#530 Yang Biasa Menjadi Luar Biasa

Mungkin ada beberapa orang yang apabila diinstruksikan untuk berkreasi untuk menciptakan sesuatu yang kreatif, beberapa dari mereka akan langsung merasa pesimis dan berfikir :

“Ah, saya bukan seniman, saya tidak kreatif dalam berkreasi”.
“Tidak ada inspirasi berkreasi, saya tidak bisa”
dan sebagainya.

Padahal, sebuah inspirasi untuk menciptakan sesuatu atau untuk berkreasi, itu bisa didapatkan dimana saja asal kita mencoba untuk mencarinya. Bahkan hal yang sangat sederhana dapat dibuat untuk dapat terlihat luar biasa saat kita mengeksplorasinya.

Mari belajar dari Piet Blom, Arsitek asal Belanda ini merancang sebuah complex The Cube Houses (Kubuswoningen) yang berada di Rotterdarm, Belanda. Sesuai namanya, Cube House merupakan kompleks dengan sekumpulan bangunan-bangunan yang—sesuai namanya—berbentuk kubus. Namun walaupun bernama kubus, Piet Blom bukannya secara mentah-mentah langsung meletakkan sebuah kubus di atas tanah. Piet Blom mengkreasikan sebuah kubus ( yang awalnya mungkin terdengar sederhana) dengan memutar kubus tersebut sekian derajat sehingga salah satu sudut kubus berada di bagian bawah. Blom juga memberikan warna kuning yang bersifat terang dan eyecatching, dan melakukan repetisi dengan bentuk yang sama selama 38 kali, ditambah 2 kubus yang lebih besar sehingga kumpulan kubus-kubus kuning ini menjadi sebuah keutuhuan kompleks yang unik. Piet Blom mengandaikan tiap-tiap kubus sebagai pohon dan keseluruhan kompleks sebagai hutan. Bentuk unik dari Cube House membuatnya terkenal, menjadi salah satu bangunan/ruang yang iconic di Rotterdam, Objek wisata, dan bahkan dijadikan latar tempat adegan film.

 sumber gambar : wikipedia.org

Contoh yang lain dapat kita lihat dari hasil kreasi Dries Kreijkamp yaitu Bolwoningen atau The Sphere House. The Sphere House didesain dengan mengadaptasi bentuk bola yang direpetisi sebanyak 50 kali sehingga membentuk kompleks rumah-rumah bola. Bentuk bola dipilih oleh Dries Kreijkamp karena bentuk bola dianggap bentuk yang menghadirkan kesan organik dan alami. Dengan penentuan tapak yang penuh dengan lingkungan hijau (alami), penghuni diharapkan mampu merasakan suasana alam walaupun berada di dalam ruang bola tersebut. Bolwoningen lebih terkesan minimalis dibandingkan Kubuswoningen, tetapi dengan kualitas minimalisnya, Bolwoningen berhasil menghadirkan kesan futuristik, baik secara tampilan interior maupun tampilan eksteriornya.

 http://www.denbosch-cultuurstad.com

 http://batterseatowaterloo.blogspot.com/2009/11/bolwoningen-bollenveld-s-hertogenbosch.html

 http://www.denbosch-cultuurstad.com

Maka dapat kita simpulkan, dua karya Arsitek Belanda di atas membuktikan bahwa hal kecil pun dapat dijadikan inspirasi untuk berkreasi, asal kita mau bereksplorasi. Eksplorasi pun bisa dengan berbagai cara, Piet Blom mencontohkan dengan cara memberikan perlakuan geometris terhadap kubus seperti memutar dan mengulang, sedangkan Dries Kreijkamp mencontohkan dengan memberikan pendekatan alamiah terhadap tapak atau lingkungan luarnya untuk memberikan suasana tersendiri bagi penghuni di dalam ruang. Terbukti kan ? Sebuah hal yang biasa, dapat menjadi luar biasa. That’s Dutch Creativity.🙂

– ditulis oleh Annisa Marwati

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s