#503 Belanda, Menjaga Agar Kaki Tidak Terendam Air

Proyek Delta
Belanda merupakan sebuah negara yang dua pertiganya terletak di bawah permukaan laut, sehingga pengelolaan air menjadi kepedulian utama Belanda. Belanda yang terkenal sebagai negara air memiliki cara khas pengelolaan air yang menjadi sumber inspirasi dan contoh teladan bagi dunia, salah satunya negara adidaya, Amerika. Di tahun 2005, badai Katrina di Amerika mengakibatkan terjadinya banjir. Belanda membantu Amerika agar kejadian banjir tersebut tidak terulang lagi dengan mengajarkan Amerika dan bagian dunia lain prinsip “Menjaga agar kaki tidak terendam air”

Belajar dari pengalaman musibah banjir yang menimpa Belanda, kini Belanda menjadi juara dunia yang tiada tandingannya dalam bidang pengelolaan air. Belanda tidak menyerah pada keadaan dengan mengambil tindakan-tidakan tegas untuk memberi ruang lebih pada sungai-sungai yang ada. Selain itu Belanda mengenalkan solusi-solusi yang inovatif dengan membangun penahan ombak yang mempermudah pembuangan air di saat air tinggi dan ketika air rendah, Belanda membuat sungai-sungai mudah untuk dilayari.

Proyek Delta dengan bendungan Oosterschelde merupakan pertahanan banjir terbesar dan tercanggih di dunia dan menjadi pencapaian terbesar dalam pembangunan sistem pengendalian banjir. Penghalang gelombang laut ini ditopang oleh 65 pilar beton raksasa, yang berdiri di atas alas-alas khusus di dasar laut.

Sehingga saat ini orang Belanda tidak lagi berkata “mengatasi air”, tapi mereka akan berkata “bekerja sama dengan air”

– ditulis oleh Fetry Wuryasti

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s