#510 Apakah Bangsa Belanda Cerdas Secara Spiritual?

Menurut saya, kreatifitas adalah produk dari kecerdasan spiritual di tingkatan tertentu.

Apakah spiritual itu? Jika kita mengacu pada definisi umum, akan didapat berbagai pengertian yang sebagian besar memiliki persamaan, yaitu bahwa spiritualitas berhubungan dengan sifat-sifat ke-Ilahi-an yang berkekuatan, atau “divine power.” Yang berkekuatan perlu dicermati sebagai energi yang menghidupkan, karena jika hanya sifat-sifat keIlahian tanpa dibarengi energi untuk kehidupan, tidak akan ada produknya alias tidak menghasilkan. Jika ide ada tanpa energi, hanya akan terus menjadi mimpi.

Jacob Burckhardt, seorang historian seni dan budaya berkebangsaan Swiss yang karya paling terkenalnya adalah “The Civilization of the Renaissance in Italy (1860)” pernah menulis bahwa spiritualitas memiliki aspek-aspek keterikatan antara diri sendiri dengan Yang Maha Tinggi serta memiliki kemampuan untuk mengakses sumber yang Maha Luas itu melalui dirinya sendiri. Apa hasil dari akses ini? Salah satunya, kreatifitas. Inilah yang menurut saya menjadi dasar tolak ukur kreatifitas seseorang atau suatu bangsa. Kreatifitas yang melahirkan inovasi dan ide-ide baru yang mencerahkan, apapun itu.

Semakin cerdas seseorang, akan semakin berkecenderungan untuk menemukan sumber dari segala sumber yang ada, yaitu spiritualitas atau Kekuatan Ilahi tadi. Proses menemukannya merupakan journey bukan destination. Bisa dibayangkan apa saja yang bisa dihasilkan dari perjalanan panjang ini, bisa pengulangan, discovery atau bahkan invention, inilah alasan yang paling berterima kenapa manusia menjadi mahkluk yang tidak pernah puas.

Semakin tinggi spiritualitas seseorang atau suatu bangsa, dapat terlihat dari hasil karya yang ada atau terlihat dari cara berpikir yang teraplikasi. Walau spiritualitas memiliki karakteristik yang tidak dapat diketahui atau ketidakpastian, namun manusia memiliki super tool yang bernama akal. Sayangnya, keterbatasan bahasa mngaburkan keluasan arti “cerdas” itu sendiri menjadi segala sesuatu yang berhubungan dengan logika semata didukung oleh pemahaman analitik secara konvensional. Nah, kreatifitas adalah produk yang sama sekali bersebarangan. Ibarat mencari solusi, bukan dari luar tapi justru dari mempelajari secara mendalam masalah itu sendiri. Sesuatu yang berkebalikan. Beyond imagination.

Belanda terkenal dengan berbagai breakthrough di bidang seni dan kaya akan keluasan historis budayanya. Tingkat kreatifitasnya, kalau diurut ke belakang, terkait dengan kultural historisnya yang sudah ada sejak abad ke 17 yaitu dengan Dutch Golden Age painting-nya. Ke depan dengan berbagai kreatifitas generasi muda yang bisa dikatakan mampu membuat mata terbelalak dan lidah berdecak kagum. Ini dapat dilihat dari hidupnya museum-museum sejarah dan seni di Belanda, seperti The Drents and Groninger Museums yang mengapresiasi seni dunia Timur, Noordbrabants Museum dan lainnya. Berbagai cultural art exhibition kerap terselenggara. Tempat dan daerah-daerah seperti Groningen, Spanbroek, Schiphol dan The Hague sudah tak asing lagi bagi para pecinta seni di Belanda.

Unsur pemerintah terlihat memberikan keleluasan berkreasi tanpa batas, seakan memacu akselerasi journey tadi. Hasilnya bisa dilihat: ada yang kebablasan sehingga terdera, ada yang terukur dan informatif sehingga berguna dan mampu mencerahkan jiwa. Karena apalah guna dari suatu hasil kreatifitas jika malah menyebabkan petaka? Hasil kreatifitas yang dapat mencerahkan dari orang-orang yang menikmatinya, yang dapat memperhalus jiwanya yang patut diperhitungkan.

Bagaimana dengan Indonesia? Sayangnya, being religious tidak selalu menjadi spiritual. Tapi potensi-potensi kreatitifasnya jelas sudah ada, dan semoga kebebasan berkreatifitas tidak selalu menjadi musuh agama.

– ditulis oleh Erlinda D.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s