang berbagai hasil karyanya dapat kita nikmati saat ini.

Dari air mereka mengenal demokrasi dan tidak adanya perbudakan seperti yang terjadi dibelahan benua Eropa kala itu. Setiap warga negara diberikan kebebasan. Budaya kebebasan, toleransi, kebebasan bicara, dan kebiasaan masyarakat Belanda menjadikannya memiliki identitas tersendiri dimata dunia. Kebebasan itulah yang membuka lebar pintu “pergaulan” di Belanda. Kebebasan untuk berkreasi tanpa batas. Tidak heran apabila Belanda mampu melahirkan tokoh-tokoh terkenal dunia. Sampai saat ini demokrasi di Belanda masih dapat dirasakan, bahkan bagi warga negara lain. Khususnya bagi warga negara yang memiliki “keistimewaan” dalam mencintai.

Bangsa Belanda banyak mengambil pelajaran dari perjuangannya melawan air. Perjuangan selama 20 abad membuat bangsa Belanda memiliki budaya masyarakat yang sangat inovatif dan hal tersebut terus berkembang melakukan pembenahan tanpa henti, mengubah yang buruk dan menemukan hal baru yang lebih baik. Dengan adanya kemegahan bendungan di Belanda, tidak diragukan lagi jika Belanda merupakan salah satu negara pencetak civil engineer terbaik di dunia. Bergelut dengan air selama 20 abad membuat bangsa Belanda bersahabat dengan air.

– ditulis oleh Olyvia Pradhita

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s