#474 Terima Kasih Belanda, Dunia Medis Kini Lebih Canggih

Saya tau orang Belanda adalah petualang. Ada sebutan Flying Dutchman untuk tokoh mitos pelaut yang berkelana mengarungi samudra-meskipun horor. Tak hanya berhenti di cerita fiktif, kenyataannya banyak daerah dan pulau di seluruh penjuru belahan dunia ditemukan oleh Dutch (sebutan kepada orang Belanda) dan terukir dalam sejarah peradaban. Sebut saja Australia, Staten Island, New Ireland, Tasmania, New Zealand, Fiji dan banyak lagi ditemukan oleh kapal-kapal layar Dutchman di awal abad 17.

Gambar kapal hantu Flying Dutchman
 source : http://valentgient.wordpress.com/2008/05/26/legenda-kapal-hantu-flying-dutchman/

Ya, orang Belanda berjiwa petualang.

Tapi yang saya sadari belakangan adalah, berpetualang tidak hanya berpergian jauh ke tempat yang belum pernah dikunjungi. Jiwa petualang memiliki semangat yang lebih besar dari itu. Jiwa petualang akan berusaha menjelajah, mencari, dan menemukan, tak peduli apakah berada di jalur yang benar ke tujuan atau tidak. Karena dalam petualangan, jalan salah yang ditempuh tetap akan menjadi sejarah dan petunjuk di masa yang akan datang. Lalu apakah semangat ini tercermin dari sikap orang-orang Belanda?

Setelah saya mengambil mata kuliah tambahan di bidang Biomedikal, saya terkesima dengan sains dan teknologi medis yang ditemukan oleh para ilmuwan Belanda. Sesaat terbesit di benak saya, penemu adalah petualang. Mereka seperti haus untuk menjelajah, mencari, dan menemukan hal baru walau tidak dengan berpergian jauh. Dan tidak dapat dipungkiri, banyak orang Belanda yang menjadi penemu. Ini telah membuktikan bahwa jiwa petualangan memang tumbuh dan menyatu dengan hidup mereka. Ya, orang Belanda memang berjiwa petualang.

Kembali lagi ke sains dan teknologi medis yang sedang saya geluti. Semua pasti tau mikroskop, alat optik yang digunakan untuk melihat objek mikro. Bisa dibayangkan kemajuan ilmu medis sel, patogen dan pengobatan yang muncul setelah ditemukannya alat ini. Alat ini ditemukan oleh Hans dan Zacharias Janssen dan disempurnakan oleh Anton van Leeuwenhoek.

Karena di universitas tempat saya kuliah mengelompokkan Biomedical Engineering ke dalam Electrical Engineering, alat medis yang berhubungan dengan listrik menjadi fokus utama. Berbicara mengenai listrik, ahukan anda jantung anda berdetak karna ada sinyal listrik yang dikirim dari saraf ke otot jantung? Sinyal ini memiliki ritme dasar dan pola abnormal yang ditemukan dapat mengindikasikan kegagalan jantung. Hal ini diteliti oleh Willem Einthoven yang berhasil menjadi penemu Electro Cardiograph (ECG), alat krusial yang dimiliki rumah sakit dan klinik dan menjadi dasar bagi banyak alat kesehatan lainnya.

Gambar ECG

Source : http://nursingcrib.com/medical-laboratory-diagnostic-test/electrocardiography-ecg/

Ilmu pengetahuan semakin maju. Ilmuwan tertantang untuk menciptakan organ tubuh tiruan atau artifisial. Willem Johan Kollf, seorang ilmuwan yang lahir di Leiden, Belanda, berhasil meraih predikat Bapak Organ Artifisial (Father of Artificial Organs) atas penemuan-penemuannya yang menjadi milestone awal di bidang ini. Kollf sangat dikenang atas penemuan alat Hemodialysis yang meniru cara kerja ginjal, yang sekarang digunakan dalam proses pencucian darah. Beliau juga terlibat dalam penemuan batang paru dan jantung buatan.

Contoh yang saya sebutkan sebelumnya adalah penemuan yang membuka gerbang-gerbang utama area penelitian di dunia medis. Sebenarnya masih penemuan alat medis yang dilakukan di lab-lab universitas Belanda. Hal ini menunjukkan betapa perguruan tinggi memegang peran penting dalam riset bidang medis di Belanda. Belanda merupakan negara pilihan favorit untuk melanjutkan sekolah di bidang biomedik, karena banyaknya pilihan universitas yang berkualitas. Seperti Groningen yang menjadi tujuan impian saya untuk melanjutkan pendidikan nanti.

Jiwa petualang, budaya meneliti, sistem pendidikan yang berkualitas, industri raksasa medis, semuanya mendukung kecanggihan dunia medis yang secara langsung ataupun tidak dipengaruhi oleh Belanda dan orang-orangnya. Semoga saya ikut merasakan berada di sana dan mengukir sejarah.

– ditulis oleh Intan Indahsari

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

One response to “#474 Terima Kasih Belanda, Dunia Medis Kini Lebih Canggih

  1. yosuakristianto

    Good info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s