#492 Belanda Mewujudkan Mimpi jadi Kenyataan

Dahulu, bumi terkesan sangat luas, hingga untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain dibutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun pada tahun 1886, Karl Friedrich Benz ilmuwan asal Jerman merancang kereta tanpa kuda Motorwagen, yang menggunakan mesin berbahan bakar gasoline. Motorwagen yang menjadi cikal bakan mobil saat ini, mampu mempersingkat waktu dan jarak tempuh perjalanan.

Mobil belum cukup mampu mengurangi dahaga impian untuk cepat melakukan perjalanan. Karena jauh sebelum mobil dibuat, manusia sudah bermimpi dapat terbang bebas ke angkasa. Namun bukan dengan karpet terbang yang ada dalam dongeng ‘’Seribu satu Malam’’. Bukan juga mobil terbang yang dikemudikan Ron Weasley dan Harry Potter dalam Harry Potter and The Secret of Chamber karya J. K Rowling.  Hal tersebut mendorong Orville Wright dan Wilbur Wright yang jatuh cinta pada aronautika dan berminat dalam hal penerbangan berawak untuk melakukan serangkaian riset yang akhirnya melahirkan pesawat pertama mereka Flayer I (popular: Kitty Hawk). Pesawat tersebut sukses diterbangkan pada tanggal 17 Desember 1903 di Kill Devil Hill, dekat Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat buatan Wright bersaudara ini menjadi cikal bakal pesawat terbang saat ini dan awal dari mimpi penerbangan berawak ke luar angkasa.

Dalam beberapa dasawarsa ini, keberadaan mobil dapat memperkecil jarak tempuh dan pesawat terbang telah mampu menciutkan dunia yang dulunya luas dan mengubahnya menjadi sangat kecil. Pada beberapa dasawarsa yang sama pula, para ilmuwan teknologi melakukan riset untuk mengembangkan kendaraan yang memiliki fungsi sebagai mobil dan pesawat terbang. Salah satunya adalah PAL V dan Spark dari Negeri Van Oranje, Belanda, yang berkolaborasi untuk mengembangkan suatu kendaraan yang mudah dikendarai di darat seperti mobil dan diterbangkan di udara seperti gyrocopter.

Mobil terbang terobosan PAL V dan Spark ini memiliki tiga roda dan kemudi seperti motor. Dengan menggunakan prinsip mesin hidrolik 160 kw, mobil terbang ini lebih tenang dari helicopter saat dikemudikan di udara. Pada mode drive, mobil terbang dapat meluncur di jalan dengan kecepatan maksimum 180 km/jam. Pada mode fly, mobil terbang dapat menempuh jarak 350 – 500 km dengan ketinggian 1200 m. Untuk menempuh kecepatan 27 – 97 knot (setara dengan 50 – 180 km/jam) membutuhkan 36 liter biodiesel atau bioetanol. Waktu yang dibutuhkan mobil terbang dari mode drive ke mode fly cukup singkat, yaitu hanya 10 menit.

Sebelum PAL V meluncurkan mobil terbangnya pada 2014 mendatang, sudah ada yang start lebih awal meluncurkan mobil terbang, yaitu Terrafugia dari Amerika Serikat, mobil terbang tersebut menjadi peserta International Auto Show yang berlangsung di Javits Convention Center Manhattan New York pada tanggal 6 – 15 April 2012. Mobil terbang ini mampu terbang dengan jarak 1035 km di ketinggian 1400 kaki (setara dengan 426 m). Untuk sekali perjalanan mobil terbang ini membutuhkan 87 liter bahan bakar premium oktan 91.

PAL V dan Spark

Terrafugia

Negara Produksi

Belanda

Amerika Serikat

Kecepatan di udara

27 – 97 knot

Kecepatan di darat

180 km/jam

Ketinggian terbang

1200 m

426 m

Jarak terbang

350 – 500 km

1035 km

Bahan bakar

36 lt biodiesel/bioetanol

87 lt premium oktan 91

Area lepas landas dan mendarat

30 – 165 m

520 m

Dari tabel diatas dapat diketahui keunggulan masing-masing. Salah satu hal penting dari suatu kendaraan adalah bahan bakar, dalam hal ini PAL V menggunakan biodiesel/ bioetanol sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat energi minyak bumi yang kian menipis. Terrafugia menggunakan premium oktan 91 yang mungkin akan menghasilkan pembakaran sempurna dengan emisi gas buang rendah, tapi pasti akan lebih mahal.

Ditinjau dari jarak terbang, Terrafugia lebih unggul sehingga dapat melakukan penerbangan domestik. Namun memerlukan area take off dan landing yang cukup luas. Berbeda dengan PAL V yang didukung Kementrian Perekonomian Belanda urusan Infrastruktur dan Lingkungan dengan rencana pembangunan PAL V ports.

Jika mobil terbang PAL V dan Terrafugia sudah diproduksi secara massal, mungkin diperlukan regulasi lalu lintas khusus mobil terbang, atau mungkin juga diperlukan traffic lights untuk lalu lintas mobil terbang ini. Mungkin juga Spark perlu mendesain interior mobil terbang PAL V yang dilengkapi dengan black box yang umumnya terdapat dalam pesawat terbang.

Kendaraan hasil perkawinan mobil dan pesawat terbang sudah lahir, yaitu mobil terbang. Bagaimana jika mobil terbang sudah dewasa dan ingin menikah dengan kapal laut? Akan menghasilkan kendaraan apa ya? Pasti seru dan unik jika suatu hari nanti ada kendaraan yang dapat berfungsi di darat seperti mobil, di udara seperti pesawat terbang dan di laut seperti kapal laut. Masih ingin bermimpi? Apakah PAL V dapat mewujudkannya?…

– ditulis oleh Jihan Karnely

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s