#483 Negara Bahagia

Pada tanggal 2 April 2012, PBB pertama kalinya mengumumkan laporan mengenai beberapa negara yang memiliki tingkat kebahagiaan paling tinggi di dunia. Ini menarik menurut saya, mengingat rasa bahagia secara pribadi adalah penting, dan jika masyarakat di suatu negara bersama-sama berusaha mewujudkan rasa bahagia, maka dapat memungkinkan keseimbangan kesehatan antara jiwa dan raga pada setiap penduduk akan stabil atau bahkan meningkat, kan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.. 🙂

Negara paling bahagia menurut WHO (World Health Organization) adalah Denmark, kemudian menyusul Finlandia, Norwegia, Belanda dan Kanada. Menurut hasil penelitian, penduduk setempat berusaha untuk melakukan beberapa perbaikan dalam kenegaraan seperti adanya kebebasan berpolitik, pembentukan jaringan sosial yang kuat antar negara-negara Eropa, dan tidak adanya korupsi adalah hal-hal yang lebih penting daripada hanya membandingkan tingkat kesejahteraan antar negara. Sedangkan di tingkat individu, masyarakat di negara-negara tersebut lebih concern kepada kesehatan mental dan fisik, dan keseimbangan kehidupan pekerjaan dan keluarga.

Keluarga, menurut saya adalah tempat paling dasar dalam menumbuhkan rasa bahagia pada setiap masyarakat. Saya ambil contoh, negara Belanda. Menurut hasil penelitian WHO yang bekerja sama dengan Trimbos Instituut dan Universiteit Utrecht, berjudul HBSC (Health Behaviour in School-aged Children) yang diselenggarakan setiap lima tahun, disebutkan bahwa selama lima tahun terakhir, terjadi penurunan konsumsi alkohol pada remaja usia 11-13 tahun. Selain itu, disebutkan bahwa remaja Belanda adalah remaja yang paling bahagia dibandingkan dengan remaja di Eropa dan Amerika Utara (penelitian ini melibatkan 200.000 remaja di Eropa dan Amerika Utara). Selain itu, salah satu tim peneliti menyebutkan bahwa, remaja Belanda memiliki penurunan minat yang signifikan pada alkohol. Hal ini karena, pemerintah Belanda, memiliki perhatian besar terhadap pengonsumsian alkohol di kalangan remaja. Ketersediaan perawatan bagi remaja pemabuk di rumah sakit, serta tegas dan pedulinya orang tua pada anak-anaknya, dapat meminimalisir penggunaan alkohol pada remaja. Ini merupakan salah satu kreativitas Belanda dalam upaya meningkatkan kualitas hidup mereka.

Melalui ini, saya ingin mencoba melihat bahwa keluarga yang baik (termasuk keluarga di Indonesia) dapat membentuk pribadi yang stabil, terutama pada anak-anak dan remaja. Kebiasaan baik yang sering dilakukan di rumah, bisa menjadikan anak-anak dan remaja menjadi manusia yang baik. Dalam hal ini, dukungan penuh dan perhatian keluarga terhadap minat, kestabilan emosi dan kepribadian anak dan remaja adalah faktor penting dalam mengembangkan kualitas hidup seseorang. Anak dan remaja yang tumbuh dengan emosi yang stabil dan bahagia akan lebih bisa menghadapi masalah, yang juga bisa membuat mereka merasa tidak memerlukan hal-hal berbahaya untuk mengendalikan emosi dan stres mereka (seperti mengonsumsi minuman alkohol, obat-obatan terlarang, dan melakukan free sex). Tetapi, seperti yang terlihat di Belanda, keluarga pun bukan satu-satunya “penjaga” penting dalam meminimalisir hal-hal negatif pada anak dan remaja. Kepedulian negara juga faktor pendukung untuk menumbuhkan rasa bahagia pada mereka.

Berarti, menurut saya, untuk meningkatkan kualitas hidup dan rasa bahagia tidak hanya berasal dari keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar dan peran pemerintah. Rasa bahagia, hal-hal positif, dan kenyamanan hidup dapat menciptakan masyarakat yang kreatif dan inovatif. Tetapi, hal-hal tersebut sebenarnya hanya faktor pendukung, karena rasa bahagia itu sendiri pada dasarnya datang dan bisa diciptakan dari pribadi masing-masing.. 🙂

– ditulis oleh Revy Rizka

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s