#513 Mental Block, Kebebasan Berekspresi, dan Kreativitas

“If you hear a voice within you say, ‘You cannot paint,’ then by all means paint, and that voice will be silenced.” — Vincent van Gogh

Apa yang dikatakan Vincent van Gogh, pelukis pasca-impresionis dari negeri kincir angin ini, merupakan cermin dari kepribadian Bangsa Belanda yang enggan menyerah pada sebuah halangan yang sering muncul dalam diri sendiri bernama mental block. Keberhasilan mengatasi mental block inilah yang menyebabkan bangsa yang hidup di tanah rendah (baca: The Netherlands) ini selalu dapat menciptakan kreatifitas-kreatifitas yang unik dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Dalam hal bertahan hidup dengan kondisi geografis yang ekstrim, bangsa ini telah membuktikan melalui penemuan-penemuan mutakhirnya. Negara yang sebagian wilayahnya berada lebih rendah dari permukaan laut ini pernah mengalami bencana banjir yang hebat dan menelan lebih dari 2000 orang korban pada tahun 1953. Bencana tersebut tidak lantas menjadikan bangsa ini menyerah begitu saja. Sekarang Belanda terkenal dengan model perencanaan mitigasi banjir dengan sistem tanggulnya. Siapa yang mengira bahwa ide awal dari model mitigasi yang lebih dikenal dengan Dam ini muncul dari pengamatan terhadap castor fiber (sejenis berang-berang), yaitu hewan mamalia air berekor lebar yang suka membuat bendungan dengan kayu.

Tidak hanya dalam hal perencanaan saja Belanda terkenal dengan kreatifitasnya. Telah lama kota-kota di Belanda menjadi simbol kemajuan peradaban. Rotterdam seringkali identik dengan kemajuan arsitektur dan perancangan kotanya; Eindhoven sebagai jantung teknologi negara memiliki akademi desain yang memeroleh predikat ‘School of Cool’ dari Time Magazine. Masih ada Delft yang merupakan kota tempat sekolah desain industri terbesar sekaligus tertua; Utrecht adalah rumah dari Gaming Institute; Arnhem dikenal melalui Fashion Biennale dan para perancang fashion internasional terkenal; dan tak lupa Amsterdam yang terkenal sebagai wadah kreatifitas dalam berkomunikasi, desain interaksi dan juga fashionnya.

Kreatifitas senantiasa berafiliasi dengan kebebasan berekspresi. Mungkin inilah yang membuat Belanda sukses menelurkan inovasi-inovasi di segala bidang. Kebebasan berekspresi ini terlihat dari banyaknya festival dan parade yang tidak hentinya menjadi ajang show off bagi kebudayaan Belanda yang kental dengan kreatifitas, sekaligus sebagai wahana atraksi yang menarik ribuan wisatawan dalam setahun. Cultural event yang menjadi agenda wajib tonton para wisatawan antara lain Karnaval Maastricht, Summer Carnaval di Rotterdam, Parade Bunga Keukenhoff dan Landgraaf Pinkpop Festival. Kebebasan berekspresi ini juga yang mungkin membuat rasio jumlah entrepreneur di negeri kincir angin ini menempati urutan kedua terbanyak di dunia setelah Kanada yaitu sebesar 11,5 % dari total jumlah tenaga kerja yang berwirausaha.

Tidak ada salahnya kita menilik Belanda dalam menerapkan kebebasan berekspresinya, agar terus lahir inovasi-inovasi baru yang akan membawa bangsa ini ke peradaban tertinggi. Asalkan kebebasan berekspresi yang dimaksud adalah kebebasan yang bertanggung jawab. Toh kata Edward de Bono, seorang pakar lateral creative thinking dari Malta, “It is better to have enough ideas for some of them to be wrong, than to be always right by having no ideas at all.”

– ditulis oleh Kurniawan Priambada

4 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

4 responses to “#513 Mental Block, Kebebasan Berekspresi, dan Kreativitas

  1. angga hafiiz

    Setuju! Kreativitas & ilmu pengetahuan lah yang “membalik” Amsterdam yang berdataran rendah justru menjadi ibu kota berciri khas (paling) kuat dengan kanal-kanalnya.

  2. Nice writing🙂
    Menginspirasi..untuk senantiasa ‘trying to get rid of mental block on our mind, supaya ide-ide kreatif bisa muncul..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s