#466 Antara Bola, Barcelona dan Belanda

Kalau ada olahraga paling beken di seantero jagat, maka olahraga itu adalah sepak bola.

Olahraga yang satu ini memang telah menyedot perhatian jutaan manusia. Mulai dari pria hingga wanita, dari anak-anak hingga orang tua, dari orang kaya hingga orang susah, dari pejabat hingga rakyat jelata. Semua kalangan. Tak mengenal usia, suku, ras, budaya dan bangsa. Kalau sudah musim bola, euforianya akan nampak di mana-mana.

Ngomong-ngomong, kalau sudah bicarakan bola, maka pasti tidak akan lepas dari tim sepakbola. Dan kalau ada tim sepakbola yang sangat bersinar dalam beberapa tahun terakhir, maka tim itu adalah Barcelona. Berbagai prestasi telah diukir oleh tim kebanggaan negeri Matador ini, baik di kancah lokal maupun internasional.

Lalu, apa hubungannya antara Barcelona dengan kreativitas bangsa Belanda??

Permainan menawan Barcelona kerap menimbukan decak kagum dari para penikmat sepak bola, namun tidak banyak yang tahu bahwa konsep Tiki-Taka (gaya permainan tim Barcelona) diadopsi dari gaya Total Football (Totaal Voetbal) yang fenomenal di negeri Belanda. Kala itu Barcelona diasuh oleh Johan Cruyff mantan pemain Barcelona dan Timnas Belanda. Johan Cruyff mempraktekkan konsep Total Football pada tim asuhannya hingga membawa tim tersebut meraih gelar Juara Liga Champion untuk pertama kalinya pada tahun 1992. Cruyff juga membawa tim Catalonia ini menjuarai Divisi Primera empat kali berturut-turut, Copa del rey dua kali dan Piala Super Spanyol tiga kali. Di masa Frank Rijkaard pun demikian. The Catalans mampu meraih berbagai prestasi gemilang.

Tapi apa sih sebenarnya Total Football itu?

Total Football merupakan sebuah konsep sepakbola yang pertama kali dipopulerkan oleh Rinus Michel, seorang punggawa sepakbola dari Belanda. Dalam konsep Total Football pemain harus dapat melakukan mobilitas dengan cepat dan berganti dari satu posisi ke posisi lain. Taktik permainan ini memungkinkan semua pemain dapat bermain di semua lini. Sederhananya, Total Football adalah bagaimana pemain dapat memanfaatkan dan mengksplorasi ruang (lapangan) dengan baik dan dengan cara yang brilian sehingga dapat menciptakan serangan pada tim lawan.

Ide tentang Total Football, menurut David Winner dalam bukunya yang berjudul, The Neurotic Genius of Dutch Football, terinspirasi dari kondisi geografis negeri Belanda. Meski luasnya tak seberapa dan memiliki daratan yang 50 % berada di bawah permukaan laut, Belanda berusaha memanfaatkan ruangnya sebaik, semaksimal dan seefisien mungkin.

Winner menuliskan bahwa orang belanda adalah bangsa yang tergila-gila dengan pemanfaatan ruangan atau disebut dengan istilah spatial neurotic. Kreatifitas bangsa belanda yang selalu berusaha memanfaatkan ruang terbatas menjadi seluas mungkin memunculkan aliran dalam ilmu arsitektur dan filsafat Belanda yang disebut Total. Ilmu ini memahami pola hidup urban perkotaan secara menyeluruh dalam berbagai aspek urbanisasi, lingkungan, polusi maupun energi serta agar kesediaan ruang yang terbatas di Belanda dapat termanfaatkan secara maksimal. Ilmu inilah yang kemudian menginspirasi terciptanya Total Football.

Untuk mengaplikasikan taktik bermain Total football ini, dibutuhkan kejeniusan dari setiap pemain. Selain kemampuan mengeksplorasi ruang, membaca pergerakan lawan, umpan-umpan yang akurat, teknik mengontrol bola dan tentu saja kekompakan tim.

Belanda, sang pengusung Total Football, boleh saja belum pernah menjuarai Piala Dunia, akan tetapi kejeniusan ide Total Football sudah menginspirasi dan dipraktekkan oleh tim-tim hebat dunia, seperti Barcelona maupun sang juara dunia 2010, Spanyol.

Yes,Creativity is Oranje!

– ditulis oleh Riska Fitrah Sari

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s